Sirkuit Silverstone Kejar Kontrak Lima Tahun MotoGP

Direktur Pengelola Sirkuit Silverstone, Stuart Pringle, berharap dapat mengamankan perpanjangan kontrak lima tahun dengan Dorna Sports untuk jadi tuan rumah MotoGP.

Sirkuit Silverstone Kejar Kontrak Lima Tahun MotoGP

Silverstone harusnya terakhir kali menggelar MotoGP pada tahun lalu berdasarkan kontraknya dengan Dorna Sports. Mengingat tak ada sinyal untuk memperpanjang kontrak dari pihak promotor lokal.

Namun, akibat pandemi Covid-19, Grand Prix Inggris masih digelar di Silverstone karena gelaran tahun lalu terpaksa dibatalkan.

GP Inggris digelar di Sirkuit Silverstone pada 2010 lalu, mengambil alih Donington Park yang menjadi tuan rumah kejuaraan dunia balap motor sejak 1987 hingga 2009, yang mana sebelumnya digelar di Silverstone pada pada 1977 sampai 1986.

Melihat nilai sangat besar, pengelola Sirkuit Silverstone mencoba mempertahankan slotnya di kalender balap MotoGP mulai tahun depan.

Kesepakatan itu tampaknya semakin dekat setelah GP Inggris dikonfirmasi bakal digelar pada 5-7 Agustus 2022.

Berbicara kepada Motorsport.com, Stuart Pringle mengatakan kesepatakan belum selesai dengan Dorna. Ia menjelaskan diskusi sedang berlangsung untuk membahas berapa lama durasi kontrak, meski meyakini Silverstone akan jadi tuan rumah MotoGP hingga 2026.

“Kami berharap akan mendapatkan kontrak untuk lima tahun ke depan, tapi ini belum terjadi,” kata Pringle.

“Ada sedikit perdebatan tentang itu. Kemungkinan yang muncul adalah tiga tahun. Musim ini, jadi yang terakhir bagi kami dan kontrak baru mungkin belum bisa disepakati pada awal 2022.

“Tapi jelas, kedua pihak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk keluar dan mengumumkan tanggal untuk 2022. Saya pikir kami mungkin bisa mendapatkan kontrak lima tahun.”

Baca Juga:

Dorna Sports punya kebijakan untuk memberi kontrak berdurasi tiga tahun, tidak seperti sebelumnya lima tahun. Itu untuk memberi kesempatan kepada trek lain untuk menjadi tuan rumah MotoGP.

Pasalnya, ada banyak tawaran yang masuk ke meja Dorna Sports, hingga memunculkan gagasan untuk menggelar 25 balapan semusim, yang ditentang oleh sebagian besar pembalap.

“Tentu saja, menjadi harapan kami dan merupakan kewajiban kami untuk memastikan bahwa setiap orang yang datang ke sini memiliki pengalaman hebat,” ujarnya ketika ditanya apakah Silverstone dapat menggunakan balapan terakhir Rossi di Inggris sebagai sarana untuk menjual MotoGP secara keseluruhan kepada penggemar.

“Saya dapat memberitahu Anda bahwa sejauh ini berjalan dengan sangat baik, mereka semua masuk dengan sangat mudah.

“Lalu lintas lancar pagi ini, antrian di gerbang sangat mudah diatur, orang menunggu tidak lebih dari lima menit untuk masuk sirkuit dan itu termasuk pencarian kursi, pemindaian tiket, dan semuanya.

“Saya berharap mereka merasa senang dan mungkin jeda yang dipaksa oleh pandemi Covid-19 akan membuat kami lebih menghargai olahraga dan mendukungnya untuk lebih rutin digelar di sini.”

MotoGP Inggris jadi gelaran paling laris kedua yang diselenggarakan di Silverstone pada musim panas ni setelah GP Inggris Formula 1.

Dia mencatat pengelolaan Covid-19 di Silverstone sangat bagus pada gelaran Formula 1, karena hanya menemukan 600 kasus positif dari 350 ribu orang yang hadir.

Gelaran F1 dilangsungkan sebagai bagian dari program penelitian pemerintah Inggris tentang event utama yang dihadiri penonton, dengan menerapkan perubahan aturan pembatasan Covid-19.

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar

Video terkait

Hasil MotoGP Inggris: Kemenangan Kelima Fabio Quartararo

Artikel sebelumnya

Hasil MotoGP Inggris: Kemenangan Kelima Fabio Quartararo

Artikel berikutnya

Update Klasemen MotoGP 2021 Usai GP Inggris: Quartararo Kian Nyaman

Update Klasemen MotoGP 2021 Usai GP Inggris: Quartararo Kian Nyaman
Muat komentar