Tidak ada perubahan jadwal balapan Qatar

dibagikan
komentar
Tidak ada perubahan jadwal balapan Qatar
Oleh:
Co-author: Oriol Puigdemont
9 Mar 2019 04.00

Upaya para pembalap dengan melobi Komisi Keselamatan untuk mengubah jadwal MotoGP Qatar tak membuahkan hasil. Balapan tetap digelar pukul 8 malam waktu setempat.

Setelah tes pramusim di Sirkuit Internasional Losail, muncul kekhawatiran akan kondisi trek. Para pembalap kemudian mendesak agar jadwal dimajukan seperti musim 2018, yakni dimulai pukul 7 malam waktu setempat.

Sejumlah nama-nama top berupaya membahasnya dalam pertemuan Komisi Keselamatan, Jumat (8/3). Dan walau mendapat dukungan luas, namun akhirnya diputuskan bahwa balapan MotoGP Qatar tidak berubah.

Cal Crutchlow mengatakan, kendati kondisi saat Free Practice 2 baik, tetapi ia menekankan hujan ringan dapat menyebabkan timbunan embun yang berujung pada kelembapan tinggi serta menurunnya temperatur trek.

Baca Juga:

“Suhu trek, seperti yang kita lihat dalam Tes Moto2 pekan lalu berkisar 17-18 derajat (Celcius) pada jam 8 (malam waktu setempat,” tutur pembalap LCR Honda itu.

“Saat kami tes, saya tidak tahu berapa suhunya. (Tapi ada) 12 kecelakaan setelah jam 7:30. Anda bisa bayangkan perasaan kami tentang hal tersebut.

“Saya suka balapan ini. Saya menyukai Qatar, cara mereka melakukannya.

“(Malam hari) membuat balapan yang bagus, namun jika ada embun di trek, maka tidak akan ada yang finis.

“Tidak peduli seberapa cepat atau lambatnya Anda berkendara, tidak akan ada yang finis. Jika itu terjadi, maka itu sangat buruk,” imbuhnya.

Baca Juga:

Pernyataan senada dilontarkan rekan setim Takaaki Nakagami. Pembalap Jepang itu berkata: “Pastinya jam 7 (malam waktu setempat) akan lebih baik, lebih aman.

“Akhir balapan, sekitar jam 8:30, kondisi hampir berubah sepenuhnya – bahkan selama tes, (sekitar) jam 8, saya terjatuh. Feeling pada ban depan benar-benar berubah,” terangnya.

Kontrak dengan stasiun televisi yang memegang hak siar MotoGP dilaporkan sebagai alasan utama mengapa tak ada perubahan jadwal balapan Qatar.

Tetapi dipahami pula, bahwa Dorna Sports SL telah meyakinkan para pembalap untuk mengeksplorasi kemungkinan menjadi pukul 7 malam waktu setempat musim depan.

Laporan tambahan oleh Khodr Rawi

Slider
List

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Andrea Iannone, Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini, Pol Espargaro, Red Bull KTM Factory Racing

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Andrea Iannone, Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini, Pol Espargaro, Red Bull KTM Factory Racing
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Takaki Nakagami, Team LCR Honda

Takaki Nakagami, Team LCR Honda
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Takaki Nakagami, Team LCR Honda

Takaki Nakagami, Team LCR Honda
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Takaki Nakagami, Team LCR Honda

Takaki Nakagami, Team LCR Honda
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
FP2 MotoGP Qatar: Marquez rekor lap, Rossi tercecer

Artikel sebelumnya

FP2 MotoGP Qatar: Marquez rekor lap, Rossi tercecer

Next article

Ketika kecepatan Lorenzo kejutkan Marquez

Ketika kecepatan Lorenzo kejutkan Marquez
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event MotoGP Qatar
Sub-event Race
Pembalap Cal Crutchlow Shop Now , Takaaki Nakagami
Tim Team LCR
Penulis Valentin Khorounzhiy
Be first to get
breaking news