Usai Crash Quartararo di Tes MotoGP, Yamaha Cari Akar Masalah M1
Yamaha telah memutuskan untuk menangguhkan semua aktivitas di lintasan selama hari kedua tes kolektif MotoGP di Sepang, hingga menemukan penyebab kerusakan yang memaksa Fabio Quartararo untuk menghentikan aktivitasnya.
Pembalap Prancis itu terjatuh di Tikungan 5 pada hari pertama sesi latihan bersama, Selasa (3/2/2025), dan mengalami patah tulang jari tengah tangan kanannya. Walau mengalami pembengkakan dan pendarahan, ia kembali ke lintasan pada sore hari, meskipun M1-nya berhenti di Tikungan 2 karena masalah mesin. Mesin V4, tepatnya, yang menjadi fokus upaya jenama tersebut sejak tahun lalu.
Beberapa jam kemudian, 'El Diablo' memutuskan untuk berkemas dan kembali ke Spanyol. Pada Rabu ini, ia menjalani pemeriksaan di Barcelona, dan di mana para dokter akan menetapkan rencana untuk mencoba mencapai tes berikutnya, di Buriram, dalam waktu kurang dari dua minggu, dalam kondisi terbaik.
Sementara itu, teknisi pabrikan Jepang menyelidiki penyebab masalah tersebut dan tidak menemukan jawabannya, sehingga memicu kekhawatiran dan menghentikan semua aktivitas di lintasan sampai jawaban yang jelas ditemukan. Akibatnya, tidak ada motor Yamaha yang melaju pada Rabu pagi, sementara pabrik di Jepang dan tim balap di lapangan berusaha mencari tahu penyebab masalah tersebut.
"Kami masih berusaha memahami apa yang menyebabkan masalah yang menimpa Fabio kemarin sore (Selasa). Ini masalah keamanan. Jika kami berhasil memahami penyebabnya, kami akan kembali berlatih, baik hari ini maupun besok. Kami menunggu lampu hijau," kata Massimo Meregalli, manajer tim Yamaha, dalam percakapan dengan Motorsport.com.
Petinggi tim asal Italia itu bilang kalau masalah ini tidak ada hubungannya dengan kecelakaan yang dialami Quartararo, dan dia tak terlalu khawatir soal dampak kecelakaan ini terhadap latihan secara keseluruhan. "Masalah ini nggak ada hubungannya sama sekali sama kecelakaan yang dialami Fabio," kata Meregalli, yang menekankan pentingnya kerja keras selama tiga hari Shakedown pekan lalu. "Untuk memberikan persentase, saya akan mengatakan bahwa kami telah menyelesaikan 80 persen dari program yang telah kami rencanakan. Kami memiliki dasar motornya. Penyetelan adalah hal yang akan kami kerjakan selama dua hari ini.
"Toprak Razgatlioglu pasti satu-satunya pembalap yang belum bisa mencoba apa yang ada di agendanya. Semua pembalap lain punya material yang sama," tegas eksekutif Yamaha itu.
Share Or Save This Story
Subscribe and access Motorsport.com with your ad-blocker.
From Formula 1 to MotoGP we report straight from the paddock because we love our sport, just like you. In order to keep delivering our expert journalism, our website uses advertising. Still, we want to give you the opportunity to enjoy an ad-free and tracker-free website and to continue using your adblocker.
Top Comments