Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

SUPER GT Gunakan Bahan Bakar Netral Karbon pada 2023

SUPER GT telah mengumumkan perjanjian dengan perusahaan Jerman, Haltermann Carless, untuk memasok bahan bakar netral karbon generasi berikutnya ke semua mobil mulai musim depan.

#36 au TOM'S GR Supra

Haltermann Carless akan memasok sekitar 300.000 liter bahan bakar biomassa generasi kedua yang terbuat dari selulosa ke kejuaraan Jepang itu, dengan menggunakan merek ETS Racing Fuels sebagai bagian dari kontrak tiga tahun.

Rencananya, semua mobil, baik di kelas GT500 dan GT300, mulai menggunakan bahan bakar pada tes pramusim 2023. Sedangkan pengujian off-track dan on-track berlangsung tahun ini sebagai persiapan.

Masaaki Bandoh selaku Chairman promotor GTA, mengungkapkan bahwa pabrikan Toyota, Honda, dan Nissan sedang dalam proses melakukan tes dengan bahan bakar baru.

Hal ini dirancang agar kompatibel dengan mesin yang ada, serta menghasilkan tingkat kinerja yang sebanding dengan bahan bakar konvensional.

Bahan bakar juga telah dipasok ke pabrikan asing yang menurunkan mobil-mobil GT3 untuk ikut serta dalam kelas GT300.

Tes on-track pertama dengan bahan bakar baru kemudian bakal dilakukan di seluruh trek pada selama dua hari setelah putaran SUPER GT di Sirkuit Suzuka pada Agustus mendatang.

Bandoh mengklarifikasi bahwa biaya tambahan penggunaan bahan bakar akan dibagi di antara semua pemangku kepentingan kejuaraan, termasuk pabrikan, sirkuit, pemasok ban, dan GTA itu sendiri.

Dia juga menguraikan keinginan untuk mengurangi jumlah ban yang dapat dibawa setiap tim ke trek dalam setiap akhir pekan, dalam upaya mempromosikan daya tahan ban.

Langkah beralih ke bahan bakar netral karbon menyusul SUPER GT yang memperkenalkan tiga balapan 450 km yang lebih panjang tahun ini.

Menurut Bandoh, ini dimotivasi oleh keinginan untuk mendorong pabrikan mesin dan pemasok ban agar fokus kepada umur panjang produk mereka dengan mengorbankan kinerja langsung.

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Team Kunimitsu Perlihatkan Livery Baru Jelang SUPER GT 2022
Artikel berikutnya Tsuchiya dan Drago Corse Absen dari Seri Fuji Super GT

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia