Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Reactions

Tak Lagi Pikirkan Pensiun, Johann Zarco Incar Gelar Juara MotoGP

Pembalap Tim Pramac Racing-Ducati Johann Zarco mengungkapkan bahwa saat ini dirinya sedang tidak memikirkan pensiun lantaran masih ingin meraih gelar juara MotoGP.

Johann Zarco, Pramac Racing

Johann Zarco mengakhiri MotoGP 2021 di peringkat kelima klasemen pembalap. Itu pun jadi pencapaian terbaiknya di kelas premier balap roda dua tersebut.

Pada paruh pertama musim lalu, Zarco menjadi salah satu pembalap yang berpotensi membawa pulang gelar juara dunia. Kerap bersaing memperebutkan podium membuatnya terlihat seperti lawan yang sepadan untuk rider Yamaha, Fabio Quartararo, serta Ducati Francesco Bagnaia.

Sayangnya masuk paruh kedua musim Zarco mengalami penurunan performa. Ia jarang memberikan perlawanan berarti dalam memperebutkan podium.

Dari sepuluh balapan terakhir 2021, Zarco tercatat tiga kali finis di luar zona poin. Dua di antaranya berujung gagal finis.

Hal itu pun membuatnya semakin termotivasi untuk juara di kelas MotoGP, mengingat saat promosi ke kategori tertinggi, Zarco digadang-gadang sebagai juara masa depan.

Sayang hingga usianya yang sudah 31 tahun, ia tetap belum bisa memenuhi target besarnya itu. Ditambah, dengan usia yang tidak lagi muda, banyak rumor yang mengatakan Zarco akan pensiun dalam waktu dekat.

Baca Juga:

Rumor itu pun dengan cepat ditepis oleh Zarco. Rider asal Prancis ini mengatakan bahwa ia justru semakin termotivasi untuk meraih gelar juara, dan sekarang sudah tak memikirkan lagi masa pensiun.

"Di kelas primer ini, ada mimpi yang belum saya realisasikan, yakni menjadi juara," ujar pembalap yang meraih gelar juara Moto2 secara beruntun pada musim 2015 dan 2016.

"Ada sesuatu dalam diri saya yang masih bisa dikembangkan. Saya juga merasa bahwa waktu saya untuk mengakhiri karier saya belum datang. Gagal menjadi juara musim lalu justru makin memotivasi saya untuk meraih hasil yang lebih baik lagi.

"Saya mungkin sudah berusia 31 tahun, saya termasuk salah satu pembalap generasi lampau, sudah senior. Tapi, saya masih bisa menikmati momen balapan selama 20 pekan dan bersaing secara kompetitif di setiap seri."

Reputasi Johann Zarco saat turun di Moto2 memang mengundang decak kagum. Saat merebut gelar pertamanya pada 2015, ia hanya empat kali gagal finis di podium.

Sementara pada musim 2016, ia mengalahkan nama-nama besar yang sekarang balapan bersamanya di MotoGP seperti Alex Rins, Franco Morbidelli, dan Takaaki Nakagami.

Johann Zarco, Pramac Racing, saat tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Jerez, Spanyol, beberapa waktu lalu.

Johann Zarco, Pramac Racing, saat tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Jerez, Spanyol, beberapa waktu lalu.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Francesco Bagnaia Tak Tertarik Uji Motor MotoE Ducati
Artikel berikutnya Penguatan Eksistensi Ducati Bisa Ancam Keseimbangan MotoGP

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia