Tertinggal dari Yamaha, Marquez fokus pada balapan

dibagikan
komentar
Tertinggal dari Yamaha, Marquez fokus pada balapan
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
30 Jun 2018 06.51

Tak dapat mengimbangi duo Yamaha pada FP2, Marc Marquez memilih untuk fokus pada simulasi balapan.

Maverick Vinales menjadi pembalap tercepat pada FP2, unggul 0,121 detik dari Andrea Iannone, sementara Valentino Rossi menempati urutan keempat. Memastikan awal yang baik bagi skuat Iwata dengan menempatkan dua pembalapnya di posisi empat besar.

Sementara itu, Marquez harus puas menempati posisi keempat setelah memimpin di sesi pagi. Namun, The Baby Alien tidak mengganti ban belakang lunak, seperti kebanyakan pembalap lain saat akhir FP2.

Meski posisinya tidak terlalu aman, dan terancam kembali harus memulai kualifikasi dari Q1, Marquez mengaku puas dengan jaraknya terhadap para pembalap Yamaha.

Baca Juga:

“Saya merasa baik saat FP2, untuk alasan itu saya tetap menggunakan ban sama untuk fokus pada simulasi balapan,” ujarnya. “Kami harus menemukan ban terbaik untuk dipakai saat balapan.

“Saya hanya tetap bekerja dengan ban sama seperti yang saya lakukan di Catalunya, Mugello, dan Le Mans. Saya ingin fokus untuk jarak tempuh balapan, lalu kemudian besok [Sabtu] akan menjadi waktu untuk menggunakan ban baru.

“Saya tak ingin memulai [kualifikasi] dari Q1 seperti di Catalunya. Tapi di luar itu, saya senang karena saya mengira akan tertinggal lebih jauh dari para pembalap Yamaha pada hari Jumat, dan kami di sana, kami dekat.

“Mereka semua cepat di sini, kedua pembalap Yamaha ditambah [Andrea] Dovizioso.”

Senada seperti Marquez, Dovizioso, yang menyelesaikan hari pembuka di posisi keenam, menganggap kecepatannya melebihi ekspektasi.

“Saya mengatakan [pada Kamis] saya berharap bisa cepat. Ini sedikit lebih baik dari yang saya harapkan,” akunya. “Kami memiliki kecepatan serupa dengan pembalap yang lebih cepat. Kami tidak lebih cepat, jadi menurut saya ini tidaklah cukup.”

Rossi unggulkan Marquez

Hal lain justru diungkapkan oleh Rossi. Meski mengetahui motornya memiliki potensi akhir pekan ini, The Doctor justru menganggap Marquez sebagai pembalap terkuat di Assen.

Slider
List

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Franco Morbidelli, Estrella Galicia 0,0 Marc VDS

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Franco Morbidelli, Estrella Galicia 0,0 Marc VDS
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

“Sepertinya pembalap tercepat adalah Marquez, lalu Vinales, dan setelah itu saya dan Dovizioso,” imbuhnya. “Saya tidak yakin siapa yang lebih kuat di antara saya atau Dovi.

“Tapi ini baru hari Jumat, dan yang dihitung adalah apa yang terjadi pada Minggu jam 2 siang. Saya berharap kami bisa kompetitif seperti beberapa balapan terakhir, dan mungkin bertarung di antara para pembalap terdepan.”

Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont

 

Next article
Vinales berharap Yamaha lebih konsisten

Artikel sebelumnya

Vinales berharap Yamaha lebih konsisten

Next article

FP3 MotoGP Belanda: Marquez kembali memimpin, Zarco Q1

FP3 MotoGP Belanda: Marquez kembali memimpin, Zarco Q1
Muat komentar