MotoGP 2017

Valentino Rossi - Review musim 2017

Seperti apa perjuangan Valentino Rossi dalam usahanya meraih gelar juara ke-10 pada MotoGP 2017?

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rekan setim baru, tantangan baru

Rekan setim baru, tantangan baru
1/44

Jorge Lorenzo yang hijrah ke Ducati digantikan oleh Maverick Vinales dari Suzuki. Akankah Vinales justru menjadi rekan setim yang lebih tangguh bagi Rossi?

Hujan kacaukan posisi start ronde pembuka

Hujan kacaukan posisi start ronde pembuka
2/44

Hujan deras dan trek basah di Losail benar-benar mengacaukan keseluruhan jadwal sesi Free Practice 4 dan kualifikasi MotoGP. Dengan demikian, posisi grid start untuk balapan mengacu pada hasil kombinasi dari sesi FP1, FP2 dan FP3. Vinales start dari pole sedangkan Rossi harus berjuang dari posisi ke-10.

Naik podium dari start ke-10 di Qatar

Naik podium dari start ke-10 di Qatar
3/44

Perlahan tapi pasti, Rossi akhirnya mampu menyodok ke depan dan finis ketiga di belakang Vinales dan Andrea Dovizioso.

Vinales terbukti tangguh

Vinales terbukti tangguh
4/44

Setelah ronde pertama, jelas terlihat bahwa salah satu rival terberat Rossi sekarang lagi-lagi adalah rekan setimnya di tim pabrikan Yamaha.

Vinales kembali ungguli Rossi di Argentina

Vinales kembali ungguli Rossi di Argentina
5/44

Di Argentina, Marc Marquez terjatuh saat memimpin dari pole position, sedangkan Rossi yang start dari posisi ketujuh harus puas finis kedua di belakang Vinales.

Akankah muncul rivalitas di Yamaha?

Akankah muncul rivalitas di Yamaha?
6/44

Mengingat sang rookie sudah bisa mengalahkan The Doctor. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, sampai kapan hubungan baik Rossi dan Vinales bertahan?

Berseteru dengan Zarco di Austin

Berseteru dengan Zarco di Austin
7/44

Rossi menempati posisi start ketiga di Austin dan tidak ada yang menyangka ia akan mendapat perlawanan dari rookie Johann Zarco. Keduanya terlibat dalam insiden yang membuat Race Direction menjatuhkan penalti 0,3 detik kepada Rossi.

Tak mampu kalahkan raja COTA

Tak mampu kalahkan raja COTA
8/44

Rossi finis kedua di belakang Marquez yang mencetak kemenangan kelima beruntun di Circuit of The Americas (COTA), sedangkan Vinales terjatuh di awal balapan. Hasil balapan membuat Rossi mengambil alih pimpinan klasemen sementara dengan 56 poin dan masih dibuntuti Vinales (50 poin).

Terseok di Jerez

Terseok di Jerez
9/44

Rossi dirundung banyak masalah pada motornya di Jerez. Dari posisi start ketujuh, ia akhirnya finis ke-10.

Vinales semakin mengancam di klasemen

Vinales semakin mengancam di klasemen
10/44

Setelah meninggalkan Jerez, Rossi masih memimpin klasemen dengan 62 poin, tapi ia hanya unggul dua poin dari Vinales di klasemen sementara.

Duo Yamaha kencang di Le Mans

Duo Yamaha kencang di Le Mans
11/44

Duo Yamaha mengunci posisi start 1-2 di Le Mans, di mana Vinales start di depan Rossi. Keduanya pun terlibat dalam duel sengit di sepanjang balapan.

Terjatuh di lap terakhir dan kehilangan puncak klasemen

Terjatuh di lap terakhir dan kehilangan puncak klasemen
12/44

Rossi terjatuh di lap terakhir saat berduel melawan Vinales untuk posisi pertama di Le Mans. Vinales pun kembali memimpin klasemen sementara dengan torehan 85 poin. Pedrosa naik ke peringkat kedua (68 poin), Rossi turun ke peringkat ketiga (62 poin), dan Marquez yang juga terjatuh di Perancis turun ke peringkat keempat (58 poin).

Foto oleh: Uncredited

Alami cedera dari kecelakaan motocross

Alami cedera dari kecelakaan motocross
13/44

The Doctor mengalami kecelakaan motocross di trek Cross Club Cavallara, Pesaro Urbino, Italia pada 27 Mei. Ia menderita trauma dada dan abdominal ringan, serta langsung dibawa ke rumah sakit di Rimini. Setelah menginap selama satu malam di rumah sakit, pembalap 38 tahun itu tidak mengalami komplikasi lebih lanjut dan proses pemulihan berjalan positif.

Peluang besar untuk menang di kandang

Peluang besar untuk menang di kandang
14/44

Sempat diragukan tampil di Mugello karena cedera, Rossi melengkapi dominasi Yamaha dengan menempati posisi kedua di kualifikasi, sementara Vinales merebut pole. Raihan yang layak diapresiasi, mengingat kondisi The Doctor belum fit 100%.

Foto oleh: Miquel Liso

Aksi heroik di Mugello dalam kondisi tidak fit

Aksi heroik di Mugello dalam kondisi tidak fit
15/44

Meski belum berhasil naik podium, barisan pendukung Rossi di Mugello tetap berpesta. Sempat memimpin di awal balapan, Rossi akhirnya finis keempat di belakang Dovizoso, Vinales, dan Danilo Petrucci. Sebuah aksi heroik dari Rossi yang kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.

Tercecer sejak kualifikasi di Catalunya

Tercecer sejak kualifikasi di Catalunya
16/44

Usai tersingkir ke Q1, The Doctor dipaksa bekerja keras memperebutkan tiket ke Q2. Meski sempat memperbaiki catatan waktunya, Rossi hanya mampu berada di posisi ketiga saat kualifikasi pertama. Ia pun harus start balapan dari posisi ke-13.

Semakin tertinggal di klasemen

Semakin tertinggal di klasemen
17/44

Rossi tampak kesulitan di sepanjang balapan hingga akhirnya finis kedelapan. Vinales masih memimpin klasemen sementara dengan torehan 111 poin, meski ia finis ke-10. Dovizioso ada di peringkat kedua dengan mengoleksi 104 poin. Marquez naik ke peringkat ketiga (88 poin), Pedrosa di peringkat keempat (84 poin), dan Rossi turun ke peringkat kelima (83 poin).

Kembali berseteru dengan Zarco di Assen

Kembali berseteru dengan Zarco di Assen
18/44

Rookie Yamaha Tech 3, Zarco, memulai balapan dari pole position dan memimpin 11 putaran awal balapan yang kering sebelum disalip Valentino Rossi di tikungan pertama pada Lap 12. Pembalap asal Perancis itu mencoba segera menyerang balik, menusuk ke sisi dalam Rossi di Tikungan 3 dan 4 ke kanan yang panjang, tapi kemudian menyentuh bagian belakang Rossi dan justru kehilangan posisi.

Akhirnya kembali menjadi juara di Assen!

Akhirnya kembali menjadi juara di Assen!
19/44

Di seri MotoGP Belanda, Rossi akhirnya kembali menjuarai balapan setelah menunggu selama satu tahun lebih.

Tegaskan status penguasa di Assen

Tegaskan status penguasa di Assen
20/44

Kemenangan di Assen musim 2017 merupakan yang ke-10 sepanjang karier The Doctor.

Kembali ke perburuan gelar juara dunia

Kembali ke perburuan gelar juara dunia
21/44

Setelah balapan di Assen, Dovizioso mengambil alih puncak klasemen dengan torehan 115 poin. Vinales turun ke peringkat kedua (111 poin), sedangkan Rossi naik ke peringkat ketiga (108 poin).

Rintangan berat di Sachsenring

Rintangan berat di Sachsenring
22/44

Setelah sempat dirundung kendala teknis, Rossi harus puas start kesembilan di sesi kualifikasi yang diguyur hujan. Marquez start terdepan untuk kedelapan kalinya secara beruntun di Sachsenring.

Foto oleh: Toni Börner

Marquez terlalu kuat di Jerman

Marquez terlalu kuat di Jerman
23/44

Marquez tampil dominan dan mencetak rekor delapan kemenangan beruntun di Sachsenring. Rossi finis kelima di belakang Vinales.

Menjaga peluang juara dunia sebelum libur musim panas

Menjaga peluang juara dunia sebelum libur musim panas
24/44

Sebelum menjalani masa isitrahat di musim panas, Marquez mengambil alih puncak klasemen dengan koleksi 129 poin. Ia unggul tipis lima poin atas Vinales yang naik ke peringkat kedua (124 poin) disusul Dovizioso (123) dan Rossi 119).

Sulit membendung Marquez

Sulit membendung Marquez
25/44

Sempat memimpin balapan, Rossi yang melakukan penggantian motor beberapa putaran setelah Marquez, tak mampu mendekati pembalap Spanyol tersebut.

Dipermalukan tim satelit

Dipermalukan tim satelit
26/44

Alami masalah ban belakang, Rossi dan Vinales tak mampu bertarung untuk kemenangan di Red Bull Ring, bahkan mereka berdua dipermalukan Johann Zarco yang menggunakan YZR-M1 musim sebelumnya.

Podium di Inggris

Podium di Inggris
27/44

Mendominasi balapan di Silverstone, Rossi finis ketiga setelah disalip oleh Dovizioso dan Vinales.

Musibah jelang balapan kandang

Musibah jelang balapan kandang
28/44

Jelang MotoGP San Marino, Rossi mengalami cedera patah tulang fibula dan tibia kaki kanannya saat latihan motorcrossi, yang membuatnya harus absen setidaknya selama satu bulan untuk pemulihan.

Foto oleh: Sky Sport

Lekas sembuh, Rossi

Lekas sembuh, Rossi
29/44

Meski dipastikan absen di San Marino, Yamaha tetap membuka garasi Rossi seperti biasa, dan menampilkan salah satu motornya.

Kembali ke lintasan lebih cepat

Kembali ke lintasan lebih cepat
30/44

Diperkirakan akan sepenuhnya pulih pada balapan di Australia, Rossi sudah siap membalap di Aragon, meski belum pulih dari cederanya.

Foto oleh: Yamaha MotoGP

Peluang gelar menipis

Peluang gelar menipis
31/44

Cedera yang membuatnya absen di San Marino membuat peluangnya dalam pertarungan gelar semakin menipis.

Foto oleh: Miquel Liso

32/44

Jelang GP Aragon, jarak poin menuju puncak klasemen melebar menjadi 42 poin, dari yang sebelumnya hanya 26 poin setelah Silverstone.

Foto oleh: Miquel Liso

Kesulitan di hari pertama

Kesulitan di hari pertama
33/44

Dengan cedera yang belum sepenuhnya pulih, Rossi kesulitan sepanjang dua latihan pertama hari Jumat. Ia menempati P18 pada FP1, dan P20 di sore harinya.

Kejutan saat kualifikasi

Kejutan saat kualifikasi
34/44

Setelah susah payah mengamankan tempat di babak Q2 kualifikasi, Rossi mengejutkan semua orang dengan performanya saat kualifikasi, di mana ia akan memulai balapan dari baris terdepan.

Aksi heroik di Aragon

Aksi heroik di Aragon
35/44

Performa menawannya saat kualifikasi diteruskannya ketika balapan, di mana ia dapat bertarung di posisi terdepan hingga akhirnya ia finis P5.

Konflik dengan Pedrosa

Konflik dengan Pedrosa
36/44

Meski banyak yang memuji Rossi dengan aksi heroiknya di Aragon, Dani Pedrosa justru mengkritik gaya balapnya.

Ia mengkritik Rossi yang tidak memberinya ruang saat mencoba menyalip di lintasan lurus utama Aragon.

Kesulitan di Motegi

Kesulitan di Motegi
37/44

Rossi menjalani akhir pekan yang sulit di Motegi, setelah terjatuh pada tikungan 8 pada FP2, Rossi harus tersingkir dari balapan lebih awal setelah terjatuh di tempat yang sama.

Tersingkir dari perburuan gelar

Tersingkir dari perburuan gelar
38/44

Hasil ini menempatkan Rossi (168) tertinggal 76 poin dari Marquez (244). Dengan tiga balapan tersisa, ia dipastikan keluar dari persaingan gelar 2017.

Sulit imbangi tim satelit

Sulit imbangi tim satelit
39/44

Masalah yang dihadapi tim pabrikan Yamaha sepanjang paruh kedua 2017 membuat mereka tak berkutik saat Zarco tampil sangat baik di Sepang.

Balapan yang gila

Balapan yang gila
40/44

Yamaha kembali menemukan tajinya di Phillip Island, Rossi dan Vinales finis di belakang Marquez dalam balapan yang dipenuhi kontak serta manuver agresif sejak awal balapan.

Pertimbangkan ubah gaya balap

Pertimbangkan ubah gaya balap
41/44

Finis kedua setelah bertarung sepanjang balapan, Rossi mengaku harus mengubah gaya balapnya agar tetap kompetitif di masa depan.

Gesekan dengan Marquez

Gesekan dengan Marquez
42/44

Rossi juga mendapat "kenang-kenangan" dari balapan tersebut, yaitu bekas ban dari motor yang dikendarai Marquez.

Beralih ke motor 2016

Beralih ke motor 2016
43/44

Sadar motor 2017 tak sebaik motor tahun sebelumnya, Rossi dan Vinales memutuskan untuk memakai motor musim lalu untuk balapan di Valencia.

Bukan hanya itu, tim pabrikan Yamaha juga akan menggunakan basis 2016 untuk motor 2018 yang sedang mereka kembangkan.

Masa depan Rossi di MotoGP?

Masa depan Rossi di MotoGP?
44/44

Kontrak Rossi bersama Yamaha akan berakhir di akhir musim 2018. Setelah kontrak itu berakhir, belum bisa diketahui secara pasti apa yang akan dilakukan pembalap kelahiran 16 Februari 1979 tersebut. Akankah The Doctor memutuskan pensiun atau tetap berusaha menjadi yang tercepat di lintasan MotoGP?

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi
Tim Yamaha Factory Racing
Tipe artikel Special feature
Tag berita motogp, review 2017
Topik MotoGP 2017