Tugas Besar Jadikan Nakagami Makin Matang

Prinsipal LCR Honda, Lucio Cecchinello, puas Takaaki Nakagami mampu menjalankan tugas besar dalam mengembangkan RC213V selama tes pramusim di Qatar.

Tugas Besar Jadikan Nakagami Makin Matang

Nakagami menempati urutan ke-13 dalam dua hari tes di Qatar dengan lap terbaiknya, 1 menit 1 menit 54,690 detik, dan tertinggal 0,750 detik dari Fabio Quartararo sebagai yang tercepat.

Tahun ini, Nakagami menjadi salah satu pembalap Honda yang memberikan arahan dalam pengembangan RC213V. Ia adalah pembalap paling senior di tim berlogo sayap tunggal tersebut dan salah satu yang paling memahami RC213V.

Untuk itu, selama dua hari tes, pria asal Jepang tersebut menguji banyak hal yang dapat membuat motor lebih kompetitif dan mudah dikendarai semua pembalap Honda.

Peran besar yang diemban Nakagami membuat Cecchinello merasa bangga karena itu akan membuat pembalapnya semakin dewasa dan lebih matang dalam melakukan persiapan.

“Rencana untuk Taka di tes pramusim adalah untuk mengembalikan perasaan terbaiknya di atas motor. Kami mengatakan kepadanya untuk tak fokus pada catatan lap dan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin,” kata Cecchinello seperti dilansir Speedweek.

“Ini sangat penting karena bersama Stefan Bradl, dia adalah pembalap paling berpengalaman HRC dan itu membuatnya harus melakukan tugas penting.

“Dia memiliki banyak hal yang harus di uji coba sepanjang pekan ini, dan itu juga termasuk menguji sasis baru.”

Baca Juga:

Marc Marquez yang belum dapat hadir dalam waktu dekat membuat Honda harus memastikan arah pengembangan RC213V di jalur yang tepat. Tahun ini, mereka ingin mendapatkan hasil lebih baik daripada musim lalu.

Oleh karena itu, Honda menyebar teknisi Maquez ke setiap pembalap mereka untuk mengumpulkan informasi tentang RC213V.

Menghadapi musim ini, Lucio Cecchinello optimistis bisa lebih baik pada tahun ini. Ia juga yakin Takaaki Nakagami telah menjadi seorang pembalap yang lebih matang dan tak akan melakukan kesalahan seperti yang dilakukannya tahun lalu.

“Kinerja yang kurang memuaskan di tes pramusim bukan karena masalah teknis. Kami membuat kesalahan dalam menyiapkan komponen baru dan kami tak menempatkannya dengan tepat,” tutur Cecchinello.

“Tapi, kami hanya perlu melakukan penyesuaian sedikit pada motor. Jadi, kami bisa membuatnya melaju lebih cepat.”

Tahun ini, Nakagami diyakini bisa memperjuangkan podium setelah memperlihatkan peningkatan pesat sepanjang musim lalu. Tapi, ia kerap melakukan kesalahan yang berdampak pada hasil akhir balapannya.

Takaaki Nakagami, Team LCR Honda.

Takaaki Nakagami, Team LCR Honda.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Rahasia Kecepatan dan Kestabilan Aprilia RS-GP 2021

Artikel sebelumnya

Rahasia Kecepatan dan Kestabilan Aprilia RS-GP 2021

Artikel berikutnya

Sirkuit di Indonesia Tak Bisa Sekadar Bangun Lalu Selesai

Sirkuit di Indonesia Tak Bisa Sekadar Bangun Lalu Selesai
Muat komentar