Bos Petronas SRT Tunggu Keputusan Rossi-Yamaha untuk MotoGP 2022

Keputusan Maverick Vinales meninggalkan tim pabrikan Yamaha mulai akhir Kejuaraaan Dunia MotoGP 2021 membuat sejumlah tim terkena imbasnya.

Bos Petronas SRT Tunggu Keputusan Rossi-Yamaha untuk MotoGP 2022

Salah satu yang terkena dampak keputusan pembalap asal Spanyol itu tidak lain skuad satelit Petronas Yamaha Sepang Racing Team (SRT). Seperti diketahui, saat ini SRT diisi oleh Franco Morbidelli dan Valentino Rossi, kampiun kelas 500cc-MotoGP tujuh kali (2001-2005, 2008, 2009).

Kendati belum resmi, isu yang beredar menyebut Morbidelli – runner-up MotoGP 2020 yang kini masih dalam pemulihan cedera lutut kiri – bakal ditarik ke skuad pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP mulai musim depan.

Jika itu terjadi, Morbidelli tidak hanya menggantikan Vinales namun juga kembali menjadi rekan setim Fabio Quartararo, tandemnya di Petronas Yamaha SRT pada 2019 dan 2020.

Petronas SRT berpotensi kehilangan dua pembalap sekaligus jika Valentino Rossi memutuskan mundur pada akhir musim nanti. Banyak alasan yang bisa membuat Rossi pergi.

Selain faktor usia (42 tahun) yang membuat level kompetitifnya turun drastis – salah satunya karena fisik – Rossi kemungkinan juga sudah mulai fokus pada tim miliknya, VR46, yang akan melakukan debut MotoGP musim depan.

Razlan Razali, Prinsipal Petronas Yamaha SRT (tengah) saat berbincang dengan Direktur SRT Johan Stigefelt (kiri) dan Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing.

Razlan Razali, Prinsipal Petronas Yamaha SRT (tengah) saat berbincang dengan Direktur SRT Johan Stigefelt (kiri) dan Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dalam situasi yang kurang menguntungkan ini, Prinsipal Petronas Yamaha SRT Razlan Razali terlihat tetap tenang. Bos tim asal Malaysia itu tidak mau terburu-buru untuk mengumumkan komposisi pembalapnya untuk musim depan.

“Satu hal yang penting untuk diingat, kami masih menunggu keputusan Valentino dan Yamaha tentang tahun depan,” ucap Razali seperti dikutip gpone.com.

“Rasanya, normal saja dalam periode seperti sekarang ini pasar pembalap sangat terbuka dengan segala kemungkinannya. Kami masih terus berdiskusi dengan Yamaha dan para pembalap MotoGP kami. Kami takkan tergesa-gesa mengumumkan (format pembalap 2022).”

Kabar yang santer berkembang, Petronas SRT siap menarik Garrett Gerloff yang kini turun di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) bersama tim satelit Yamaha. Pembalap asal Amerika Serikat itu sempat diturunkan menggantikan Morbidelli di GP Belanda lalu dan finis di P17.

Baca Juga:

“Banyak pembalap menaruh perhatian dan ingin bergabung dengan kami. Bahkan, dari pembalap yang berada di luar MotoGP,” tutur Razali.

“Kami yakin masih memiliki waktu cukup serta posisi untuk bisa memilih yang terbaik. Semua tahu paket yang ditawarkan Yamaha dan potensi seperti apa yang bisa dikeluarkan pembalap muda dengan paket tersebut.”

Razali pun mencontohkan apa yang sudah dilakukan Quartararo dan Morbidelli selama dua tahun bersama di Petronas SRT. Quartararo menjadi pembalap sangat potensial hingga ditarik ke tim pabrikan dan kini memimpin klasemen MotoGP.

Di sisi lain, Franco Morbidelli saat ini mungkin tengah terseok. Tetapi, semua tahu bila Yamaha YZR-M1 yang dipakainya sudah tertinggal jauh dari tiga pembalap Yamaha lainnya.

“Jadi, dengan semua opsi yang ada serta melihat kondisi saat ini, kami akan leluasa melakukan evaluasi terhadap setiap pembalap yang kami inginkan. Kami tidak akan mengumumkan line-up pembalap sampai beberapa balapan ke depan,” ucap Razlan Razali.   

 

 

 

 

dibagikan
komentar
Podcast: Tanda Tanya untuk VR46

Artikel sebelumnya

Podcast: Tanda Tanya untuk VR46

Artikel berikutnya

Biografi John Hopkins Bakal Dirilis September 2021

Biografi John Hopkins Bakal Dirilis September 2021
Muat komentar