Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Suzuki Kehilangan Harmoni Usai Keputusan Mundur

Joan Mir mengakui atmosfer di dalam garasi Suzuki sudah berubah, setelah pabrikan Hamamatsu menyatakan keinginan untuk hengkang dari kejuaraan dunia MotoGP.

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Sukses mengklaim titel musim 2020 tak menjamin Suzuki bakal terus berpartisipasi dalam balap motor Grand Prix. Awal bulan lalu, skuad asal Jepang itu bikin kejutan saat mengumumkan akan mundur akhir tahun nanti.

Banyak yang menyayangkan langkah Suzuki, lantaran performa tim tak buruk-buruk amat. Joan Mir merupakan pembalap kompetitif, begitu pula halnya sang tandem, Alex Rins. Ditambah motor GSX-RR punya potensi besar.

Namun, keputusan telah diambil Suzuki, menyisakan tanda tanya soal nasib Mir dan Rins. Duo Spaniard kini tengah berjuang untuk dapat bertahan di MotoGP, sembari melakukan lobi-lobi terhadap sejumlah tim.

Di tengah kesibukan balapan serta negosiasi, ternyata rencana mundurnya Suzuki berimbas pada penampilan Mir-Rins. Keduanya mencatatkan lima kali Did Not Finish (DNF) di Le Mans, Mugello dan Catalunya.

Walau berhasil klaim posisi keempat dalam seri Grand Prix Catalunya, Mir menuturkan bahwa suasana timnya tidak seperti beberapa balapan sebelumnya.

“Ini bukan pertama kalinya saya punya masalah di luar olahraga, dan saya kira, saya tahu bagaimana memisahkan berbagai hal,” ucap pemakai nomor #36 itu.

“Tetapi jelas bahwa tidak ada harmoni dalam tim (setelah keputusan Suzuki untuk keluar dari MotoGP).

“Kami harus melakukan sesuatu, karena menghabiskan satu tahun seperti ini bisa sangat lama.”

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Dorna

Jelang paruh kedua musim, baik Mir maupun Rins, masih berjibaku mencari kursi kosong. Yang jadi masalah, slot yang tersedia jumlahnya sangat terbatas. Sejumlah tim juga sudah mengumumkan kontrak baru pembalapnya.

Perihal masa depan Mir, juara dunia Moto3 2017 itu santer dikaitkan bakal berlabuh ke pabrikan Honda. Dia digadang-gadang sebagai rekan setim anyar Marc Marquez, sekaligus untuk menggantikan Pol Espargaro.

Ketika ditanya kapan akan segera membuat pengumuman, Mir menjawab: “Saya berharap untuk segera mengumumkannya.

“Saya berharap dapat memberi tahu Anda banyak hal dengan cepat, karena sangat penting bagi siapa pun untuk mengamankan masa depan mereka.

“Tapi sekarang, saya tidak bisa membicarakan ini.”

Adapun, tentang Rins, sang rider mengungkapkan bahwa manajemennya sedang melakukan pembicaraan bersama KTM. Tetapi sekarang dia harus mencari skuad lain, usai pabrikan Austria itu merekrut Jack Miller.

Mir bertengger pada peringkat kedelapan klasemen sementara, mengantongi 69 poin. Perolehan angkanya sama persis seperti Rins yang berada satu tingkat di atasnya.

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Enea Bastianini Tak Bisa Didampingi Crew Chief di Sachsenring
Artikel berikutnya Jack Miller Lega Masih Diperhatikan Ducati

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia