SRT Mundur dari MotoGP, Tim Baru Diumumkan di Misano

Sepang Racing Team (SRT) akan benar-benar keluar dari Kejuaraan Dunia MotoGP pada akhir 2021. Manajemen saat ini bakal membentuk entitas baru untuk 2022.

SRT Mundur dari MotoGP, Tim Baru Diumumkan di Misano

SRT memulai kiprah dalam balap Grand Prix di kategori Moto3 pada 2015. Skuad kemudian melebarkan sayap ke Moto2 pada 2018, sebelum lalu melangkah ke kelas MotoGP tim satelit Yamaha pada 2019.

Mendapat dukungan dari pabrikan Yamaha untuk Franco Morbidelli (2019), Fabio Quartararo (2020) dan Valentino Rossi (2021), SRT menjalin hubungan lebih dekat dengan Yamaha dibandingkan Tech3.

Sepanjang mengarungi petualangan di kelas premier, SRT telah mengemas enam kemenangan. Bahkan musim lalu, Morbidelli berhasil finis sebagai runner-up dalam klasemen akhir.

Pertengahan bulan ini, Petronas resmi mengumumkan berakhirnya kemitraan sebagai sponsor utama SRT selepas MotoGP 2021. Keputusan itu pun berimbas pada operasional tim di Moto2 serta Moto3.

Namun kini, SRT mengonfirmasi tidak akan ada lagi tim dalam ketiga kelas mulai 2022. Entitas baru nantinya bakal dipimpin oleh Team Principal, Razlan Razali, dan Direktur Tim, Johan Stigefelt, pada akhir pekan GP San Marino.

“Kami telah mengalami perjalanan yang luar biasa selama beberapa tahun terakhir,” ucap Razali.

“Dari awal yang kecil pada 2015, ada langkah besar bagi kami pada 2018 ketika kami mengamankan slot di kelas utama dan membangun skuad MotoGP dari awal.

“Pada 2019, kami berada di grid dan hanya dalam empat balapan pada musim rookie kami, kami berada di baris depan.

“Pada balapan ketujuh, kami naik podium. Pada 2020, kami mengamankan kemenangan balapan pertama untuk tim satelit Yamaha MotoGP dalam lebih dari 20 tahun, serta menempati posisi kedua kejuaraan tim dan pembalap secara keseluruhan.

Seluruh pembalap Petronas SRT di kelas MotoGP, Moto2 dan Moto3 pada 2021.

Seluruh pembalap Petronas SRT di kelas MotoGP, Moto2 dan Moto3 pada 2021.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Pada 2021, kami membalap dengan pembalap terhebat sepanjang masa, Valentino Rossi. Ini adalah kisah yang luar biasa.

“Tim akan menggelar balapan terakhirnya di Valencia dan kami berterima kasih kepada semua kru, pembalap, penggemar, serta mitra kami atas dukungan mereka.

“Secara khusus, kami berterima kasih kepada Petronas, yang dengannya semua ini tidak akan mungkin terjadi.

“Bersama-sama kami mendorong merek Petronas dan keahlian Malaysia ke garis depan dan menangkap eksposur, serta cakupan merek yang belum pernah terjadi sebelumnya, secara eksponensial melampaui semua harapan.

“Kami juga berterima kasih kepada Sirkuit Internasional Sepang atas visi dan dukungan mereka terhadap talenta Malaysia yang akan datang dalam waktu yang lama.

“Mimpi kolektif kami adalah memiliki pembalap Malaysia yang bersaing untuk podium di Kejuaraan Dunia MotoGP.

“Sayangnya, kami tidak dapat mencapai ini dalam waktu singkat skuad kami, tetapi kami dapat merefleksikan kesuksesan luar biasa dengan setiap ukuran lainnya.

“Musim terakhir kami belum mencapai kesimpulannya dan kami terus berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik di ketiga kelas. Terima kasih semua.”

Perihal entitas baru SRT pada tahun depan, nama Manajer Tim, Wilco Zeelenberg, rupanya tak dikaitkan dengan tim.

Diperkirakan skuad akan didukung oleh WithU, yang bakal meningkatkan keterlibatannya sebagai sponsor utama.

Soal susunan pembalap, Andrea Dovizioso dikabarkan akan jadi tandem Valentino Rossi hingga sisa musim 2021. Dia menggantikan Morbidelli yang dipromosikan ke tim pabrikan Yamaha.

Baca Juga:

dibagikan
komentar
Valentino Rossi Senang jika Andrea Dovizioso Gabung Petronas SRT

Artikel sebelumnya

Valentino Rossi Senang jika Andrea Dovizioso Gabung Petronas SRT

Artikel berikutnya

Pecco Bagnaia-Joan Mir di Bawah Tekanan Hadapi MotoGP Inggris

Pecco Bagnaia-Joan Mir di Bawah Tekanan Hadapi MotoGP Inggris
Muat komentar