ISSOM: Andika Rama rengkuh podium perdana di kategori Master

dibagikan
komentar
ISSOM: Andika Rama rengkuh podium perdana di kategori Master
Oleh: Derry Munikartono , Journalist
1 Mei 2018 11.35

Baru promosi ke kelas Master, Andika Rama Maulana langsung unjuk gigi dengan podium pertamanya di seri kedua Honda Jazz Speed Challenge (HJSC).

Podium Honda Jazz Speed Challenge: Pemenang balapan, Fitra Eri, Honda Bandung Center, Peringkat kedua, Zharfan Rahmadi, Cep Minsel, Peringkat Ketiga, Andika Rama Maulana, Honda Bandung Center
Podium Honda Jazz Speed Challenge: Pemenang balapan, Fitra Eri, Honda Bandung Center, Peringkat kedua, Zharfan Rahmadi, Cep Minsel, Peringkat Ketiga, Andika Rama Maulana, Honda Bandung Center

Foto oleh: Honda Racing Indonesia

Para pembalap berbakat kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam ajang Honda Jazz Speed Challenge (HJSC), yang telah memasuki seri kedua pada 29 April di Sirkuit Sentul, Bogor.

Adalah Andika Rama Maulana, yang baru saja promosi dari kategori Rising Star, menjadi pusat perhatian dengan merengkuh podium perdananya di kategori Master.

Pembalap yang membela Honda Bandung Center (HBC) itu menyelesaikan balapan di posisi ketiga, di belakang rekan satu timnya, Fitra Eri, yang meraih kemenangan, serta punggawa Cep Minsel, Zharfan Rahmadi, yang menduduki peringkat kedua.

Untuk kelas rising star, posisi pertama kembali dikuasai oleh Avan Abdullah dari tim Bank BJB Delta Garage, disusul oleh pembalap belia, Avila Bahar (Honda Pekanbaru), di posisi kedua, dan Hafiz Muhammad Boutros Hadi melengkapi podium di posisi ketiga.

Sementara itu, di kelas Promotion, dua pembalap privateer mengisi dua podium teratas, Annis Badrouf, dan M. Andry Abirezky. Adapun peringkat ketiga dikuasai Arief Budiman dari Yanspeed Motorsport.

“Berbeda dengan kelas Rising Star, di kelas Master saya belajar lebih peka terhadap mobil yang dikendarai,” ujar pria yang akrab disapa Rama itu saat menjelaskan persiapannya dalam bertarung di kelas tertinggi HJSC.

“Saya harus mengetahui bagian apa saja yang harus di-improve dan memaparkannya secara detail kepada tim agar mobil saya memiliki performa yang maksimal.

“Selain itu, saya juga harus menyiapkan mental karena persaingan di kelas Master sangat ketat, sedikit saja lengah maka dapat tertinggal jauh.”

Berbicara tentang targetnya sebagai rookie di kelas Master, Rama mencanangkan untuk dapat menyelesaikan setiap balapan, serta mampu mengimbangi rekan satu timnya, Fitra Eri, yang merupakan nama kondang dalam dunia balap Nasional.

“Tentunya, yang utama adalah saya harus finish dengan selamat dan mendapatkan lebih banyak juara podium agar bisa bersaing dengan Fitra Eri,” paparnya.

Tidak hanya kelas Honda Jazz, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga menggelar ajang one make race Honda Brio, Honda Brio Speed Challenge (HBSC) 2018 yang juga memasuki seri kedua.

Di kelas Promotion, Huga Laverda Labib berada di posisi teratas podium, sementara Rio R. Bramantio menduduki posisi kedua, adapun peringkat ketiga diisi Irvan Fauzie.

Untuk kelas Rookie, Aditya Gunarsa kembali menempati posisi teratas, diikuti Reyno Y. Romein di posisi kedua, dan M. Hari Widodo di urutan ketiga.

Menyambut seri kedua HJSC dan HBSC, Jonfis Fandy selaku Marketing and After Sales Service Director PT HPM mengatakan, “Di seri kedua, seluruh pembalap bersaing ketat untuk meraih podium.

“Bakat mereka terus berkembang melihat banyaknya pembalap Honda Brio yang naik ke kelas Honda Jazz, masih banyak waktu untuk para pembalap mengejar skor hingga seri terakhir.

“Kami harap mereka dapat terus menunjukkan kemampuan terbaiknya yang didukung performa mesin Honda Brio dan Honda Jazz yang bertenaga.”

Selain itu, beberapa pembalap unggulan Honda juga turut berpartisipasi dalam seri kedua Indonesia Touring Car Championship (ITCC) kelas 1.500. Fitra Eri menempati podium teratas, diikuti oleh Zharfan Rahmadi di posisi kedua, serta Avan Abdullah di peringkat ketiga.

Slider
List

Honda Jazz Speed Challenge

Honda Jazz Speed Challenge
1/2

Honda Brio Speed Challenge

Honda Brio Speed Challenge
2/2
Next article
Alinka berbagi pengalaman di Toyota Gazoo Racing Festival

Artikel sebelumnya

Alinka berbagi pengalaman di Toyota Gazoo Racing Festival

Next article

Alinka: IMI kini lebih apresiasi pembalap Indonesia

Alinka: IMI kini lebih apresiasi pembalap Indonesia
Muat komentar