Vinales targetkan gelar juara, bukan tahun adaptasi di Yamaha

Pembalap anyar Yamaha, Maverick Vinales, menargetkan gelar juara dunia, yang dihitung mulai seri pembuka MotoGP 2017.

Vinales terikat kontrak dengan pabrikan Jepang ini selama dua tahun. Digaet sebagai pengganti Jorge Lorenzo, pembalap berusia 22 tahun itu tampil tercepat saat tes akhir musim Valencia. Ia pun meyakini telah cukup belajar dan mampu menjadi penantang di barisan depan bersama Yamaha.

“Sejujurnya, ini akan menjadi tahun ketiga saya di MotoGP. Saya pikir sudah cukup belajar untuk mendapatkan pengalaman dan mengetahui bagaimana balapan berjalan,” ucap Vinales dalam launching YZR-M1 2017 di Madrid.

“Saya tahu, saya akan membutuhkan pengalaman dengan Yamaha di balapan. Tapi saya pikir dari balapan pertama kami bisa mulai untuk bertarung demi gelar juara. Penting untuk mengawali musim dengan mentalitas ini. 

“Karena mungkin di pertengahan musim, jika Anda mulai memikirkan (gelar juara), itu sudah terlambat. Jadi, Anda harus mulai memikirkan seperti itu dan selalu memikirkan target ini.”

Ditanya tentang bagaimana ia mengharapkan dapat tampil maksimal dengan YZR-M1, Vinales pun menjawab: “Biasanya, saya beradaptasi sangat cepat. Di Sepang (tes privat), feeling saya sudah siap, ‘Ini motor saya. Saya melakukan apa yang saya inginkan’. Tapi lalu datang pembalap lain (dan lebih cepat. Anda tentu harus meningkatkan diri.

“Saya pikir tahun ini kami perlu untuk tidak gugup. Tahun lalu, saya kadang-kadang merasa gugup ketika tidak 100 persen. Juga dengan motor, yang mana saya masih lebih lambat 0,4 detik. Saya pikir bisa selalu ada di sana tahun ini. Dan ini penting karena membuat saya sangat tenang.”

Perihal tekanan menjadi pembalap Yamaha, Vinales justru menanggapi santai. “Tentang tekanan, saya selalu bekerja sangat baik menghadapinya. Saya ingat, ketika kontrak antara Suzuki dan Yamaha, ada banyak tekanan. Dan saya melakukan yang terbaik.

“Biasanya, ini aneh. Tapi tekanan membuat saya bahkan bekerja lebih baik, karena saya tahu ada target dan merasa termotivasi.”

Pengalaman di Suzuki

Vinales debut di MotoGP 2015 dengan memperkuat tim pabrikan Suzuki. Bersama mantan rekan setim, Aleix Espargaro, kedua pembalap bertugas mengembangkan paket motor GSX-RR.

Ia juga meyakini bahwa pengalaman di Suzuki akan memberikan landasan baik di Yamaha.

“Saya pikir, saya telah banyak belajar di Suzuki, karena tidak mudah untuk mengembangkan motor dari bawah. Pengalaman ini telah memberikan saya banyak keuntungan. Saya memahami sangat baik bagaimana performa motor,” terang Vinales.

“Itu adalah kemajuan belajar yang baik. Dan sejujurnya, saya berada di level sangat baik di semua area. Saya sangat senang dan bersyukur.

“Karena ketika saya pindah ke Yamaha, ini sedikit lebih mudah untuk melaju cepat. Catatan waktu itu ada di sana.

“Ketika Anda sudah punya satu motor yang membuatmu 100 persen, bahkan dalam sesi FP1, maka Anda akan terbiasa. Jika saya bisa membawa Yamaha 110 persen, saya pikir motor ini akan berada di level yang sangat baik.”

Laporan tambahan oleh German Garcia Casanova 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Maverick Viñales
Tipe artikel Breaking news