MotoGP
12 Mei
Event berikutnya
72 hari
Selengkapnya:

Suzuki siap korbankan keuntungan teknis demi podium

Suzuki akan terus tampil menekan demi meraih podium dalam tiga balapan tersisa MotoGP 2016, meskipun hal tersebut akan membuat tim kehilangan keuntungan teknis.

dibagikan
komentar
Suzuki siap korbankan keuntungan teknis demi podium
Aleix Espargaro, Team Suzuki MotoGP
Aleix Espargaro, Team Suzuki MotoGP
Aleix Espargaro, Team Suzuki MotoGP
Maverick Viñales, Team Suzuki MotoGP
Maverick Viñales, Team Suzuki Ecstar MotoGP, Aleix Espargaro, Team Suzuki Ecstar MotoGP
Aleix Espargaro, Team Suzuki Ecstar MotoGP, Maverick Viñales, Team Suzuki Ecstar MotoGP

Baik Suzuki dan Aprilia mendapatkan keuntungan teknis, sebagai upaya memangkas jarak dengan pabrikan mapan MotoGP lainnya.

Keuntungan teknis itu meliputi kesempatan mengembangkan mesin dalam musim yang berjalan, jatah sembilan mesin dan kebebasan untuk melakukan tes bersama pembalap resmi. Sementara Honda, Yamaha dan Ducati hanya dibatasi lima hari tes.

Sistem yang memperbolehkan keuntungan teknis itu didukung oleh sistem poin; dengan tiga poin untuk kemenangan, dua untuk posisi kedua, dan satu untuk posisi ketiga. Begitu Suzuki atau Aprilia melewati enam poin, keuntungan teknis yang dimiliki mereka otomatis dicabut.

Suzuki kini sedikit lagi akan kehilangan keuntungan teknis tersebut; kemenangan Maverick Vinales di Silverstone dan finis podium di Le Mans dan Motegi. Pabrikan Jepang ini telah mengoleksi lima poin.

Dan meski jika kembali berhasil finis di podium, yang otomatis membuat keuntungan teknis dicabut, Team Manager Davide Brivio menegaskan timnya tidak akan mengendur.

Jika ada peluang untuk merebut podium, Suzuki akan mencoba sekuat tenaga demi mendapatkannya.

“Kami akan lebih memilih finis di podium daripada menjaga keuntungan teknis untuk musim depan, karena target kami adalah untuk mengukur kemampuan dalam melawan tim teratas pada level yang sama,” ucap Brivio kepada Motorsport.com.

“Keuntungan terbesar adalah tidak memiliki pengembangan mesin yang dibekukan. Mendapatkan jatah sembilan atau tujuh mesin itu sama, dan jumlah untuk melakukan tes juga tidak banyak berubah.”

Marquez berharap duo Yamaha mampu bangkit

Artikel sebelumnya

Marquez berharap duo Yamaha mampu bangkit

Artikel berikutnya

MotoGP Australia: Kemenangan kedua Crutchlow, Rossi brilian, Marquez terjatuh

MotoGP Australia: Kemenangan kedua Crutchlow, Rossi brilian, Marquez terjatuh
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Aleix Espargaro , Maverick Viñales
Tim Team Suzuki MotoGP
Penulis Andrew van Leeuwen