Tidak ada alasan Lorenzo kalah dari Marquez

dibagikan
komentar
Tidak ada alasan Lorenzo kalah dari Marquez
Oleh:
18 Des 2018 04.27

Legenda MotoGP, Mick Doohan, meyakini bahwa Jorge Lorenzo bisa menaklukkan Marc Marquez. Apalagi keduanya sama-sama menggeber RC213V.

Usai dua musim berstatus pembalap Ducati, X-Fuera memutuskan hijrah ke Honda musim 2019. Ia juga telah menjalani tes pramusim Valencia dan Jerez. Hasilnya terlihat menjanjikan.

Pada pengujian di Circuito de Jerez, Lorenzo terpaut 0,039 detik di belakang Marquez. Walau belum diiziinkan bicara kepada media soal performa RC213V, The Baby Alien mengungkapkan, masukan dari rekan setimnya itu serupa dengan dirinya.

Dalam wawancara bersama untuk Motorsport.com dan MotoGP.com, Doohan menyebut, bahwa Lorenzo tak punya alasan jika lebih lambat dibanding Marquez.

Lima kali juara dunia GP 500cc itu juga menambahkan, Honda bakal jauh lebih akomodatif terhadap kebutuhan Lorenzo daripada saat Spaniard memperkuat Ducati.

Baca Juga:

“Saya kira Lorenzo dalam situasi rumit karena dia mendapat banyak tekanan. Tetapi di sisi lain, itu bisa positif karena satu-satunya hal yang dapat dia lakukan adalah mengalahkan Marc dengan senjata yang sama,” ucap Doohan.

“Ini seperti ketika Eddie Lawson ke Honda dan mengatakan jika Wayne Gardner menggunakan motor sama, dia tidak akan berada pada levelnya. Gardner kemudian datang dan memenangi kejuaraan [pada 1987].

“Saya cenderung berpikir ini salah satu alasan mengapa Jorge mengambil tantangan, untuk mengetahui apakah dia mampu menang melawan Marc. Jorge tidak akan punya alasan apa pun karena dia akan memiliki sumber daya yang sama seperti Marc.

“Masih harus dilihat bagaimana dia beradaptasi dengan metode kerja Honda, karena Marc sudah ada lebih lama dan tahu segalanya dengan sempurna. Namun, Jorge memiliki banyak pengalaman dan saya kira dia akan cepat. Kita tidak akan mendengar lagi, 'Seandainya saya memiliki...’”

Baca Juga:

Lebih lanjut Doohan menuturkan, bahwa ia mengharapkan kehadiran Lorenzo – yang menggantikan Dani Pedrosa – bisa memacu Marquez untuk mencapai level lebih tinggi.

“Yang jelas adalah kedatangan Lorenzo akan banyak memotivasi Marc,” tukasnya.

“Tidak ada dalam karier, saya khawatir tentang siapa rekan setim saya, dan dengan Marc situasinya sama.

“Jika Lorenzo lebih cepat dari Marc, tidak akan ada perbedaan antara itu atau Pedrosa, atau pembalap lain dengan motor berbeda.

“Pertumbuhan akan datang dari sisi Honda, yang akan mengandalkan dua pembalap bagus dan punya mental super kuat, serta mereka [juga] memiliki gaya balap sangat berbeda. Itu akan membuat mereka merancang dan membangun motor lebih kompetitif.

“Jorge akan membantu Honda untuk membawa motor ke level lain dan akan terungkap siapa pembalap yang mengeluh,” pungkas Doohan.

Baca Juga:

Slider
List

Mick Doohan

Mick Doohan
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
4/10

Foto oleh: Miquel Liso

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Mick Doohan

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Mick Doohan
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Review MotoGP 2018: Maverick Vinales

Artikel sebelumnya

Review MotoGP 2018: Maverick Vinales

Next article

Tech 3 enggan patok target tinggi

Tech 3 enggan patok target tinggi
Muat komentar
Be first to get
breaking news