Formulino E, single-seater junior elektrik pertama di dunia

dibagikan
komentar
Formulino E, single-seater junior elektrik pertama di dunia
Oleh: Scott Mitchell
Co-author: Tim Biesbrouck
15 Mar 2017 15.25

Formulino E diperkirakan bisa menjadi batu loncatan pembalap muda yang ingin menembus kasta tertinggi ajang balap elektrik, Formula E.

Mobil yang merupakan hasil kolaborasi Dallara (pembuat sasis Formula E) dan Punch Powertrain itu baru saja menyelesaikan sesi shakedown awal pekan ini di sirkuit Zolder, Belgia. Formulino E resmi diluncurkan pada hari Rabu dalam acara Kongres Mobil Elektrik Eropa di Jenewa.

Kepala konsorsium yang berada di belakang Formulino E, Thierry Deflandre, berharap mobil-mobil Formulino E dapat digunakan di ajang pendukung Formula E atau GT Elektrik (EGT). Sebuah harapan yang diamini oleh pembalap Audi Formula E, Lucas di Grassi.

"Saya kira itu hal yang bagus," ucap di Grassi kepada Motorsport.com. "Saya senang mobil ini bisa cepat terealisasi.

"Mobil ini akan menjadi persiapan yang bagus – seperti ajang F2 untuk F1. Selain itu mobil ini lebih murah dan sederhana untuk dioperasikan."

Sasis Formulino E lahir dari konsep mobil Formulino yang pertama kali diproduksi oleh Dallara pada tahun 2007 untuk menyuplai kejuaraan seperti ADAC Formel Masters dan MRF Challenge yang berbasis di India.

Mobil Formulino E akan menggunakan motor penggerak dengan kisaran tenaga 120kW (160dk) hingga 200kW (268dk). Sementara kecepatan puncak diperkirakan akan melebihi 193km/j.

Formulino E
Artikel Other open wheel berikutnya
Frost akan berlaga di Formula Masters China 2017

Artikel sebelumnya

Frost akan berlaga di Formula Masters China 2017

Next article

Aksi Keanon Santoso vs simulator Assetto Corsa

Aksi Keanon Santoso vs simulator Assetto Corsa

Tentang artikel ini

Kejuaraan Other open wheel
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news