Start buruk yang menghantui Vinales

dibagikan
komentar
Start buruk yang menghantui Vinales
David Gruz
Oleh: David Gruz
23 Jun 2018 15.43

MotoGP Catalunya secara jelas menunjukkan bagaimana ketidakmampuan Maverick Vinales melakukan start bagus. Ia pun mendesak Yamaha untuk perbaikan.

Bertekad mencoba prosedur lap pemanasan baru demi menambah lebih banyak suhu pada ban, pembalap Spanyol itu justru kembali kesulitan. Ia melorot turun ke posisi keenam selepas start, walaupun akhirnya berhasil finis enam besar.

“Luar biasa, luar biasa. Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi. Saya start seperti latihan, tapi yang lain lebih cepat. Dan ketika saya wheelie, semua pembalap menyalip saya dari mana-mana,” keluh Vinales.

“Sejujurnya, lap pertama balapan harus dibuang ke tempat sampah dan seperti ini karena saya berkendara secepat pembalap teratas.

“Pertarungan bagus dengan Johann (Zarco), tapi saya rasa bukan tempatnya. Kami harus berada di depan, paling tidak dekat dengan Valentino (Rossi). Jadi, ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan.”

Vinales kemudian mendesak Yamaha agar ia memiliki kemungkinan untuk start dengan baik. Pasalnya, sang pembalap mampu melakukannya saat bersama Suzuki pada 2016.

“Tampaknya (saya) satu-satunya Yamaha yang memiliki masalah (start buruk), saya benar-benar tidak mengerti.

“Pokoknya, pada 2016, saya selalu start barik dengan pabrikan lain (Suzuki). Mereka (Yamaha) perlu memberi saya kemungkinan untuk memulai dengan baik dan lalu itu akan menjadi balapan yang lain.”

Baca Juga:

Ketika ditanya apakah formasi lap pemanasan berbeda membantunya, Vinales menegaskan, bahwa ia lebih baik dalam pengereman pada lap pembuka. Namun masih tak mungkin baginya untuk berkendara dengan tangki bahan bakar yang penuh.

“Tentu saja (prosedur baru) membantu, saya berada dalam kondisi yang jauh lebih baik di awal, setidaknya di daerah pengereman saya bisa mengerem jauh lebih baik,” terangnya.

“Tapi masih tidak mungkin untuk saya mengendarai motor dengan tangki penuh. Saya melebar kemana-mana dan ban banyak melintir.

“Pada lap pertama tidak membelokkan motor, saya hanya di belakang Cal (Crutchlow) dan luar biasa betapa buruknya kami melaju.

“Yang pasti setelah beberapa lap lebih baik dan akhirnya saya bisa mendapatkan keenam – tetapi bukan hasil yang saya harapkan.”

Laporan tambahan oleh German Garcia Casanova

Slider
List

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing, Ramone

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing, Ramone
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
9/10

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Marquez-Lorenzo dominasi 75% balapan 2018

Artikel sebelumnya

Marquez-Lorenzo dominasi 75% balapan 2018

Next article

Jarvis: Kami selalu tertarik dengan Pedrosa

Jarvis: Kami selalu tertarik dengan Pedrosa
Muat komentar