Thailand siap masuk kalender MotoGP 2018

dibagikan
komentar
Thailand siap masuk kalender MotoGP 2018
Oriol Puigdemont
Oleh: Oriol Puigdemont
29 Mar 2017 13.51

Thailand akan menggelar MotoGP pada 2018, dengan Sirkuit Chang, Buriram masuk dalam jadwal kalender yang bertambah menjadi 19 seri.

Motorsport.com mendapatkan informasi bahwa sirkuit yang didesain oleh Hermann Tilke itu telah mencapai kesepakatan dua tahun dengan promotor kejuaraan, Dorna Sports S.L – dan dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Sirkuit Chang resmi dibuka pada akhir 2014, dan telah menjadi tuan rumah kejuaraan World Superbike sejak 2015.

Pada awalnya, sirkuit tersebut dimaksudkan untuk menggelar event MotoGP pertama kalinya pada 2017. Namun, komplikasi yang melibatkan sponsor utama sirkuit, Chang dan rivalnya, Singha, menyebabkan penundaan.

Chang akan mengisi slot pada akhir kalender. Kendati demikian, masuknya Thailand menciptakan kekusutan jadwal balap di Asia – di mana seri Motegi, Phillip Island dan Sepang digelar secara tiga pekan beruntun.

Sementara itu, Finlandia yang sebelumnya dilaporkan akan menjadi tuan rumah MotoGP 2018, mundur menjadi 2019.

Sirkuit Sokol di Kazakhstan, didesain oleh Tilke dan dikunjungi Jorge Lorenzo tahun lalu, juga diyakini dalam pertimbangan masuk kalender, antara musim 2018 atau 2019.

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, pernah menegaskan bahwa kalender MotoGP tidak akan terdiri dari 20 seri – itu berarti Finlandia dan Kazakhstan dapat masuk dalam kalender, dengan salah satu seri pada musim ini keluar dari jadwal.

Thailand, Finlandia dan Kazakhstan bukan satu-satunya yang dikaitkan kuat dengan rencana status tuan rumah MotoGP. Indonesia sendiri juha tengah berupaya menggelar event Grand Prix – dengan Jakabaring, Lido dan bahkan Lombok disebut-sebut berencana membangun sirkuit.

Dalam kalender musim ini, sirkuit yang akan berakhir kontraknya adalah Jerez dan Red Bull Ring pada 2018.

Artikel MotoGP berikutnya
Schwantz anggap Vinales bisa atasi tekanan perebutan titel

Artikel sebelumnya

Schwantz anggap Vinales bisa atasi tekanan perebutan titel

Next article

Komisi Grand Prix hapus sistem poin penalti

Komisi Grand Prix hapus sistem poin penalti
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Penulis Oriol Puigdemont
Tipe artikel Breaking news