Tidak Koma Lagi, Gresini Masih Tergantung Ventilator

Bos tim Gresini MotoGP, Fausto Gresini, tidak lagi dinyatakan koma. Namun, pria Italia itu masih dirawat sangat intensif dengan bantuan ventilator.

Tidak Koma Lagi, Gresini Masih Tergantung Ventilator

Fausto Gresini, 59 tahun, positif terjangkit Covid-19 hanya beberapa hari sebelum liburan Natal dimulai. Gresini kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit di Imola, Italia, pada 27 Desember 2020 lalu.

Sayangnya, kondisi juara dunia kelas 125 cc (kini Moto3) 1985 dan 1987 itu kemudian justru memburuk. Keluarga Gresini pun melarikannya ke rumah sakit spesialis Covid-19 di Bologna. Hingga kini, Gresini masid dirawat di rumah sakit tersebut.

Gresini secara medis sempat dinyatakan koma pada akhir Desember lalu. Namun, akhir pekan lalu ia mulai sadar dan mulai menunjukkan tanda-tanda perkembangan yang positif.

Dari kabar resmi yang dikeluarkan tim, Gresini masih mengalami apa yang disebut gangguan pernapasan sangat berat (severe respiratory insufficiency).

 

“Kondisi umum Fausto Gresini saat ini masih dipengaruhi gangguan pernapasan akut,” demikian penuturan Dr. Nicola Ciloni seperti dikutip dari Twitter resmi Tim Gresini.

“Hasil tes menunjukkan indikasi bila pneumonia (radang paru-paru) masih ada. Butuh ventilator dan penanganan khusus agar jumlah oksigen dalam darah tetap normal dan stabil.”

Pandemi Covid-19 sudah meluluhlantakkan MotoGP 2020 lalu. Sebut saja jumlah lomba dari rencana semula 20 menjadi hanya 14. Virus asal Wuhan, Cina, itu juga menginfeksi sejumlah pembalap hingga kru tim.

Baca Juga:

Juara dunia balap motor sembilan kali, Valentino Rossi, terpaksa absen dua lomba beruntun di Aragon, Spanyol. The Doctor dikabarkan terinfeksi Covid-19 setelah turun pada lomba kandangnya di Italia.

Pembalap Moto2 yang musim depan naik ke kelas MotoGP bersama Tim Pramac Ducati, Jorge Martin, terpaksa absen di dua balapan Misano (GP San Marino dan GP Emilia Romagna) setelah menjadi pembalap pertama yang terjangkit Covid-19.

Runner-up Moto3 2020, Tony Arbolino, juga harus absen di GP Aragon setelah melakukan kontak jarak dekat dengan seseorang yang positif Covid-19 di pesawat yang membawanya pulang ke Italia.

Terakhir, pembalap Tim Red Bull KTM Tech3, Iker Lecuona, tidak bisa turun di dua lomba di Valencia setelah saudaranya positif Covid-19. Celakanya, Lecuona baru dinyatakan positif Covid-19 justru saat berencana kembali turun pada lomba terakhir MotoGP di Portugal.

 

dibagikan
komentar
Suzuki Terkejut Ditinggalkan Davide Brivio

Artikel sebelumnya

Suzuki Terkejut Ditinggalkan Davide Brivio

Artikel berikutnya

Mir dan Rins Ucapkan Terima Kasih kepada Brivio

Mir dan Rins Ucapkan Terima Kasih kepada Brivio
Muat komentar