Topik

MotoGP 2017

Valentino Rossi - Review paruh musim MotoGP 2017

dibagikan
komentar
Valentino Rossi - Review paruh musim MotoGP 2017
Aditya Gagat
Oleh: Aditya Gagat
22 Jul 2017 19.57

Seperti apa perjuangan Valentino Rossi hingga paruh musim MotoGP 2017?

Slider
List

Rekan setim baru, tantangan baru

Rekan setim baru, tantangan baru
1/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo yang hijrah ke Ducati digantikan oleh Maverick Vinales dari Suzuki. Akankah Vinales justru menjadi rekan setim yang lebih tangguh bagi Rossi?

Hujan kacaukan posisi start ronde pembuka

Hujan kacaukan posisi start ronde pembuka
2/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Hujan deras dan trek basah di Losail benar-benar mengacaukan keseluruhan jadwal sesi Free Practice 4 dan kualifikasi MotoGP. Dengan demikian, posisi grid start untuk balapan mengacu pada hasil kombinasi dari sesi FP1, FP2 dan FP3. Vinales start dari pole sedangkan Rossi harus berjuang dari posisi ke-10.

Naik podium dari start ke-10 di Qatar

Naik podium dari start ke-10 di Qatar
3/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Perlahan tapi pasti, Rossi akhirnya mampu menyodok ke depan dan finis ketiga di belakang Vinales dan Andrea Dovizioso.

Vinales terbukti tangguh

Vinales terbukti tangguh
4/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Setelah ronde pertama, jelas terlihat bahwa salah satu rival terberat Rossi sekarang lagi-lagi adalah rekan setimnya di tim pabrikan Yamaha.

Vinales kembali ungguli Rossi di Argentina

Vinales kembali ungguli Rossi di Argentina
5/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Di Argentina, Marc Marquez terjatuh saat memimpin dari pole position, sedangkan Rossi yang start dari posisi ketujuh harus puas finis kedua di belakang Vinales.

Akankah muncul rivalitas di Yamaha?

Akankah muncul rivalitas di Yamaha?
6/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Mengingat sang rookie sudah bisa mengalahkan The Doctor. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, sampai kapan hubungan baik Rossi dan Vinales bertahan?

Berseteru dengan Zarco di Austin

Berseteru dengan Zarco di Austin
7/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rossi menempati posisi start ketiga di Austin dan tidak ada yang menyangka ia akan mendapat perlawanan dari rookie Johann Zarco. Keduanya terlibat dalam insiden yang membuat Race Direction menjatuhkan penalti 0,3 detik kepada Rossi.

Tak mampu kalahkan raja COTA

Tak mampu kalahkan raja COTA
8/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rossi finis kedua di belakang Marquez yang mencetak kemenangan kelima beruntun di Circuit of The Americas (COTA), sedangkan Vinales terjatuh di awal balapan. Hasil balapan membuat Rossi mengambil alih pimpinan klasemen sementara dengan 56 poin dan masih dibuntuti Vinales (50 poin).

Terseok di Jerez

Terseok di Jerez
9/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rossi dirundung banyak masalah pada motornya di Jerez. Dari posisi start ketujuh, ia akhirnya finis ke-10.

Vinales semakin mengancam di klasemen

Vinales semakin mengancam di klasemen
10/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Setelah meninggalkan Jerez, Rossi masih memimpin klasemen dengan 62 poin, tapi ia hanya unggul dua poin dari Vinales di klasemen sementara.

Duo Yamaha kencang di Le Mans

Duo Yamaha kencang di Le Mans
11/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Duo Yamaha mengunci posisi start 1-2 di Le Mans, di mana Vinales start di depan Rossi. Keduanya pun terlibat dalam duel sengit di sepanjang balapan.

Terjatuh di lap terakhir dan kehilangan puncak klasemen

Terjatuh di lap terakhir dan kehilangan puncak klasemen
12/25

Rossi terjatuh di lap terakhir saat berduel melawan Vinales untuk posisi pertama di Le Mans. Vinales pun kembali memimpin klasemen sementara dengan torehan 85 poin. Pedrosa naik ke peringkat kedua (68 poin), Rossi turun ke peringkat ketiga (62 poin), dan Marquez yang juga terjatuh di Perancis turun ke peringkat keempat (58 poin).

Alami cedera dari kecelakaan motocross

Alami cedera dari kecelakaan motocross
13/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

The Doctor mengalami kecelakaan motocross di trek Cross Club Cavallara, Pesaro Urbino, Italia pada 27 Mei. Ia menderita trauma dada dan abdominal ringan, serta langsung dibawa ke rumah sakit di Rimini. Setelah menginap selama satu malam di rumah sakit, pembalap 38 tahun itu tidak mengalami komplikasi lebih lanjut dan proses pemulihan berjalan positif.

Peluang besar untuk menang di kandang

Peluang besar untuk menang di kandang
14/25

Sempat diragukan tampil di Mugello karena cedera, Rossi melengkapi dominasi Yamaha dengan menempati posisi kedua di kualifikasi, sementara Vinales merebut pole. Raihan yang layak diapresiasi, mengingat kondisi The Doctor belum fit 100%.

Aksi heroik di Mugello dalam kondisi tidak fit

Aksi heroik di Mugello dalam kondisi tidak fit
15/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Meski belum berhasil naik podium, barisan pendukung Rossi di Mugello tetap berpesta. Sempat memimpin di awal balapan, Rossi akhirnya finis keempat di belakang Dovizoso, Vinales, dan Danilo Petrucci. Sebuah aksi heroik dari Rossi yang kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.

Tercecer sejak kualifikasi di Catalunya

Tercecer sejak kualifikasi di Catalunya
16/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Usai tersingkir ke Q1, The Doctor dipaksa bekerja keras memperebutkan tiket ke Q2. Meski sempat memperbaiki catatan waktunya, Rossi hanya mampu berada di posisi ketiga saat kualifikasi pertama. Ia pun harus start balapan dari posisi ke-13.

Semakin tertinggal di klasemen

Semakin tertinggal di klasemen
17/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rossi tampak kesulitan di sepanjang balapan hingga akhirnya finis kedelapan. Vinales masih memimpin klasemen sementara dengan torehan 111 poin, meski ia finis ke-10. Dovizioso ada di peringkat kedua dengan mengoleksi 104 poin. Marquez naik ke peringkat ketiga (88 poin), Pedrosa di peringkat keempat (84 poin), dan Rossi turun ke peringkat kelima (83 poin).

Kembali berseteru dengan Zarco di Assen

Kembali berseteru dengan Zarco di Assen
18/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rookie Yamaha Tech 3, Zarco, memulai balapan dari pole position dan memimpin 11 putaran awal balapan yang kering sebelum disalip Valentino Rossi di tikungan pertama pada Lap 12. Pembalap asal Perancis itu mencoba segera menyerang balik, menusuk ke sisi dalam Rossi di Tikungan 3 dan 4 ke kanan yang panjang, tapi kemudian menyentuh bagian belakang Rossi dan justru kehilangan posisi.

Akhirnya kembali menjadi juara di Assen!

Akhirnya kembali menjadi juara di Assen!
19/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Di seri MotoGP Belanda, Rossi akhirnya kembali menjuarai balapan setelah menunggu selama satu tahun lebih.

Tegaskan status penguasa di Assen

Tegaskan status penguasa di Assen
20/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Kemenangan di Assen musim 2017 merupakan yang ke-10 sepanjang karier The Doctor.

Kembali ke perburuan gelar juara dunia

Kembali ke perburuan gelar juara dunia
21/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Setelah balapan di Assen, Dovizioso mengambil alih puncak klasemen dengan torehan 115 poin. Vinales turun ke peringkat kedua (111 poin), sedangkan Rossi naik ke peringkat ketiga (108 poin).

Rintangan berat di Sachsenring

Rintangan berat di Sachsenring
22/25

Setelah sempat dirundung kendala teknis, Rossi harus puas start kesembilan di sesi kualifikasi yang diguyur hujan. Marquez start terdepan untuk kedelapan kalinya secara beruntun di Sachsenring.

Marquez terlalu kuat di Jerman

Marquez terlalu kuat di Jerman
23/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marquez tampil dominan dan mencetak rekor delapan kemenangan beruntun di Sachsenring. Rossi finis kelima di belakang Vinales.

Menjaga peluang juara dunia sebelum libur musim panas

Menjaga peluang juara dunia sebelum libur musim panas
24/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Sebelum menjalani masa isitrahat di musim panas, Marquez mengambil alih puncak klasemen dengan koleksi 129 poin. Ia unggul tipis lima poin atas Vinales yang naik ke peringkat kedua (124 poin) disusul Dovizioso (123) dan Rossi 119).

Masa depan Rossi di MotoGP?

Masa depan Rossi di MotoGP?
25/25

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Kontrak Rossi bersama Yamaha akan berakhir di akhir musim 2018. Setelah kontrak itu berakhir, belum bisa diketahui secara pasti apa yang akan dilakukan pembalap kelahiran 16 Februari 1979 tersebut. Akankah The Doctor memutuskan pensiun atau tetap berusaha menjadi yang tercepat di lintasan MotoGP?

Artikel MotoGP berikutnya
Marquez masih yakin Lorenzo akan menangi balapan

Artikel sebelumnya

Marquez masih yakin Lorenzo akan menangi balapan

Next article

"Stoner bisa meraih banyak gelar juara"

"Stoner bisa meraih banyak gelar juara"

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi Shop Now
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Aditya Gagat
Tipe artikel Special feature