Tembus lima besar, Petrucci anggap beruntung

dibagikan
komentar
Tembus lima besar, Petrucci anggap beruntung
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
17 Agt 2018 15.26

MotoGP Austria rupanya jadi mimpi buruk Danilo Petrucci, terutama pada 10 lap tersisa. Ia dihantam masalah konsumsi bahan bakar dan ban Michelin.

Berhasil mengklaim grid keempat saat kualifikasi, pembalap Pramac Racing itu tak dapat menjejaki podium di Red Bull Ring. Ia memang berhasil finis kelima, namun menghabiskan sepanjang balapan dalam persaingan melawan Cal Crutchlow.

Kendati puas bisa melewati Johann Zarco untuk memuncaki klasemen sementara pembalap satelit, Petrucci mengungkapkan, bahwa raihan hasil yang dipetiknya adalah beruntung.

“10 Lap terakhir merupakan mimpi buruk. Untungnya saya menciptakan jarak celah dengan [Alex] Rins dan [Valentino] Rossi start jauh di belakang. Saya beruntung berada di depan karena saya banyak kesulitan dalam 10 lap terakhir,” tutur Petrux.

“Saya menderita pada semua hal, tetapi yang paling utama adalah konsumsi ban di sisi kanan.

“Rossi memangkas hampir satu detik per lap dalam lima lap terakhir. Jika ada lap tambahan, saya tidak tahu bagaimana kami akan finis.

“Ini bukan trek favorit saya. 12 Kilo lebih [berat] di semua area pengereman sangat tinggi, saya banyak menekan ban depan, dan ban belakang terlalu panas.

“Kami [juga] kesulitan dengan konsumsi bahan bakar, saya harus balapan dengan tenaga rendah, ini tidak membantu saya di lintasan lurus.

“Yang pasti, saya masuk lima besar. Saya mencapainya, serta saya cukup puas dengan pekerjaan yang kami lakukan bersama tim,” paparnya.

Petrucci balapan memakai ban medium depan dan belakang, strategi yang identik seperti Andrea Dovizioso, sedangkan Jorge Lorenzo keluar sebagai pemenang dengan menggunakan ban soft depan-belakang.

Ditanya apakah membuat pilihan kompon tepat, Petrucci menjawab: “Sejujurnya saya tidak tahu. Saya penasaran seperti Anda karena kami tidak memiliki banyak data dari balapan ini.

“Kami melihat di FP1 bahwa Dovizioso memulai dengan ban belakang soft, dan itu sangat konstan hingga akhir sesi. Saya mulai dengan medium, dan pada akhir sesi saya kesulitan dengan traksi belakang.

“Saya melihat Jorge sangat bagus dengan traksi. Dia selalu mengimbanginya dengan bukaan gas sehingga dia sangat kuat di bagian itu. Saya sempat berkata, 'Mungkin saya akan mencoba ban soft’. Tetapi dengan berat badan saya selalu menjadi masalah untuk menjadi lebih halus.

“Pastinya, ban hard tidak terlalu berguna, karena kami selalu melihat Ducati dengan ban soft dan Honda dengan hard. Sulit dimengerti, tapi saya memiliki keraguan ini,” tandasnya.

Laporan tambahan oleh Gerald Dirnbeck

 

Slider
List

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Brawn: MotoGP lebih bersahabat dibanding F1

Artikel sebelumnya

Brawn: MotoGP lebih bersahabat dibanding F1

Next article

Jika jadi manajer tim, Rossi ingin duetkan Marquez-Lorenzo

Jika jadi manajer tim, Rossi ingin duetkan Marquez-Lorenzo
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Danilo Petrucci
Tim Pramac Racing
Penulis Jamie Klein
Tipe artikel Breaking news