Tergelincir saat bersepeda, Crutchlow fraktur tibia

Jelang gelaran MotoGP Jerman, tetapi kondisi Cal Crutchlow sedang tidak fit. Pembalap LCR Honda itu dibekap cedera fraktur tibia (tulang kering).

Tergelincir saat bersepeda, Crutchlow fraktur tibia

Kepada media di Sachsenring, Crutchlow mengungkapkan, ia tengah berhenti untuk menyesuaikan ketinggian pelana sepedanya ketika terpeleset, dan lutut kanannya menghantam permukaan jalanan.

Imbasnya, insiden kecil tersebut menyebabkan tibianya fraktur. Pembalap Inggris inipun mengkhawatirkan perihal kebugaran fisik dalam menghadapi balapan Sachsenring.

“Sayangnya, saya cedera. Cedera parah pada lutut saya. Itu terjadi kemarin di Assen,” beber Crutchlow.

“Saya pulang ke rumah. Saya turun dari sepeda untuk memeriksa ketinggian sadel. Saya tidak merasa nyaman dengan sepeda, jadi saya berhenti di jalan berbatu.

“Setengah membungkuk untuk melihat sadel, kaki saya tergelincir dan lutut saya mengenai permukaan jalanan sangat keras.

“Tulang kering (tibia) saya patah dan tampaknya ACL (anterior cruciate ligament) benar-benar robek.

“Tidak dalam kondisi prima. Saya (juga) tidak tahu apakah bisa berkendara besok (Jumat). Kita akan lihat. Ini adalah situasi akhir pekan ini, cerita lainnya, selalu sebuah drama.”

Baca Juga:

Sempat masuk rumah sakit untuk perawatan singkat di Liechtenstein sampai Kamis (4/7) pagi kemarin, Crutchlow pun tak yakin apakah akan dapat menekuk kakinya saat memacu motor Honda.

“Saya berencana untuk berkendara. Saya berencana untuk sekencang mungkin dan saya berencana untuk memiliki akhir pekan yang baik,” tekadnya.

“Ironisnya, beberapa balapan terbaik saya adalah ketika saya cedera. Saya (malah) mengeluarkan hal-hal yang positif.

“(Tapi) masalah di sini adalah tikungan kanan lebih ketat daripada kiri sehingga Anda harus benar-benar menekuk kaki. Saya akan melihat besok, (karena) saya tidak bisa berbuat apa-apa di akhir hari.

“Itu telah terjadi dan ini situasinya. Bukan alasan untuk cepat atau lambat akhir pekan ini. (Namun) saya akan mencoba dan mendapatkan yang terbaik.”

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
9/10

Foto oleh: PhotoCiabatti

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Dovizioso bantah asumsi tak cukup agresif

Artikel sebelumnya

Dovizioso bantah asumsi tak cukup agresif

Artikel berikutnya

FP1 MotoGP Jerman: Quartararo ungguli Marquez, Rossi ketiga

FP1 MotoGP Jerman: Quartararo ungguli Marquez, Rossi ketiga
Muat komentar