Sabar Jadi Kunci Pol Espargaro Taklukkan RC213V

Pol Espargaro mengatakan dirinya harus lebih bersabar dalam adaptasi dengan motor Honda, RC213V. Pembalap Repsol Honda itu yakin kecepatan akan segera datang.

Sabar Jadi Kunci Pol Espargaro Taklukkan RC213V

Rider Spanyol itu menunjukkan performa menjanjikan dalam tiga balapan pertama MotoGP 2021 di atas RC213V. Tapi, pencapaian terbaiknya hanyalah posisi delapan yang didapatkan di Grand Prix Doha.

Di GP Portugal, Espargaro gagal menyelesaikan balapan karena memiliki masalah pada rem belakang. Sejauh ini, ia juga belum menemukan kecepatan terbaiknya, terutama di kualifikasi.

Berbicara setelah GP Portugal, Espargaro mengatakan masalah terbesar yang dialaminya saat ini adalah memahami batasan bagian dengan motor Honda. Hal itu jadi salah satu hambatan untuk tampil cepat.

Namun, adik Aleix Espargaro berharap kegagalannya membawa RC213V melaju cepat karena masih kurang pengalaman di atas motor juara tersebut. Pria 29 tahun itu juga tak ingin menyalahkan alokasi ban depan Michelin untuk musim ini.

“Jenis motor seperti ini dan juga KTM, merupakan motor di mana Anda menghabiskan sebagian besar waktu dengan melakukan pengereman, masuk dengan cepat, melambatkan laju, menikung dan keluar dengan cepat,” ujarnya.

“Untuk itu, Anda memerlukan pengereman yang kuat. Tapi, ketika Anda tidak tahu di mana harus mengerem, maka ini yang menjadi masalah. Jadi, jika Anda tak benar-benar tahu batasan ban depan, ini jadi masalah. Anda tidak bisa merasakan daya cengkeram.

“Jadi, untuk saat ini, di beberapa sektor saya merasa bagus. Misalnya di Tikungan 1 Portimao, saya sangat cepat di kualifikasi, saya benar-benar kuat di sana.”

Baca Juga:

Masalah pada bagian depan pada RC213V memang sudah dirasakan sejak Jorge Lorenzo menjadi tandem Marc Marquez pada 2019 lalu. Saat itu, peraih tiga gelar MotoGP tersebut kerap mengalami kecelakaan karena tak nyaman dengan bagian depan motor.

“Saya tidak cocok dengan semua area di Portimao karena titik pengereman adalah tempat di mana Anda bisa mengambil keuntungan waktu. Saya terus melebar dan membuat banyak kesalahan di sana,” tuturnya.

“Ini jadi masalah besar karena jika Anda tidak bisa tampil cepat dan tak menempatkan segalanya bekerja dengan tepat, di kualfikasi yang ketat, sedikit lebih cepat bisa membawa Anda menjadi yang pertama atau keempat atau kelima.”

Pol Espargaro berharap bisa lebih memahami karakter RC213V di Sirkuit Jerez, Spanyol. Namun, ia juga tak akan berekspektasi tinggi karena karakter trek di sana tak begitu bersahabat dengan RC213V.

“Ini hanya soal melakukan lebih banyak lap, memahami situasi lebih baik, menuju ke tempat yang sudah saya kenal dalam hal pengereman,” katanya.

“Saya pikir itu akan membuat saya lebih mudah untuk memahami situasi dan bisa melahap semua sektor dengan baik. Jadi, kami harus bersabar dan meyakini kecepatan akan datang karena kami memilikinya. Kami hanya perlu menempatkan segalanya dengan tepat.”

Pol Espargaro, Repsol Honda Team.

Pol Espargaro, Repsol Honda Team.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar

Video terkait

Krisis Kepercayaan Tech3 terhadap Iker Lecuona

Artikel sebelumnya

Krisis Kepercayaan Tech3 terhadap Iker Lecuona

Artikel berikutnya

Jika Ada Tawaran MotoGP, Nozane Siap Ambil

Jika Ada Tawaran MotoGP, Nozane Siap Ambil
Muat komentar