Start Buruk Belum Pengaruhi Masa Depan Rossi

Alessio “Uccio” Salucci menjelaskan soal kesulitan sahabatnya, Valentino Rossi, di awal Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 dan rumor soal pilihan pabrikan untuk tim balapnya.

Start Buruk Belum Pengaruhi Masa Depan Rossi

Dua balapan awal Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 yang semua berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Doha, Qatar, tidak sesuai rencana bagi Valentino Rossi.

Juara dunia MotoGP tujuh kali (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009) itu hanya finis di P12 GP Qatar dan P16 GP Doha. Alhasil, pembalap tim satelit Petronas Yamaha SRT itu baru menuai empat poin dan hanya berada di posisi ke-14 klasemen sementara.

Torehan di dua lomba awal MotoGP 2021 itu tak pelak membuat kritik datang bertubi-tubi ke pembalap 42 tahun tersebut. Hal ini yang membuat sahabat Rossi, Alessio Salucci yang biasa disapa Uccio, buka suara.

“Memang, start seperti ini sama sekali di luar yang dibayangkan Vale. Ia memang tidak marah namun sangat kecewa. Namun, Vale tipe pembalap yang mampu bangkit dan bangkit. Saya yakin ia mampu kembali melakukannya kali ini,” tutur Uccio.

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, seusai menjalani latihan bebas keempat (FP4) MotoGP Doha, akhir pekan lalu.

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, seusai menjalani latihan bebas keempat (FP4) MotoGP Doha, akhir pekan lalu.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dari sejumah kritik tersebut, banyak yang menyinggung jika Rossi memang sebaiknya pensiun. Dengan usia yang tidak lagi muda, Rossi diyakini tidak akan mampu bangkit untuk melawan para pembalap muda di MotoGP.

“Dua lomba tidak bisa menjadi penentu untuk masa depan Rossi,” kata Uccio. “Kejuaraan baru dimulai, lihat saja nanti di beberapa lomba berikutnya. Jika mampu kompetitif di lima balapan ke depan, Rossi akan lanjut. Bila tidak, kami baru akan memutuskan. Simpel saja.”

Tahun ini, Rossi menjalani musim ke-26 di kejuaraan dunia atau musim ke-22 di kelas tertinggi. Ini juga menjadi musim pertama The Doctor memperkuat tim satelit di MotoGP sejak terakhir mengalaminya pada 2001.

Rossi dikontrak Petronas Yamaha SRT untuk musim balap 2021 dengan opsi perpanjangan untuk musim 2022. Dengan pernyataan terakhir Uccio, berarti belum ada perubahan rencana soal masa depan Rossi seperti yang pernah diungkapkannya pada Februari lalu.

Rossi sendiri sudah menegaskan saat menandatangani kontrak dengan Petronas Yamaha SRT pada September lalu bahwa dirinya sudah bisa membayangkan kelanjutan karier.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu, Uccio juga mengungkapkan bila Valentino Rossi juga masih memikirkan apakah tim balapnya, Sky VR46 Racing, akan turun penuh di MotoGP 2022 sebagai tim independen. Termasuk soal siapa yang akan memasok mesin.

Saat ini, VR46 Racing mendukung Luca Marini di MotoGP di bawah manajemen Tim Esponsorama Racing dengan menggunakan Ducati Desmosedici GP.

Beberapa sumber dalam menyebut, pilihan paling realistis bagi VR46 Racing untuk turun penuh di MotoGP adalah dengan menjadi tim satelit Suzuki.

“Batas waktu (menentukan pemasok motor dan soal tim independen) adalah Juni. Saat ini kami tengah mencoba memahami langkah mana yang paling masuk akal,” ujar Uccio.

“Kami sudah bicara dengan sejumlah pabrikan. Namun, hingga kini belum ada keputusan. Yang pasti, masih ada waktu dua bulan bagi kami untuk memikirkannya.”

 

dibagikan
komentar
Marquez Masih Tanda Tanya untuk MotoGP Portugal

Artikel sebelumnya

Marquez Masih Tanda Tanya untuk MotoGP Portugal

Artikel berikutnya

Ducati Tetap Puas meski Tanpa Kemenangan di Qatar

 Ducati Tetap Puas meski Tanpa Kemenangan di Qatar
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi
Tag motogp , valentino rossi
Penulis Tri Cahyo Nugroho