Tekad Besar Alex Rins Kembangkan Kinerja Motor Honda

Alex Rins menaruh ekspektasi tinggi atas keputusannya bergabung dengan LCR Honda untuk MotoGP 2022. Ia bakal menghadapi motor yang sangat menyulitkan.

Tekad Besar Alex Rins Kembangkan Kinerja Motor Honda

Pembalap Spanyol tersebut mengumumkan dengan gembira kepindahan dari Suzuki ke Honda, jelang MotoGP Inggris, di Sirkuit Silverstone, Kamis (4/8/2022).

Mengetahui RC213V sulit dijinakkan kecuali oleh Marc Marquez, Rins tak gentar. Ia malah termotivasi untuk membantu meningkatkan kinerja motor dengan pengetahuannya.

“Saya sangat gembira akhirnya bisa memberitahu akan gabung dengan tim LCR pada 2023. Ini adalah berita sangat bagus untuk saya,  tantangan menarik,” tuturnya.

“Saya akan mencoba berkontribusi dengan seluruh pengalaman saya untuk meningkatkan Honda. Saya akan bekerja keras untuk menciptakan motor kompetitif dan pemenang.”

Namun, sebelum itu terjadi. Rins ingin menuntaskan tanggung jawabnya dengan memberi hasil memuaskan bagi Suzuki di paruh musim terakhir mereka.

Setelah empat seri tak mendulang poin, pembalap Spanyol itu akhirnya memberikan posisi ke-10 dari MotoGP Belanda. Ia menduduki peringkat kesembilan dalam klasemen sementara, berkat dua kali podium MotoGP Argentina dan Amerika Serikat.

Rins pun bertekad untuk mempertajam perolehannya. “Masih ada sembilan balapan sisa tahun ini dan Suzuki tampil baik. Saya ingin kembali kompetitif dari awal musim, ketika kami bisa finis podium dua kali,” ia menjelaskan.

“Kami sedikit kehilangan beberapa balapan terakhir karena cedera pergelangan tangan di Barcelona, tapi kami akan mencoba kembali ke level terbaik.”

Baca Juga:

Petualangannya bakal dimulai dari MotoGP Inggris, mulai Jumat (5/8/2022). Ia pernah menang di Sirkuit Silverstone usai berduel ketat dengan Marc Marquez.

“Akan jadi sebuah balapan sulit, banyak orang berpikir dan mengatakan kepada saya bahwa saya akan menang atai dapat podium di sini, tapi level MotoGP sekarang sangat tinggi dan setiap orang akan melaju sangat kencang,” tuturnya.

“Kami akan lihat jika bisa meningkatkan setting motor dan membuat akhir pekan bagus. Kunci balapan adalah lolos di kualifikasi dengan baik pada Sabtu, itu akan menentukan untuk Minggu.”

Dalam sesi wawancara tersebut, Rins diminta mengomentari isu lain di luar dirinya. Ia tak takut dengan perubahan jadwal musim depan, di mana Grand Prix Portugal bakal jadi pembuka alih-alih Qatar.

“Tak masalah bagi saya mulai dari Portimao karena sirkuit itu bagus,” ia menandaskan.

Akhir pekan ini, Fabio Quartararo bakal menjalani long lap penalty, sanksi atas tindakan agresifnya terhadap Aleix Espargaro di MotoGP Belanda. Rins yang pernah jadi korban manuver lebih parah dari Takaaki Nakagami, mempertanyakan keputusan tersebut.

“Ada dua tipe kecelakaan. Itu yang mana Anda mulai overtake dan kehilangan bagian depan, seperti Fabio di Assen dan aksi di Montmelo,” ujarnya.

“Yang saya tidak mengerti, kenapa di Barcelona, pembalap tidak dipenalti dan Fabio mendapatkannya. Saya sangat tidak mengerti. Saya tidak sepenuhnya setuju dengan sanksi tersebut, sulit bagi kami memahaminya. Namun, pada satu titik, mereka harus mulai.”

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Rins pun angkat bicara seputar rencana pensiun pembalap gaek RNF Racing, Andrea Dovizioso, selepas seri di Misano.

“Bukan keputusan mudah, sulit untuk berhenti berkompetisi, tapi sekarang dia tidak merasa kompetitif dari sisi waktu. Dalam situasi ini, lebih baik untuk berhenti,” ucapnya.

“Bagi saya, dia merupakan pembalap acuan. Dia telah bertarung dalam balapan hebat dan pertempuran. Semoga beruntung di motocross, di mana kita akan melihatnya di masa depan.”

dibagikan
komentar
Insiden Berkendara Sambil Mabuk Tak Ganggu Persiapan Bagnaia
Artikel sebelumnya

Insiden Berkendara Sambil Mabuk Tak Ganggu Persiapan Bagnaia

Artikel berikutnya

Hasil FP1 MotoGP Inggris: Sempat Crash, Zarco Benamkan Bagnaia

Hasil FP1 MotoGP Inggris: Sempat Crash, Zarco Benamkan Bagnaia