Yamaha Ingin Rossi Bersiap untuk MotoGP Eropa

Yamaha telah mempersiapkan pembalap World Superbike, Garett Gerloff sebagai pengganti Valentino Rossi untuk MotoGP Eropa. The Doctor masih positif Covid-19 usai hasil tes terakhir.

Yamaha Ingin Rossi Bersiap untuk MotoGP Eropa

Rossi harus melewatkan dua balapan di Aragon akhir bulan lalu lantaran terpapar virus corona seusai MotoGP Prancis.

Yamaha kembali melakukan tes Covid-19 kepada Rossi pada Selasa (3/11/2020), yang mana hasilnya dinyatakan positif lagi. Pembalap 41 tahun itu kemudian melakukan tes PCR pada Kamis (5/11/2020).

Bila tes terakhir hasilnya negatif, Rossi memiliki waktu yang cukup untuk melakukan tes PCR kedua dan menuju ke Valencia.

Namun, jika The Doctor dinyatakan tidak fit, maka Yamaha akan mengandalkan Gerloff. Mantan pembalap MotoAmerica Superbike itu debut WorldSBK 2020 bersama GRT Yamaha. Sepanjang musim ini, dia telah mencatatkan tiga podium di Catalunya dan Estoril.

Andai Gerloff diturunkan, dia pun bakal melakoni debutnya di MotoGP - menjadi pembalap pertama asal Amerika Serikat di kelas premier sejak Nicky Hayden.

Pembalap tes, Jorge Lorenzo, dipastikan takkan menggantikan Rossi karena sedang dalam tahap negosiasi dengan Aprilia. Meski prioritasnya adalah bertahan dengan pabrikan garpu tala.

Sebelumnya, Yamaha memilih untuk tidak menempatkan Lorenzo di atas YZR-M1 pada MotoGP Teruel. Mereka beralasan tidak ingin membebani tim yang akan kewalahan dalam mengadaptasi pembalap yang berbeda ke motornya.

Bagaimanapun, dalam regulasi MotoGP, Yamaha diperbolehkan untuk menunjuk pengganti Rossi pada akhir pekan ini jika tidak bisa mengikuti balapan.

Gerloff menyebut kesempatan itu sebagai mimpi, dengan mengatakan: "Saya merasa sangat terhormat karena Yamaha telah mempertimbangkan saya untuk kesempatan ini. Tahun ini merupakan petualangan yang luar biasa, dan ini akan menjadi puncaknya."

Baca Juga:

"Mengendarai Yamaha YZR-M1 merupakan impian saya sejak memulai balapan sejak bertahun-tahun lalu, dan bisa mewujudkannya sangat menyenangkan.

"Tapi saya meminta maaf karena mengambil peluang ini dalam keadaan yang tidak menguntungkan bagi Valentino. Saya benar-benar merasa sedih untuknya dan berharap dia cepat pulih. Kami semua merindukan nomor 46 di trek.

"Semua yang terbaik untuknya. Jika saya bisa mengendarai M1 pada akhir pekan ini, itu akan menjadi perjuangan berat karena tak mengetahui motor, ban, rem, dan lain-lain.

"Begitu juga, saya tidak pernah berada di trek Valencia sebelumnya. Tapi saya yakin pada diri sendiri dan siap menghadapi tantangan! Terima kasih Yamaha!

Rossi berujar, bahwa dirinya sudah fit hanya beberapa hari dari gejala pertama dan dia berharap hasil tesnya negatif, sembari menegaskan kehilangan banyak dari absen dua balapan.

"Virus ini sangat rumit dan serius," ucapnya.

"Saya merasa tak enak badan selama dua hari, kemudian dalam beberapa hari saya merasa sepenuhnya fit. Saya melakukan isolasi mandiri di rumah dan mengikuti nasihat medis dengan ketat.

"Itu sangat menyedihkan dan situasinya sulit, tapi itu satu-satunya cara. Sayangnya, pada Selasa lalu, hasil tes kembali menunjukkan positif, seperti yang sebelumnya.

"Untungnya, saya memiliki kesempatan selama dua hari untuk kembali ke trek pada Jumat atau Sabtu. Saya sangat sedih karena saat ini merasa baik-baik saja. Saya tak sabar untuk kembali ke M1 dan bergabung dengan tim. 

"Saya berharap tes PCR berikutnya akan menunjukkan hasil negatif, karena melewatkan dua balapan sudah terlalu banyak," tutur Rossi.

Garrett Gerloff, GRT Yamaha

Garrett Gerloff, GRT Yamaha

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Formasi Baru Pembalap Tidak Ganggu Pengembangan KTM

Artikel sebelumnya

Formasi Baru Pembalap Tidak Ganggu Pengembangan KTM

Artikel berikutnya

Vinales: Morbidelli Layak Dapat Motor Spek Terbaru

Vinales: Morbidelli Layak Dapat Motor Spek Terbaru
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Lewis Duncan