Loncat ke konten utama

Tinggalkan Oranye, Livery Honda Racing Dominan Merah

Tim Honda HRC Castrol meninggalkan 30 tahun kemitraan dengan Repsol, sponsor terlama dalam sejarah balap motor, untuk merangkul warna merah, putih, dan biru HRC bersama sponsor barunya, perusahaan oli Castrol.

Luca Marini, Honda HRC, Joan Mir, Honda HRC

Luca Marini, Honda HRC, Joan Mir, Honda HRC

Foto oleh: Honda

Honda Racing mempresentasikan proyek 2025 pada Sabtu (1/2/2025), Astra Honda Motor Safety Riding and Training Centre (AHM-SRTC) Deltamas, Sabtu (1/2/2025). Indonesia dipilih karena merupakan negara dengan penjualan sepeda motor terbanyak di dunia dan salah satu pasar utama untuk merek yang berbasis di Tokyo ini, yang baru-baru ini menunjukkan angka spektakuler dengan meraih 40 persen dari penjualan kendaraan roda dua di dunia. Berbeda dengan produsen seperti Ducati atau Aprilia, yang menjual dalam jumlah yang sangat sedikit, atau KTM, yang sedang mengalami krisis keuangan.

Namun, proyek olahraga raksasa Jepang ini berbeda dengan para pesaingnya yang 'lebih kecil', yang telah jatuh ke dalam lubang yang tidak dapat ditemukan jalan keluarnya.

Pada Sabtu di Jakarta, motor RC213V baru dari tim yang telah berganti nama menjadi Honda HRC Castrol menampilkan warna bersejarah HRC yaitu biru, merah, dan putih. Logo sponsor baru, perusahaan oli Castrol, yang menempati tempat sama dengan Repsol tahun lalu, yakni di sisi bawah motor. Kepergian Marc Marquez berujung pada putusnya Repsol dan Honda, setelah kolaborasi panjang yang dimulai pada  1995, pada era 500 cc, dan berakhir tiga dekade kemudian.

Line-up Joan Mir dan Luca Marini kembali bersatu terlepas dari hasil mengecewakan. Aleix Espargaro sebagai tambahan untuk tim penguji.

Corak baru pada seragam pembalap, yang menampilkan warna HRC merah, putih dan biru dengan merek Honda di bagian dada dan, di atas, merek sponsor baru, meninggalkan warna oranye yang telah digunakan selama lebih dari dua dekade oleh sponsor sebelumnya. Faktanya, Castrol adalah satu-satunya sponsor yang muncul di motor dan kostum tersebut.

Koji Watanabe, presiden global HRC, mengucapkan terima kasih kepada Castrol yang percaya dengan proyek MotoGP mereka. Warisan prestasi, lebih dari 20 kejuaraan dunia dan 300 balapan, akan ditingkatkan.

Baca Juga:

“Semua orang bekerja keras untuk membawa kesuksesan ke Kejuaraan Dunia MotoGP pada tahun 2025, kami harus tetap fokus dan tekun mengejar jalan di depan. Dengan Joan Mir dan Luca Marini, kami memiliki dua pembalap yang kuat dan berbakat untuk membantu kami melanjutkan perjalanan ini. Balapan adalah inti dari Honda, dan saya yakin kami akan meraih kesuksesan lebih lanjut musim ini,” ujar Watanabe.

“Dengan rekam jejak 25 gelar juara dunia konstruktor kelas utama, 21 gelar juara dunia pembalap kelas utama, dan 313 kemenangan di kelas utama, sejarah dan kesuksesan Honda di ajang balap motor Grand Prix tak tertandingi. Menatap musim 2025, Honda tetap berkomitmen untuk meraih kembali posisinya di jajaran terdepan dalam olahraga ini dan tahun ini akan menunjukkan dedikasi Honda yang tak tergoyahkan untuk menjawab tantangan dan menghargai kesetiaan para penggemarnya.”

Tahun 2025 menandai dimulainya era baru bagi Honda di MotoGP dengan bergabungnya Castrol dalam sebuah kemitraan yang unik. Di bawah kolaborasi baru ini, Castrol, bagian dari grup bp, menjadi sponsor utama Honda HRC dan akan menyediakan pelumas, bahan bakar, dan dukungan teknis, menguji dan mengembangkan pelumas untuk sepeda motor di lingkungan balap yang paling ekstrem.

Menyapa Komunitas PCX

Bintang Honda Racing MotoGP, Luca Marini dan Joan Mir, dan para pembalap Indonesia menyapa komunitas.

Sebelum peluncuran tim Honda Racing untuk MotoGP 2025, dua pembalap, Luca Marini dan Joan Mir, menyambangi Astra Honda Motor Safety Riding and Training Centre (AHM-SRTC) Deltamas, Sabtu (1/2/2025). Hadir pula beberapa pembalap didikan Astra Honda Racing yang sudah menuai prestasi di kancah internasional, seperti Veda Ega Pratama, Herjun Atna Firdaus, Andi Farid Izdihar, Fadillah Arbi Aditama.

Mereka bertemu dengan 25 komunitas Honda PCX, yang mengirim 500 bikers dari Jakarta dan Jawa Barat. Sebelum sampai AHM-SRTC, para pemilik skutik 160 cc itu melakukan touring di Jakarta dan Bandung. Puncaknya, mereka berfoto bersama para pembalap kategori utama.

Marini dan Mir juga berkunjung ke pabrik AHM Plant dan berinteraksi dengan 700 karyawan Honda.

Rider Spanyol dan Italia tersebut juga melakukan balapan dengan becak serta bermain sepak bola dengan anak-anak.

Joan Mir, Luca Marini, with Indonesian riders and communities

Joan Mir, Luca Marini, with Indonesian riders and communities

Foto oleh: Astra Honda Motor

Artikel sebelumnya Rossi Peringatkan Bagnaia agar Tak Jatuh dalam Perangkap Marquez
Artikel berikutnya Rins: Harapan Kami Bawa Yamaha Kembali ke Puncak

Top Comments