Silverstone harus bersiap aspal ulang lagi

dibagikan
komentar
Silverstone harus bersiap aspal ulang lagi
Oleh: Mark Bremer
Co-author: Oriol Puigdemont
30 Agt 2018 14.54

Demi menjaga masa depan kontrak MotoGP, Silverstone harus siap untuk melakukan pengaspalan ulang lagi. Hal ini dikemukakan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta.

Aspal baru pada permukaan lintasan dituding sebagai penyebab batalnya MotoGP Inggris. Ketika trek diguyur hujan deras, sistem drainase sirkuit gagal mengalirkan air dengan baik dan justru menciptakan banyak genangan di sejumlah titik penting.

Silverstone lalu menegaskan akan menginvestigasi untuk mencari tahu apa yang terjadi. Pun begitu, Managing Director, Stuart Pringle meyakini bahwa kritik terhadap aspal baru hanya dugaan pada tahap ini. Ia juga mengklaim para pembalap memilih dibatalkan, padahal ada kemungkinan bisa digelar.

Kepada harian Spanyol, AS, Ezpeleta mengisyaratkan masa depan kontrak MotoGP di Silverstone – berlaku hingga akhir 2020 – bergantung pada permukaan baru lintasan yang diaspal ulang.

Ditanya apakah kejadian Minggu (26/8) membahayakan kesepakatan antara Dorna dan Silverstone, Ezpeleta menjawab: “Jika mereka mengaspal ulang lagi dan itu mendapat homologasi, (maka) tidak sama sekali.”

Baca Juga:

Ia kemudian melanjutkan: “Kerugian ekonomi tidak begitu penting. Terserah Silverstone, saya kira mereka harus menawarkan pengembalian uang atau memberikan tiket gratis (bagi penonton) untuk tahun depan.

“Tapi saya lebih suka membatalkan Grand Prix dan tidak perlu menyesali (andai terjadi) kecelakaan, bukan sebaliknya.

“Kehendak para pembalap menang, tetapi mereka tidak harus meyakinkan kami tentang apa pun, karena kami berpikir persis sama.

“Itu adalah keputusan tepat, karena cuaca tidak membaik sampai jam 7 malam dan tidak ada pertanyaan untuk memulai balapan sangat terlambat,” paparnya.

Wet track

Wet track

Photo by: Gold and Goose / LAT Images

Mengenai kemungkinan menunda balapan hingga Senin (27/8), Ezpeleta mengatakan: “Kami memikirkannya, (dan) karena itu adalah hari libur umum di Inggris, mayoritas tim lebih suka tidak melakukannya.

“Saya tidak mengerti mengapa, namun saya menghormati apa yang mereka katakan,” tandasnya.

Ezpeleta juga menyarankan, bahwa Dorna mungkin memulai komisi baru untuk memeriksa lintasan lebih teliti setelah diaspal ulang di masa depan.

Ini mengikuti FIM Safety Officer, Franco Uncini, yang menyatakan aspal baru memenuhi syarat ketika ia mengunjungi Silverstone pada Maret. Akan tetapi, disimpulkan pula trek terdegradasi untuk sementara.

“Kami harus berpikir jika kami menyebutkan nama seseorang ketika sebuah trek diaspal ulang,” ucap Ezpeleta.

“Ini tidak bisa diputuskan pada hari yang kering oleh Franco Uncini atau siapa pun. Harus seorang ahli aspal untuk melihat bagaimana hal itu (pengaspalan ulang) dilakukan.

“Kami harus mempertimbangkan apakah layak memiliki satu atau dua orang yang disetujui FIM dan bahwa orang itu menegaskan aspal baik dalam kondisi apa pun.

“Faktanya adalah hujan (pada Minggu) tidak besar, kami balapan di tempat-tempat di mana hujan turun lebih banyak, seperti di Jepang tahun lalu,” pungkasnya.

Bikes being pushed off the grid, British MotoGP race 2018

Bikes being pushed off the grid, British MotoGP race 2018

Photo by: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Hadapi tantangan baru bersama Lorenzo, Aurin antusias

Artikel sebelumnya

Hadapi tantangan baru bersama Lorenzo, Aurin antusias

Next article

Crutchlow khawatirkan masa depan pembalap Inggris di MotoGP

Crutchlow khawatirkan masa depan pembalap Inggris di MotoGP
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Penulis Mark Bremer
Tipe artikel Breaking news