MotoGP
12 Mei
Event berikutnya
72 hari
Selengkapnya:

Vinales Minta Yamaha Fokus Benahi Grip M1

Maverick Vinales mendesak Yamaha fokus membenahi grip belakang, yang dianggapnya sebagai kelemahan YZR-M1. Pembalap Spanyol ini menilai hal tersebut lebih vital daripada power.

dibagikan
komentar
Vinales Minta Yamaha Fokus Benahi Grip M1

Vinales menjelaskan M1 sulit dikalahkan ketika grip (daya cengkeram) dalam kondisi bagus. Hal itu tampak dalam MotoGP 2020, di mana Yamaha memenangi tujuh dari 14 race.

Meski paling banyak menang, ini tidak membuat para pembalap puas dan mengkritik kinerja motor yang dianggap tak maksimal, terutama mereka yang menggunakan spek 2020.

Tiga dari total kemenangan Yamaha diraih lewat Franco Morbidelli, yang memakai motor tipe tahun lalu. Rider Petronas Yamaha SRT itu menang di San Marino, Aragon, dan Valencia.

Namun, tiga lainnya atas nama Fabio Quartararo dan satu dari Vinales di Emilia Romagna sama sekali dinilai tidak memuaskan oleh mereka, terutama nama yang disebut belakangan.

Baca Juga:

Vinales lelah dengan performa buruk motor yang kerap terjadi, khususnya memasuki periode paruh kedua MotoGP 2020. Dalam tujuh balapan terakhir, ia tidak pernah podium.

Musim 2021, tim akan tetap memakai mesin 2020 demi memangkas biaya pengembangan usai dihantam pandemi virus corona penyebab Covid-19 selama satu tahun.

Meski begitu, tim tetap dibebaskan meningkatkan bagian-bagian tertentu motor. Dan Vinales mengharapkan progres signifikan pada motornya agar tak lagi bermasalah.

"Yang saya inginkan menjalani musim normal untuk bersaing dan meraih hasil maksimal dari diri sendiri," ujar pembalap tim pabrikan Yamaha itu seperti dikutip Motorsport.com.

"Kadang sulit memberikan yang terbaik, tapi itu yang ingin terus saya coba. Kami kini ada dalam titik terendah. Pada race terakhir (Portugal) kami ada di luar urutan 10 besar."

Untuk dapat meningkatkan standar performa, Vinales meminta Yamaha berfokus pada area-area yang spesifik. Pasalnya, ia masih ragu timnya tahu cara memperbaiki kelemahan M1 2020.

Pembalap Yamaha Factory Racing, Maverick Vinales, menyebut grip sebagai masalah utama motor M1 pada MotoGP 2020.

Pembalap Yamaha Factory Racing, Maverick Vinales, menyebut grip sebagai masalah utama motor M1 pada MotoGP 2020.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Setelah apa yang terjadi sepanjang musim lalu, pembalap 25 tahun terebut meminta teknisi tim asal Iwata untuk mengembangkan kekuatan motor alih-alih membenahinya.

Vinales menilai kurangnya tenaga mesin, yang telah jadi kelemahan M1, bukan problem utama, karena kecepatan yang terlalu tinggi juga berpotensi menyebabkan lebih banyak masalah.

Ia hanya berharap motor memiliki daya cengkeram atau grip yang lebih baik, khususnya pada bagian belakang, ketika berakselerasi. Ini elemen yang kurang dari M1 2020.

"Yamaha memiliki beberapa bulan untuk membawa motor yang bagus. Masalah power, ok, namun apa yang saya minta (untuk diperbaiki) adalah grip," Vinales mengungkapkan.

"Saya perlu banyak grip di belakang. Kami membutuhkan itu bahkan walau motor tidak cepat, ketika kami memiliki daya cengkeram yang baik, kami sulit dikalahkan," ia menambahkan.

Menurut Vinales, dengan grip yang baik, itu cukup untuk membawa Yamaha bersaing menjadi juara. Ini terbukti dengan M1 2019 milik Morbidelle yang traksinya fantastis.

Quartararo Ingin Kendalikan Emosi Mulai Musim Depan

Artikel sebelumnya

Quartararo Ingin Kendalikan Emosi Mulai Musim Depan

Artikel berikutnya

Rossi Akui MotoGP 2020 Lebih Sulit dari Perkiraannya

Rossi Akui MotoGP 2020 Lebih Sulit dari Perkiraannya
Muat komentar