Topik

MotoGP 2017

Terjangkit norovirus, Folger sempat khawatir absen

dibagikan
komentar
Terjangkit norovirus, Folger sempat khawatir absen
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
27 Agt 2017 01.53

Jonas Folger mengaku sempat khawatir absen di MotoGP Inggris. Pasalnya, rookie Yamaha Tech 3 itu diduga terjangkit norovirus pekan lalu.

Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Hervé Poncharal, Monster Yamaha Tech 3 Team Principal, Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger, Monster Yamaha Tech 3
Johann Zarco, Monster Yamaha Tech 3
Johann Zarco, Monster Yamaha Tech 3

Pembalap muda Jerman itu dalam kondisi tak fit pada sesi latihan Jumat (25/8), karena didera sakit perut. Namun kondisinya lalu membaik, dan cukup meningkat jelang kualifikasi, yang mana ia akhirnya start ke-10. 

“Mereka tidak mengambil darah (saya) dan memeriksanya. Tapi mereka mengatakan itu norovirus. Mereka menduganya seperti itu,” tutur Folger.

“Ini masalah perut, dan rasanya benar-benar sakit. Saya bahkan tidak bisa berdiri pada hari pertama.

“Kondisi (saya) cukup buruk. Saya ragu bisa balapan akhir pekan ini. Jadi saya lebih dari senang bisa start ke-10 dan merasa jauh lebih baik.

“Saya tidak menempuh banyak lap kemarin. (Kondisi) saya sangat buruk, karena saya tidak punya energi. Hari ini (Sabtu) adalah pertama kalinya saya melaju di trek ini, untuk mendapatkan kepercayaan diri dan ritme balapan.

“Saya bisa merasakan (perbedaan) di atas motor. Saya punya kontrol lebih dan bisa berkendara lebih normal dibandingkan kemarin.”

Sekadar informasi, norovirus dapat menyebabkan diare berat dan muntah. Norovirus adalah penyebab utama dari penyakit gastrointestinal pada lingkungan tertutup dan penuh sesak, seperti rumah sakit, panti jompo, dan kapal pesiar. Biasanya, orang dengan infeksi norovirus mengalami diare dan sakit perut, serta mulai muntah dalam waktu 24-48 jam dari paparan.

Berkendara pada limit

Folger pun berharap kondisi fisik yang telah membaik dapat membuatnya lebih meningkat saat menghadapi balapan nanti. Saat kualifikasi, ia harus melalui Q1, sebelum kemudian akhirnya mampu lolos ke Q2.

“Tidak pernah menyenangkan berada di Q1, tapi mungkin itu bagus. Saya bisa menempuh banyak lap dan berkendara pada limit,” paparnya kepada Motorsport.com.

“Dan lalu di Q2, saya mencetak lap tercepat lagi. Jadi secara keseluruhan itu baik.”

Jika Folger akan start ke-10, maka rekan setim Johann Zarco dari posisi kedelapan. Ia meyakini, raihan kualifikasi telah maksimal, mengingat kecepatan para pembalap di depannya, terutama catatan waktu Marc Marquez yang di bawah dua menit.

“Kami semua akan sangat cepat akhir pekan ini. Pada kualifikasi, saya tidak bisa melakukan lebih baik. Saya harus senang dengan posisi kedelapan,” tandas Zarco.

“Hal paling sulit adalah menjaga kecepatan tinggi saat balapan, karena saya mengira pembalap seperti Marquez, bahkan (Cal) Crutchlow di sini, (Valentino) Rossi dan (Maverick) Vinales selalu mampu melakukannya. Mereka semua bisa cepat.

“Mereka (mampu) menjaga kecepatan, sedangkan saya mengalami beberapa masalah di akhir sesi FP4.

“Mereka adalah pembalap yang bagus di depan dan mereka menekan. Tidak ada yang istimewa, hanya pembalap yang bagus.”

Laporan tambahan oleh Glenn Freeman

Artikel MotoGP berikutnya

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Inggris
Lokasi Silverstone
Pembalap Johann Zarco, Jonas Folger
Tim Tech 3
Penulis Scherazade Mulia Saraswati
Tipe artikel Reactions