Avila Bahar Tingkatkan Kemampuan di Setiap Balapan

Pembalap Honda Racing Indonesia, Avila Bahar, memiliki target besar pada tahun depan dan berharap dapat menjajal Sirkuit Mandalika.

Avila Bahar Tingkatkan Kemampuan di Setiap Balapan

Avila merupakan salah satu pembalap muda bertalenta yang memiliki harapan besar untuk dunia balap Indonesia.

Putra dari pembalap nasional terbaik, Alvin Bahar, itu juga mendedikasikan dirinya untuk otomotif karena ingin memajukan motorsport di Tanah Air.

Tahun pertama bersama Honda Racing Indonesia, Avila telah memperlihatkan kinerja yang cukup mengesankan dengan mengendarai Honda Jazz.

Baca Juga:

Mulai tahun depan, Honda City Hatchback RS akan memainkan debutnya, dan Avila ingin mencapai hasil terbaik menggunakan mobil baru, seperti yang diungkapkannya dalam wawancara bersama Motorsport.com Indonesia berikut:

Bagaimana jalannya kompetisi tahun ini? Sesuai harapan atau tidak?

Untuk harapan, belum sepenuhnya tercapai. Tapi, bisa dikatakan hasil yang didapatkan cukup baik. Khususnya di awal tahun, mengingat ini menjadi tahun pertama saya memperkuat Honda Racing Indonesia dan turun di kelas Indonesian Touring Car Race (ITCR).

Saya bersyukur di awal musim bisa memimpin di seluruh kategori, tapi setelah itu saya cukup kesulitan dan harus melakukan beberapa perubahan karena kondisi trek dan sebagainya.

Secara keseluruhan, saya tidak mempermasalahkannya karena kami tidak menargetkan tempat pertama di balapan maupun klasemen. Intinya adalah kami ingin beradaptasi dahulu dengan tim baru. Tahun depan, kami mulai fokus mengejar hasil terbaik.

Seberapa besar pengaruh Covid-19 terhadap Anda?

Sungguh disayangkan tahun lalu ISSOM harus membatalkan kejuaraan. Biasanya ini digelar dalam enam sampai tujuh seri. Tapi, tahun ini saya sangat senang tahun ini Sentul bisa menggelar ISSOM sebanyak enam seri.

Bagaimana cara Anda menjaga kondisi untuk tetap bugar dan fokus saat Covid-19 memaksa kompetisi ditunda?

Balik lagi ke diri sendiri. Saya selalu berusaha menjaga protokol kesehatan untuk mencegah terpapar Covid-19. Sebagai atlet balap saya juga menjaga kebugaran dengan berolahraga ringan.

Saya juga menjaga pola makan, tidur yang teratur, dan pastinya selalu berdiskusi dengan tim sebagai persiapan balap.

Honda City Hatchback RS, Honda Prospect Motor

Honda City Hatchback RS, Honda Prospect Motor

Foto oleh: Muhamad Fadli

Apa perbedaan terbesar dari Honda Jazz dan Honda City Hatchback?

Saya baru mencoba mobil standar yang dipakai untuk harian, jadi saya baru bisa memberikan perbedaan dengan sama-sama standar.

Yang saya rasakan City itu memiliki center of gravity (pusat gravitasi mobil) yang lebih baik karena memiliki desain yang lebih rendah. Saya juga melihat wheelbase (jarak sumbu roda) City ini lebih lebar dan cocok jika dijadikan mobil balap.

Mesin City Hatchback juga saya dengar memiliki torsi yang lebih besar dibandingkan dengan Honda Jazz, jadi ini sesuatu yang sangat bagus.

Perubahan mobil dari Honda Jazz ke Honda City Hatchback, apakah akan memengaruhi gaya balap?

Saya selalu meningkatkan gaya balap pada setiap seri mengikuti kondisi trek dan juga cuaca yang kerap berubah-ubah. Meski kami balapan di trek yang sama, pasti ada saja perubahan yang kami lakukan di setiap seri.

Apa yang akan dirindukan dari mobil Honda Jazz?

Menurut saya, Honda City sudah jauh lebih baik daripada Honda Jazz dalam hal desain dan tenaga yang dihasilkan.

Saya pikir ini City melengkapi Jazz, mengingat saya yang sudah empat tahun balapan menggunakan Honda Jazz, jadi sangat memahami perbedaannya.

Avila Bahar, Honda Racing Indonesia

Avila Bahar, Honda Racing Indonesia

Foto oleh: PT Honda Prospect Motor

Apa target untuk tahun depan?

Target utama pastinya menjadi juara nasional. Untuk realistisnya, menjadi lebih baik dibandingkan dengan tahun ini. Kalau bisa, saya ingin membuktikan Honda City Hatchback ini mobil yang lebih baik daripada Jazz.

Apa pendapat tentang Sirkuit Mandalika?

Saya sangat senang kita memiliki lagi sirkuit berskala internasional lainnya. Sebenarnya saya sudah sangat senang bisa balapan di Sentul, tapi akan lebih menyenangkan jika memiliki kesempatan untuk mengaspal di Sirkuit Mandalika.

Mungkin ISSOM bisa dibawa ke Sirkuit Mandalika, satu atau dua seri, pasti akan sangat menyenangkan.

Kedua sirkuit ini juga memiliki karakter yang berbeda, jadi ini juga bagus bagi para pembalap untuk meningkatkan jam terbang dan kemampuan mereka.

Apakah sudah ada undangan dari Honda Indonesia untuk menjajal Sirkuit Mandalika?

Sejauh ini belum. Tapi, saya berharap Honda bisa membawa kami ke sana.

Harapan untuk Sirkuit Mandalika?

Semoga Sirkuit Mandalika dapat membuat banyak orang lebih paham tentang motorsport, dan jadi sarana untuk memberikan edukasi.

Saya juga berharap pemerintah Indonesia bisa mendukung para pembalap Tanah Air untuk mengasah kemampuannya agar bisa bersaing di kandah internasional.

dibagikan
komentar
Honda Resmi Hentikan Petualangan Jazz di ISSOM
Artikel sebelumnya

Honda Resmi Hentikan Petualangan Jazz di ISSOM

Artikel berikutnya

Profil Avila Bahar, Pembalap Honda Racing Indonesia

Profil Avila Bahar, Pembalap Honda Racing Indonesia
Muat komentar