Debut di Super Formula, Alesi Tak Punya Ekspektasi

Giuliano Alesi tak punya ekspektasi apa pun sebagai pengganti Kazuki Nakajima di Super Formula (SF). Pembalap muda tersebut membela tim TOM’S.

Debut di Super Formula, Alesi Tak Punya Ekspektasi

Jebolan Akademi Pembalap Ferrari (FDA) tersebut memutuskan pindah ke Jepang, usai kariernya gagal di Formula 2.

Putra eks pembalap F1, Jean Alesi, dengan aktris Kumiko Goto tersebut kini melakoni tugas ganda, yakni membantu TOM’S di Super Formula Lights dan Toyota Team Thailand di SUPER GT’s GT300.

Namun, peluang besar tiba-tiba muncul di hadapan Alesi karena Nakajima punya komitmen dengan Toyota dalam Kejuaraan Dunia Ketahanan (WEC).

Jadwal pembalap Jepang tersebut di WEC dan Super Formula bentrok. Selain itu, ada pembatasan perjalanan.

Jadi Alesi akan menggantikan Nakajima saat terpaksa absen di SF. Pemuda 21 tahun itu kemungkinan besar berdebut di Sirkuit Suzuka.

Perbandingan dengan seniornya tak bisa dihindari Alesi. Apalagi pengalamannya masih minim dalam baalpan di Jepang. Oleh karena itu, ia tak menetapkan target muluk karena masih belajar.

Baca Juga:

“Saya kira ini adalah peluang bagus yang diberikan TOM’S. Saya sangat berterima kasih,” katanya kepada Motorsport.com dalam presentasi Deloitte, sebagai sponsor baru tim.

“Dapat berkompetisi di dua ajang dengan sebuah tim merupakan sejarah hebat. Ini sangat spesial dan saya ingin bekerja keras untuk itu. Ada banyak hal yang harus saya pelajari, tapi saya tahu tim punya pengalaman hebat. Saya tahu mobil itu bagus, jadi target saya akan mengeksploitasinya dan membawa hasil sebaik mungkin.

“Target lain adalah mencetak beberapa poin, kalau bisa naik podium. Tapi karena saya belum pernah membalap di Super Formula, tak tahu apa yang saya harapkan, jadi terlalu cepat untuk mengincar itu.”

Giuliano Alesi(Kuo VANTELIN TEAM TOM’S)

Giuliano Alesi(Kuo VANTELIN TEAM TOM’S)

Photo by: Masahide Kamio

Alesi first drove the SF19 last month in Suzuka pre-season testing in place of Nakajima, setting the fifth-fastest time on the second day.

Alesi baru sekali mengemudikan SF19, yakni dalam tes pramusim. Ia mampu mencatatkan waktu tercepat kelima pada hari kelima.

Ia pun mengungkapkan kesan-kesannya terhadap mobil tersebut. “Mobil sangat kencang. Downforce, ban, mesin, semuanya. Itu sangat berbeda daripada yang saya pernah kemudikan. Ketika mengemudikannya, rasanya sangat dekat dengan mobil F1. Jadi kesan saya, lebih mirip mobil F1, lebih cepat daripada F2,” tuturnya.

Alessi akan memulai petualangan di SF Lights akhir pekan ini di Fuji Speedway, bersama dua rookie lainnya, Hibiki Taira dan Seita Nonaka. Pembalap Prancis tak merasa itu kemunduran dalam kariernya karena sudah tak mengharapkan bisa balapan di F1.

“Sebagai pembalap, Anda punya gengsi besar, tapi saya melihatnya dengan cara berbeda, bukan sebuah langkah mundur. Ini bukan untuk satu atau dua tahun. Saya ingin membangun karier di sini,” ia melanjutkan.

“Itu kenapa saya pindah dan tinggal di Jepang. Saya pindah untuk jangka panjang. Alih-alih kemunduran, itu cara untuk belajar memahami bagaimana kerja semuanya. Saya juga mulai bekerja dengan cara sendiri.”

Motorsport.tv akan menayangkan setiap balapan Super Formula 2021 secara gratis. Tersedia di seluruh dunia kecuali Japan. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Giuliano Alesi, TOM'S

Giuliano Alesi, TOM'S

Photo by: Motorsport.com / Japan

dibagikan
komentar
Didukung AVL, Calderon Optimistis Hadapi Super Formula 2021

Artikel sebelumnya

Didukung AVL, Calderon Optimistis Hadapi Super Formula 2021

Artikel berikutnya

Nojiri Sukses Konversi Pole Super Formula Fuji Jadi Kemenangan

Nojiri Sukses Konversi Pole Super Formula Fuji Jadi Kemenangan
Muat komentar