Vinales akan memiliki status yang sama seperti Rossi

Maverick Vinales akan memiliki status yang sama – dalam hal pengembangan teknis – seperti Valentino Rossi di Movistar Yamaha, Hal ini diungkapkan oleh Crew Chief pembalap Spanyol tersebut.

Vinales resmi diperkenalkan di hadapan publik sebagai pembalap Yamaha saat event launching YZR-M1 2017 di Madrid, Spanyol pada pertengahan Januari lalu.

Mantan pembalap Suzuki itu juga memiliki Crew Chief anyar pada musim 2017, yakni Ramon Forcada, yang sebelumnya mendampingi Jorge Lorenzo sejak 2008.

Forcada menegaskan bahwa Yamaha selalu memperlakukan kedua pembalapnya dalam posisi yang sama. Ia pun meyakini perlakuan sama ini juga akan diterapkan kepada Vinales dan Rossi, meskipun The Doctor lebih berpengalaman.

Forcada lalu mengungkapkan Rossi dan Lorenzo mengendarai dua motor yang sangat berbeda pada akhir 2016, sekaligus bukti bahwa Vinales dibebaskan untuk mengembangkan motor sesuai arahnya sendiri.

“Yang jelas adalah Vinales akan memiliki status yang sama seperti Rossi. Begitu pula kedua pembalap yang pernah ada di Yamaha,” ucap Forcada kepada Motorsport.com.

“Sejak saya tiba di tim (pada 2008), tidak pernah ada pembalap kedua. Kedua pembalap memiliki status yang sama untuk para engineer.

“Buktinya, kami menjalankan dua hal berbeda (bagi setiap pembalap). Tahun lalu kami mengakhiri musim dengan Jorge memakai sasis, swing-arm, knalpot dan suspensi berbeda dari Valentino.

“Itu tidak berarti kami membuat motor berbeda – hanya setiap pembalap memilih apa yang dia inginkan. Jika Valentino dan Maverick menyukai sasis berbeda, maka mereka akan memakai sasis yang paling disukai.

“Yamaha selalu memberikan yang terbaik bagi setiap pembalapnya, terlepas apakah cocok atau tidak cocok dengan motor lain. Yamaha tidak pernah memaksa pembalap untuk memakai yang dipakai pembalap lain.”

Kemampuan adaptasi

Vinales menutup tes akhir musim Valencia dengan menjadi yang tercepat. Ia bahkan juga kembali tampil tercepat saat tes privat Yamaha di Sepang, walaupun catatan waktu lap miliknya tidak dipublikasikan tim.

Forcada pun merasa kemampuan adaptasi Vinales dalam mengendarai Yamaha telah begitu impresif.

“Sejak kami memulai bekerja, Maverick mencoba banyak part motor dan menjelaskan sasis yang dia lebih sukai, serta apa swing-arm dan mesin yang terbaik untuknya,” tutur Forcada.

“Dia beradaptasi pada detail kecil, itu berarti kami tidak perlu membuang waktu. Sebagai contoh, kami mengangkat berat jok motor karena kami berpikir itu lebih cocok untuk motor, dan dia menyesuaikan posisi tersebut.

“Dia tahu perbedaan antara Suzuki dan Yamaha sebelum naik motor. Saya tidak berpikir dia bisa beradaptasi begitu cepat, tapi faktanya dia berhasil melakukannya, dengan hanya mengikuti pembalap lain di trek.

“Dia tidak 100 persen benar, tapi dia hampir benar. Itulah mengapa kami cepat sejak awal.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Maverick Viñales
Tim Yamaha Factory Racing
Tipe artikel Interview