Tak Bisa Pakai Ban Keras, Vinales Merasa Dirugikan
Maverick Vinales menjalani balapan yang solid, tetapi terganggu oleh posisi startnya (ke-10) karena ia tidak dapat mengeksploitasi potensi KTM di MotoGP Belanda.
Saat ini, dengan aerodinamika, start dari dua baris pertama grid sangat penting dalam balapan MotoGP. Jika memulai dari baris ketiga, kesulitannya berlipat ganda. Berada di baris belakangnya, podium menjadi sebbah target mustahil, terlebih lagi dengan KTM RC16, motor yang membutuhkan ban keras. Pada Sabtu (28/6/2025), dalam Sprint di Assen, karena suhu yang rendah, tidak mungkin untuk digunakan.
"Saya tidak bisa menggunakan motor secara maksimal dalam uji coba waktu," keluh Maverick Vinales, sekali lagi menjadi yang pertama dari KTM di garis finis, yang sudah menjadi kebiasaannya. "Tentu saja, tidak dapat menggunakan ban belakang yang keras membuat kami rugi."
Pembalap Spanyol ini memahami bahwa masalah itulah yang membuatnya tidak dapat melaju lebih jauh di depan.
"Apa yang kami lewatkan adalah uji coba waktu, untuk dapat melakukan putaran cepat yang baik dan kualifikasi yang lebih baik, tetapi saya sedang belajar dan saya yakin saya akan sampai di sana," katanya dengan optimisme yang biasa ia tunjukkan.
Perkiraan cuaca sebelum tiba di Aseen adalah cuaca hangat, tetapi akhir pekan ini suhu udara di Assen berada di bawah 20-an derajat Celcius, bahkan pada Sabtu dengan angin dingin, sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan kompon belakang hard dan kompon depan medium yang paling cocok untuk KTM.
Maverick Viñales dari Red Bull KTM Tech 3 mengenakan helm SuperMan akhir pekan ini.
Foto oleh: Gold and Goose Photography / LAT Images / via Getty Images
"Ban depan mengalami sedikit penurunan. Motor kami masih memiliki titik di mana Anda harus memaksanya saat menginjak rem, dan karetnya aus di sana," lapor Mack.
Pembalap Red Bull Tech3 KTM ini start dari posisi kesepuluh di grid, berada di urutan kedelapan di lap pertama dan keenam di lap kedua, kehilangan posisi di lap ketiga dan berhasil memperbaiki posisinya di lap kesepuluh, melewati garis keenam, sehingga tidak ada lagi ruang untuk berkembang.
Vinales sekarang menunggu perbaikan yang telah diuji di tes Aragon tiba dari pabrik, dan lebih cepat daripada yang diharapkan.
"Mereka harus membawa suku cadang baru, dan mereka akan membawanya. Kami telah mengujinya di Aragón. Kami mencari motor yang bisa berbelok lebih banyak," ia tetap positif.
Terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada yang menjamin bahwa cuaca akan lebih panas pada hari Minggu siang pukul dua, Maverick jelas akan mengubah strateginya. "Saya akan memulai balapan besok dengan ban belakang yang lebih keras," ucapnya.
Terakhir, Vinales berbicara tentang kerasnya sirkuit yang membuat tubuhnya harus banyak bergerak. "Assen selalu sulit dari segi fisik, tetapi dengan aerodinamika saat ini, itu lebih sulit," kata pembalap Costa Brava itu.
Mira: POR OREJAS #131: ¿Cómo gestiona Ducati el fenómeno Marc Márquez desde dentro?
Share Or Save This Story
Subscribe and access Motorsport.com with your ad-blocker.
From Formula 1 to MotoGP we report straight from the paddock because we love our sport, just like you. In order to keep delivering our expert journalism, our website uses advertising. Still, we want to give you the opportunity to enjoy an ad-free and tracker-free website and to continue using your adblocker.
Top Comments