Pembangunan Sirkuit Dipercepat, MotoGP Mandalika Targetkan 150 Ribu Penonton

Pekerjaan konstruksi besar sedang dilakukan di Mandalika International Street Circuit dalam persiapan menjadi tuan rumah balapan sirkuit jalanan pertama MotoGP 2021.

Pembangunan Sirkuit Dipercepat, MotoGP Mandalika Targetkan 150 Ribu Penonton

Perusahaan asal Swiss, Geobrugg, telah mengirimkan 1.550 panel pagar puing bergerak untuk ditempatkan di sekitar sirkuit, dan 31 cetakan untuk membuat balok beton di setiap tikungan. Diperkirakan segera tiba di Lombok, demi target penyelesaian konstruksi sirkuit pada pertengahan tahun depan.

Mandalika International Street Circuit saat ini terdaftar sebagai cadangan dalam kalender sementara yang diumumkan MotoGP awal November lalu. Namun, dapat masuk untuk musim balap 2021, jika pembangunan sirkuit selesai tepat waktu.

Menurut COO sementara dari Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC), Mark Hughes, sirkuit Mandalika dibangun dengan tujuan memenuhi level FIM Class A dan FIA Grade 1. Trek serta area di sekitar juga dikembangkan sebagai destinasi wisata, dengan adanya hotel mewah dan fasilitas rekreasi.

Hal itulah yang kemudian menjadi alasan utama ITDC, juga termasuk MGPA (Mandalika Grand Prix Association), menggunakan jasa pemasok sirkuit level F1 seperti Geobrugg.

“MotoGP adalah prioritas kami saat ini, tetapi kami mengincar jangka panjang,” kata Hughes dalam rilis resmi yang diterima Motorsport.com Indonesia, Jumat (20/11/2020).

“Pada satu titik, kami akan mengadakan balapan mobil dan masuk akal untuk menggunakan produk yang didukung FIA seperti pagar Geobrugg sehingga kami siap untuk (menggelar) balap mobil jika diperlukan.

“Saya telah menggunakan Geobrugg sebelumnya pada proyek sirkuit lain dan menurut saya ini adalah produk yang fantastis,” ujarnya.

Baca Juga:

Mandalika International Street Circuit terletak di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia. Memiliki panjang 4,32 km dan terdiri dari 17 tikungan.

“Ini trek yang sangat cepat," ucap Hughes.

“Kami berbicara dengan sejumlah pembalap saat kami menjalani iterasi desain yang berbeda dan semua orang mengidentifikasinya sebagai salah satu trek tercepat dalam kalender,” tuturnya.

Untuk mempercepat upaya pemenuhan target penyelesaian pembangunan sirkuit pada pertengahan 2021, produksi beton pembatas Geobrugg pun akan dilakukan di lokasi.

Director of Motorsport Solutions, Jochen Braunwarth, mengatakan: “Kami akan memberikan pelatihan produksi dinding pembatas, produksi pit wall, perakitan panel, dan pemasangan semua jenis dinding pembatas.

“Ini akan mempercepat proses pemasangan semua elemen keselamatan penting di sekitar trek itu sendiri,” ujarnya.

Selain sebagai lintasan balap, Mandalika International Street Circuit juga bakal berfungsi ganda sebagai jalan umum untuk mengakses fasilitas wisata yang ada di lokasi.

Hal tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri demi memenuhi persyaratan keselamatan FIM dalam hal run-off area, yang akan berukuran lebih besar ketimbang sirkuit balap lainnya. Dinding pembatas bakal berjarak jauh dari trek.

“Itu adalah tantangan terbesar kami karena ada banyak ruang di kedua sisi jalan,,” kata Hughes.

“Bisa dimaklumi, tidak ada yang ingin pembalapnya menabrak apa pun. Tujuannya adalah agar mereka bisa melewati gravel dan secara alami berhenti sebelum mereka mencapai dinding pembatas.”

Dengan 27 persen basis penggemar MotoGP global yang luar biasa berasal dari Indonesia, Hughes pun yakin, bahwa Mandalika takkan kesulitan untuk mengisi kapasitas tribun dengan 150.000 penonton (selama penonton diizinkan).

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
1/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
2/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
3/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
4/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
5/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
6/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
7/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
8/12

Foto oleh: Geobrugg

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
9/12

Foto oleh: Mrk1 Consulting

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
10/12

Foto oleh: Mrk1 Consulting

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
11/12

Foto oleh: Mrk1 Consulting

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia

Pembangunan Mandalika International Sreet Circuit, Lombok, Indonesia
12/12

Foto oleh: Mrk1 Consulting

dibagikan
komentar
Sebelum Gabung KTM, Espargaro Tak Diperhitungkan di MotoGP

Artikel sebelumnya

Sebelum Gabung KTM, Espargaro Tak Diperhitungkan di MotoGP

Artikel berikutnya

Hasil FP1 MotoGP Portugal: Oliveira Ungguli Vinales 0,040 Detik

Hasil FP1 MotoGP Portugal: Oliveira Ungguli Vinales 0,040 Detik
Muat komentar