Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Wawancara

Uccio Salucci Pastikan Rossi Dampingi Anak Didiknya di Jerez

Orang kepercayaan Valentino Rossi, Uccio Salucci, mengisyaratkan legenda MotoGP itu tak melepas anak didiknya. The Doctor bakal mendampingi mereka pada Grand Prix Spanyol.

Luca Marini, Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team with Valentino Rossi

Balapan di Sirkuit Jerez akan dilangsungkan pada 30 April. Pemilik tim Mooney VR46 ingin memberi dukungan kepada para pembalapnya, Luca Marini dan Marco Bezzecchi, supaya bisa mendapat kemenangan pertama mereka.

"Tahun pertama kami lebih baik dari yang kami harapkan," tutur Uccio kepada Motorsport.com, mengacu pada debut tim pada 2022. "Saya tahu kami akan melaju dengan cepat, tapi saya tidak berpikir sebanyak itu.”

Alessio Salucci merupakan sahabat Rossi yang bekerja sama dengannya selama 25 tahun. Ia menjadi direktur Akademi VR46 dan ketika tim promosi ke MotoGP, ditunjuk sebagai manajer.

"Saya sedikit khawatir dengan kurangnya pengalaman MotoGP dari beberapa mekanik kami. Tapi, mereka semua bekerja dengan sangat baik. Sekarang, di tahun kedua, wajar jika kami berharap lebih. Saya berharap bisa bertarung untuk naik podium setiap hari Minggu dan meraih satu atau dua kemenangan, itu akan menjadi mimpi. Namun, target itu akan bergantung pada kecepatan yang bisa Anda tunjukkan," katanya.

Tidak seperti tahun lalu, ketika Marini memiliki versi terbaru dari Desmosedici. Musim ini, tim akan memiliki dua prototipe 2022, jadi pilot harus diyakinkan.

"Luca, Valentino dan saya duduk di meja dan membicarakannya, dan bahkan dia (Marini) setuju untuk terus bekerja dengan motor yang dia gunakan pada 2022. Kami memahami tahun lalu bahwa motor resmi Ducati bukanlah motor yang mudah untuk dikelola oleh tim swasta seperti kami,” ucapnya.

“Pramac adalah tim satelit, tetapi seolah-olah tim resmi. Mereka memiliki banyak pengalaman dan banyak insinyur Ducati. Tidak seperti di sini. Kami tak punya pengalaman sebanyak itu. Luca sangat senang dengan Desmosedici 2022, karena motor ini bekerja dengan sangat baik dan telah ditingkatkan dalam beberapa aspek.”

Situasi ini mungkin memiliki kemiripan dengan apa yang dia alami tahun lalu dengan Enea Bastianini di Gresini, di mana dia memiliki motor dari tahun sebelumnya dan akhirnya memenangi balapan dan akses ke tim resmi.

"Saya pikir situasi yang sama bisa ditiru. Perubahan dari Ducati dari 2021 ke 2022 sangat besar. Antara 2022 dan 2023, motornya hampir tidak berubah,” katanya.

Yang paling mencengangkan dalam debutnya di kelas utama adalah Bezzecchi, yang berhasil meraih podium pertamanya dan pole position pertamanya, serta menjadi rookie terbaik tahun ini.

"Marco adalah seorang pembalap berbakat. Ia hanya perlu menemukan cara untuk mengaturnya dengan lebih baik di akhir pekan, karena terkadang ia terlalu gugup dan tegang. Ia harus tenang, dan jika ia bisa melakukannya, ia akan berada dalam posisi untuk memenangkan balapan,” ia menjelaskan.

“Jika semuanya berjalan dengan baik, dalam beberapa tahun ke depan Bezzecchi bisa mengincar gelar juara.”

Baca Juga:

Valentino, yang pensiun pada akhir 2021 di Valencia, makin terlibat dalam kariernya sebagai pembalap mobil dan tidak mudah untuk melihatnya di sirkuit. Orang mungkin mengira bahwa pria Italia itu telah kehilangan hasratnya untuk MotoGP .

"Tidak, tidak sama sekali," jawab Uccio dengan tegas. "Kapan pun dia bisa, dia berlatih dengan anak-anak dari Akademi, tetapi dia harus menjaga komitmennya dalam fase baru persiapannya. Dan di rumah, ia senang bersama keluarganya.

“Kapan pun bisa, dia datang ke balapan dan saya sudah bisa menduga siapa yang akan datang ke Jerez. Dia sangat terlibat dengan proyek Akademi, yang pada kenyataannya adalah proyeknya. Jika Valentino tidak terlibat di MotoGP, kami akan menutup tim. Saya tidak perlu berada di sini.

“Saya merindukan Vale. Di rumah, saya bertemu dengannya setiap hari, tapi di sini (di paddock) saya merindukannya, karena kami telah bersama selama 25 tahun."

Uccio Salucci, Team Director VR46 Racing
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team, Luca Marini, VR46 Racing Team, Alessio Salucci, Pablo Nieto, Valentiono Rossi
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing con Alessio Salucci y su casco de los Blues Brothers
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team
29

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Usai Tes Pramusim MotoGP 2023, Miller Lihat Bagnaia Berbeda
Artikel berikutnya Kawauchi Minta Michelin Ganti Teknisinya di Honda

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia