Sepang akan perbaiki sistem drainase sirkuit

Menyusul keluhan perihal sirkuit yang lama mengering setelah diguyur hujan, Sepang akan melakukan perbaikan sistem drainase. Hal ini diungkapkan oleh perwakilan Dorna Sports S.L., di Race Direction MotoGP, Loris Capirossi.

Perbaikan sistem drainase sirkuit akan dilakukan pada Juli nanti. Dan jika masalah ini tidak teratasi, maka akan dilakukan proses pengaspalan ulang permukaan trek pada Desember.

Keluhan mengenai sirkuit yang lama mengering muncul ketika Selasa (31/1) kemarin, permukaan aspal basah usai diguyur hujan deras malam sebelumnya. Kondisi tersebut membuat tim dan para pembalap frustrasi karena kehilangan banyak waktu pada tes hari kedua.

Mereka tidak dapat menguji coba sejumlah part baru pada motor prototipe, karena harus menunggu sampai sirkuit benar-benar mengering. Alhasil, para pembalap baru turun ke trek untuk menjalani tes pada pukul 14:00 siang waktu setempat.

Bukan kali pertama masalah drainase terjadi di Sepang. Saat balapan Oktober 2016 lalu – juga diguyur hujan – sirkuit tidak cepat mengering. Visibilitas terganggu, dan para pembalap menjadi sangat sulit untuk mengidentifikasi patch (tambalan dalam) dari warna tarmac.

“Masalah drainase ini sudah lama terjadi di Grand Prix. Kami berharap perbaikan akan dilakukan pada Juli untuk mengatasai masalah ini. Atau kalau tidak, kami akan membuat keputusan dan mengaspal ulang pada Desember,” ungkap Capirossi kepada Motorsport.com.

“Ini adalah pengalaman eksperimental yang juga telah dilakukan di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Franco Uncini (FIM Grand Prix Safety Officer) dan saya akan berada di sini setelah modifikasi dilakukan. Kami akan memantau berapa lama yang dibutuhkan trek untuk mengering,” tandasnya.

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event Tes Pramusim Sepang
Trek Sepang International Circuit
Tipe artikel Breaking news
Tag aspal ulang, sepang, sistem drainase