Verstappen: Level Persaingan MotoGP Sangat Kompetitif

Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen, mengaku takjub dengan level persaingan MotoGP musim ini yang bertolak belakang dibandingkan ajang yang digelutinya, Formula 1.

 Verstappen: Level Persaingan MotoGP Sangat Kompetitif

Tahun ini jadi periode yang sangat sulit akibat pandemi Covid-19. Namun satu hal yang juga menyorot perhatian adalah tingkat persaingan MotoGP 2020 yang sulit ditebak.

Sembilan pemenang dan total 15 pembalap yang sukses meraih podium sepanjang musim ini adalah bukti bagaimana sengitnya pertarungan di dalam trek MotoGP.

Hal tersebut juga tak luput dari perhatian Max Verstappen. Pembalap top F1 itu kagum dengan level persaingan yang diperlihatkan para rider MotoGP.

Bahkan, saking sengitnya, posisi front row tidak jadi jaminan untuk bisa menang atau meraih podium. Menurutnya, ini sangat berbeda dengan yang terjadi di F1.

Baca Juga:

"Kami perlu balapan F1 lebih menarik, para pembalap lebih kompeitif. Sehingga hasil kualifikasi bukan faktor penentu," ujar Verstappen kepada Motorsport.com.

"Lihatlah MotoGP, misalnya. Meskipun Anda memulai balapan di grid ke-10, Anda masih berpeluang menang. Itu jarang terjadi dalam F1," ia menambahkan.

Juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, dan rekan setimnya di Suzuki Ecstar, Alex Rins, adalah contoh kongkrit apa yang dimaksud Verstappen.

Rins mampu menang MotoGP Aragon meski start dari posisi ke-10. Sedangkan Alex Marquez berhasil finis sebagai runner-up walau memulai dari grid 11.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, dalam konferensi pers F1 GP 70th Anniversary di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, dalam konferensi pers F1 GP 70th Anniversary di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Foto oleh: FIA Pool

Dalam MotoGP Teruel, Mir start dari urutan 12 dan mampu mengakhiri balapan di podium ketiga. Lalu saat menang di Valencia, ia memulai dari P5.

Joan Mir juga sukses menjadi juara dunia kendati tidak pernah meraih pole position, seperti yang dilakukan Wayne Gardner pada 1992 silam.

Fakta yang tak kalah luar biasa, lebih dari separuh putaran MotoGP 2020 dimenangkan oleh pembalap dari tim satelit.

Semua itu sebagian bukti sengitnya perburuan titel di kelas premier musim ini. Tak heran bila Verstappen berharap level persaingan F1 bisa seperti MotoGP.

dibagikan
komentar
Kenangan Manis Dovizioso di MotoGP Austria 2019

Artikel sebelumnya

Kenangan Manis Dovizioso di MotoGP Austria 2019

Artikel berikutnya

Pemulihan Marc Marquez Lebih Lama dari Perkiraan

Pemulihan Marc Marquez Lebih Lama dari Perkiraan
Muat komentar