Mantan Pembalap F1 Heikki Kovalainen Pensiun dari Super GT

Heikki Kovalainen telah mengumumkan akan mengakhiri kiprah di Super GT pada musim depan, karena alasan pribadi.

Mantan Pembalap F1 Heikki Kovalainen Pensiun dari Super GT

Kovalainen bergabung dengan kategori balap turing Jepang pada 2015 setelah berkarier di F1, yang diwarnai kemenangan perdananya di Grand Prix Hungaria 2008 bersama McLaren dan juga periode relatif sulit dengan Lotus dan Caterham.

Mengemudi untuk tim SARD sebagai pembalap pabrikan Lexus, Kovalainen dan rekan setimnya Kohei Hirate memenangi gelar GT500 pada musim keduanya di Super GT dengan kemenangan dalam penentuan kejuaraan di Motegi.

Setelahnya, Kovalainen tidak mampu bersaing memperebutkan gelar lagi, dengan SARD yang dirugikan oleh peralihan ke Lexus LC500 pada 2017 dan akhirnya beralih ke Toyota Supra tahun lalu. Namun, pembalap Finlandia itu berhasil menambahkan empat kemenangan lagi dalam beberapa tahun.

Musim 2021 adalah yang pertama sejak debutnya sebagai rookie, di mana dia gagal mengantongi satupun kemenangan maupun podium, dengan meraih dua kali tempat keempat di putaran pertama dan terakhir yang merupakan hasil terbaiknya musim ini.

“Kami memiliki putaran final Super GT pada Minggu di Fuji, di mana saya finis keempat,” kata Kovalainen.

“Itu adalah hasil yang cukup bagus. Itu adalah hasil terbaik bagi kami sepanjang musim. Jadi, bagus untuk menyelesaikan musim dengan balapan yang cukup kuat.

“Tetapi, pada saat yang sama, itu adalah balapan terakhir saya di Super GT. Saya sudah berada di sana selama tujuh tahun.

“Saya sebenarnya memutuskan (pensiun) awal tahun ini ketika saya pergi ke Finlandia selama beberapa hari dan tinggal bersama istri saya. Saya memutuskan bahwa itu akan menjadi musim terakhir saya.

“Ada beberapa alasan untuk itu. Jelas, musim ini sangat sulit bagi kami dan kami belum kompetitif sebagaimana yang saya inginkan dan kami belum mampu meraih hasil terbaik,” ujarnya.

#39 DENSO KOBELCO SARD GR Supra

#39 DENSO KOBELCO SARD GR Supra

Photo by: Masahide Kamio

Heiki Kovalainen mengungkapkan bahwa keputusannya untuk pensiun dari Super GT lantaran keinginannya untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya, di tengah pembatasan perjalanan di Jepang untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Alasan utamanya adalah virus corona. Dua tahun terakhir saya menghabiskan sebagian besar waktu di Jepang karena pembatasan perjalanan. Kontrol perbatasan di Jepang cukup ketat,” tuturnya.

“Dengan visa kerja, Anda bisa masuk dan keluar, tetapi istri saya tidak bisa melakukannya. Jadi, saya terpaksa menghabiskan waktu dengan jauh dari keluarga dan istri saya untuk beberapa waktu dan saya tidak siap untuk melakukannya lagi di tahun depan.

“Jadi, itulah alasan utama keputusan ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim SARD, setelah perjalanan yang cukup lama ini. SARD Racing dan seluruh perusahaan SARD telah menjadi keluarga bagi saya.”

Keluarnya Kovalainen menyisakan kursi kosong di tim SARD, dengan Sena Sakaguchi, menggantikan posisi pembalap Finlandia itu di tim di Suzuka 2020 ketika tidak bisa masuk Jepang karena pandemi, menjadi kandidat utama di SARD.

Baca Juga:

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

dibagikan
komentar
SUPER GT 2022 Bakal Diramaikan Delapan Balapan
Artikel sebelumnya

SUPER GT 2022 Bakal Diramaikan Delapan Balapan

Artikel berikutnya

Direktur NISMO SUPERGT Meninggal karena Sakit

Direktur NISMO SUPERGT Meninggal karena Sakit
Muat komentar