MotoGP 2018
Topik

MotoGP 2018

Tak lagi MotoGP, Elias justru nikmati MotoAmerica

dibagikan
komentar
Tak lagi MotoGP, Elias justru nikmati MotoAmerica
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
1 Mei 2018 12.11

Kehilangan posisi di MotoGP bukan akhir segalanya bagi Toni Elias. Ia malah menyebut MotoAmerica menawarkan situasi sempurna dan lebih masuk akal. Apa maksudnya?

Toni Elias

Toni Elias

Foto oleh: Toni Börner

Elias merupakan salah satu sosok pembalap veteran pada kejuaraan dunia Grand Prix. Mengawali karier di kategori 125cc musim 1999, ia kemudian balapan 250cc pada 2002, dan debut kelas premier dimulai 2005 bersama satelit Fortuna Yamaha Team.

Musim 2010, Elias secara mengejutkan turun ke kelas Moto2 dan sukses merengkuh gelar juara. Walau kesuksesan mengantarkan sang pembalap kembali ke MotoGP, ia kesulitan. Sempat menjalani World Superbike (2013-2014), namun memutuskan hijrah ke MotoAmerica pada 2016.

Setelah menempati peringkat ketiga pada statusnya sebagai rookie, dengan enam kemenangan dari 18 balapan, Elias pun sukses menyabet titel MotoAmerica musim 2017.

Dalam wawancara kepada Repsol Media, pembalap Spanyol itu bicara soal kehidupannya di Amerika Serikat (AS), tak lupa memaparkan perbedaan antara MotoGP dan MotoAmerica.

“Kejuaraan MotoAmerica memperlakukan saya dengan sangat baik. Saya memiliki motor yang bagus dan berada di tim pabrikan di mana saya memiliki situasi sempurna. Tidak mudah, karena ada rival berat dan pabrikan lain yang menyulitkan, tetapi itu berjalan dengan baik,” tutur Elias.

“Kami berhasil menjuarai gelar tahun lalu dan telah memulai musim ini dengan memenangi tiga dari empat balapan pertama.

“Membandingkan dua kejuaraan itu rumit, karena MotoGP adalah tempat bagi semua orang ingin berada, di mana pembalap dan motor terbaik. Tetapi bagi saya situasinya tidak menguntungkan untuk berada di tim pabrikan, sedangkan pilihan ini saya miliki di Amerika Serikat. 

“Lebih masuk akal berada di sini dan menikmati diri sendiri, yang merupakan hal paling penting bagi seorang pembalap. Saya berusia 35 tahun, usia seseorang mulai berpikir tentang pensiun. Dalam kasus saya, dengan situasi menguntungkan saat ini, pilihan itu sesuatu yang benar-benar saya kesampingkan.

“Saya ingin terus berkendara dan terus menang, karena saya sangat termotivasi dan saya fit. Semoga saja itu berlangsung lama.”

Berkompetisi di MotoAmerica tentu saja mengharuskan Elias tinggal dan menetap jauh dari tanah kelahirannya. Alih-alih merasa homesick, ia justru mengaku nyaman dengan kehidupan di Amerika Serikat, yang telah dianggapnya seperti rumah sendiri.

“Saya sangat senang. Saya tinggal di Los Angeles, kota di mana Anda dapat melakukan segalanya. Saya tinggal di sebelah pantai, di area selancar. Setiap hari saya berlatih untuk meningkatkan performa. Saya menyukainya. Ini adalah kota dengan banyak keragaman, dalam hal pilihan bisnis, pariwisata, rekreasi,” tukasnya.

“Ada banyak aktivitas, ekonomi yang baik dan jika Anda bahkan sedikit terampil, Anda bisa melakukannya dengan baik. Saya sangat senang. Saya merasa di rumah, di tempat di mana saya akan menghabiskan waktu bertahun-tahun.”

Slider
List

Toni Elias

Toni Elias
1/10

Foto oleh: Gauloises Fortuna Racing

Toni Elias, Forward Racing Yamaha

Toni Elias, Forward Racing Yamaha
2/10

Toni Elias, Forward Racing Yamaha

Toni Elias, Forward Racing Yamaha
3/10

Toni Elias, Forward Racing Yamaha

Toni Elias, Forward Racing Yamaha
4/10

Toni Elias, Forward Racing Yamaha

Toni Elias, Forward Racing Yamaha
5/10

Toni Elias, Forward Racing Yamaha

Toni Elias, Forward Racing Yamaha
6/10

Toni Elias, Forward Racing Yamaha

Toni Elias, Forward Racing Yamaha
7/10

Toni Elias, Forward Racing Yamaha

Toni Elias, Forward Racing Yamaha
8/10

Toni Elias

Toni Elias
9/10

Foto oleh: Toni Börner

Fonsi Nieto dan Toni Elias

Fonsi Nieto dan Toni Elias
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Balapan pertama di Eropa, Zarco inginkan kemenangan

Artikel sebelumnya

Balapan pertama di Eropa, Zarco inginkan kemenangan

Next article

Setelah kekecewaan di Austin, Syahrin tatap Jerez

Setelah kekecewaan di Austin, Syahrin tatap Jerez
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Toni Elias
Penulis Scherazade Mulia Saraswati