Neuville Menang Pertama bersama Wydaeghe

Thierry Neuvile dan navigator barunya, Martijn Wydaeghe, memenangi Reli Ciocco di Italia sedangkan Craig Breen mundur di SS5 usai kecelakaan.

Neuville Menang Pertama bersama Wydaeghe

Hyundai Motorsport menurunkan dua pasang pereli di Reli Ciocco, Thierry Neuville dan navigator barunya, Martijn Wydaeghe, serta Craig Breen-Paul Nagle. Keduanya turun dengan Hyundai i20 R5 pada lomba yang berakhir Sabtu (13/3/2021) lalu itu.

Neuville memanfaatkan lomba Reli Ciocco untuk meningkatkan chemistry dan komunikasi dengan Wydaeghe yang baru mendampinginya – menggantikan Nicolas Gilsoul – hanya beberapa hari sebelum Reli Monte Carlo, lomba pertama Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2021.

Adapun Breen dan Paul menjadikan Reli Ciocco untuk meningkatkan potensi mereka sebagai pasangan pereli.

Namun, hasil berbeda diperoleh kedua pasangan Hyundai di medan aspal Reli Ciocco yang mereka jadikan pemanasan untuk Reli Kroasia, 22-25 April mendatang tersebut. Neuville berhasil menang sedangkan Breen mundur usai kecelakaan yang diawali ban bocor.   

Dalam lomba yang berlangsung dalam 10 trayek khusus (special stage/SS) tersebut, Neuville-Wydaeghe mampu menjadi yang tercepat dengan total waktu 1 jam 2 menit dan 32,2 detik.

Pasangan pereli asal Belgia itu unggul 22,7 detik atas duet Albertini Stefano-Fappani Danilo yang menggunakan Skoda Fabia Rally2 Evo.

Baca Juga:

Peringkat ketiga ditempati pasangan pereli Italia lainnya, Basso Giandomenico-Granai Lorenzo. Duet yang juga memakai Skoda Fabia Rally2 Evo itu tertinggal 31,4 detik dari Neuville-Wydaeghe.

Neuville-Wydaeghe langsung memimpin klasemen setelah memenangi SS1. Tetapi, Breen menjawab tantangan rekan setimnya itu dengan menguasai SS2 sekaligus menggeser Neuville di klasemen.

Breen kemudian kembali menang dengan menjadi yang tecepat di SS4. Tetapi, di SS5, Breen dan Nagle harus mundur dari lomba setelah mengalami kecelakaan yang mereka sebut sebagai ‘nasty accident’.

“Kami mengalami kebocoran ban depan kanan di sebuah tikungan kanan yang cepat dan diikuti tikungan ke kiri yang sempit. Saat saya membelok ke kiri, ban langsung lepas. Kami pun menjadi penonton sejak saat itu,” ucap pereli asal Rep. Irlandia tersebut.

“Kami berdua baik-baik saja meskipun agak terguncang. Setelah ke rumah sakit untuk memeriksa semuanya, kami dinyatakan tidak mengalami masalah serius.”

 

Jika Breen bernasib sial, hal sebaliknya dialami Neuville. Bersama Wydaeghe, ia mampu memenangi lima SS (1, 6, 7, 8, 9) Reli Ciocco. Duet Neuville-Wydaeghe sendiri kembali mengambil alih pimpinan klasemen lomba sejak start SS4 setelah sebelumya, SS3, finis kedua.

Persoalan komunikasi dengan sang co-driver baru diungkapkan Thierry Neuville setelah finis ketiga pada Reli Monte Carlo, 21-24 Januari lalu. Namun, masalah itu hanya terjadi di beberapa SS.

Performa Thierry Neuville dan co-driver Martijn Wydaeghe pun tidak terlalu buruk dari dua lomba WRC yang sudah digelar. Mereka kembali naik podium ketiga di Reli Arctic Finlandia, 26-28 Februari lalu.

Finis di belakang rekan setimnya, Ott Tanak, serta Kalle Rovanpera (Toyota Gazoo Racing WRT) membuat Thierry Neuville dan Martijn Wydaeghe kini berada di P2 klasemen sementara WRC dengan terpaut hanya empat poin dari Rovanpera.  

    

 

dibagikan
komentar
Breen dan Solberg Bantu Pengembangan Hyundai i20 N Rally2

Artikel sebelumnya

Breen dan Solberg Bantu Pengembangan Hyundai i20 N Rally2

Artikel berikutnya

Legenda Olahraga Ekstrem Pastrana Masuk Line-up ROC 2022

Legenda Olahraga Ekstrem Pastrana Masuk Line-up ROC 2022
Muat komentar