Seluruh Pembalap Ducati Berangkat ke Qatar

Senin (1/3/2021) petang, seluruh enam pembalap Ducati dan sejumlah staf terbang ke Qatar untuk persiapan latihan resmi MotoGP.

Seluruh Pembalap Ducati Berangkat ke Qatar

Empat hari sebelum tes resmi Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 dimulai, keenam pembalap Ducati memutuskan terbang ke Doha, Qatar. Tes resmi di Sirkuit Losail tersebut sebetulnya dibuka pada Rabu (3/3/2021). Waktu sampai Kamis (4/3/2021) dipakai untuk menyetel motor (setup).

Pada Jumat (5/3/2021), shakedown test digelar khusus untuk para debutan (rookie) MotoGP, pembalap penguji, dan tentu saja Aprilia Racing Team Gresini yang masih berstatus pabrikan konsesi.

Kebetulan, seluruh tiga rookie MotoGP 2021 bakal mengendarai Ducati Desmosedici. Enea Bastianini dan Luca Marini, ada di Tim Esponsorama Racing. Adapun Jorge Martin memperkuat Tim Pramac Racing.

Tes resmi MotoGP di Sirkuit Losail baru bisa diikuti seluruh pembalap pada Sabtu-Minggu (6-7/3/2021) untuk kemudian dilanjutkan pekan berikutnya pada 10-12 Maret.

Karena protokol Covid-19 ketat yang diterapkan Pemerintah Qatar, semua pembalap tim pabrikan dan satelit Ducati langsung meninggalkan Bologna, Italia, menuju Qatar dengan pesawat sewaan.

Selain ketiga rookie, dalam penerbangan tersebut ada dua pembalap skuad pabrikan Ducati Lenovo Team, Jack Millre dan Francesco Bagnaia, serta andalan Prama Racing, Johann Zarco.

Baca Juga:

Keputusan Ducati memilih lebih cepat berangkat ke Qatar bukan hanya demi persiapan yang lebih matang. Prosedur ketat yang diterapkan otoritas Qatar juga menjadi pertimbangan mereka.

Saat tiba di bandara, personel tim-tim MotoGP (pembalap, staf, teknisi, kru, sampai mekanik) harus menunjukkan surat swab PCR negatif yang dibuat 72 jam (tiga hari) dari saat waktu kedatangan.

Setibanya di bandara di Doha, setiap personel itu wajib melakukan swab PCR kedua yang akan keluar dalam 24 jam Selama menunggu, mereka wajib berada dalam ruangan tanpa boleh melakukan kontak dengan orang luar.

Di GP Qatar, lomba pembuka MotoGP 2021 yang akan dilangsungkan pada 26-28 Maret mendatang, juga akan diberlakukan sistem bubble. Pergerakan orang hanya boleh dilakukan antara hotel ke sirkuit.

Dorna sendiri sudah memilihkan hotel untuk tim-tim MotoGP dengan sewa sekira 150 euro (sekira Rp2,6 juta) per malam. Tim atau pembalap tidak boleh memilih sendiri hotel atau mobil sewaan sendiri karena semua pergerakan diatur penyelenggara.

Pandemi Covid-19 yang mashih berlangsung membuat Dorna tidak mau mengambil risiko mengedurkan standar protokol kesehatan.

Berikutnya, setiap enam hari sekali akan dilakukan tes swab PCR untuk pembalap dan staf maupun kru yang tinggal di sana. Tujuannya adalah agar kondisi mereka tetap terkontrol.

Kendati begitu, akan tetap ada hari libur untuk para pembalap. Losail Circuit Sport Club akan mengatur sejumlah kegiatan wisata untuk staf dan pembalap MotoGP saat tidak ada aktifitas. Soal jadwal dan pengumuman lebih lanjut akan dilakukan dalam waktu dekat.   

 

 

dibagikan
komentar
Petronas SRT Lebih Kecewa Kehilangan Gelar ketimbang Yamaha

Artikel sebelumnya

Petronas SRT Lebih Kecewa Kehilangan Gelar ketimbang Yamaha

Artikel berikutnya

Rossi Tak Akan Ubah Pola Pikir meski Berganti Status

Rossi Tak Akan Ubah Pola Pikir meski Berganti Status
Muat komentar