PREVIEW: Suzuka 1000 km terakhir

dibagikan
komentar
PREVIEW: Suzuka 1000 km terakhir
Oleh: Aditya Siregar
24 Agt 2017 03.33

Menjadi bagian dari kejuaraan sejak 2006, tahun ini akan menjadi Suzuka 1000 km terakhir untuk seri Super GT. Menjadi bagian dari Intercontinental GT Challenge tahun depan, berdurasi 10 jam dengan hanya diikuti GT3 dan GT300.

Hideki Mutoh, Jenson Button, Daisuke Nakajima
#16 MOTUL MUGEN NSX-GT, Jenson Button
Kamui Kobayashi, Toyota Gazoo Racing
#19 Team Wedssport Bandoh Lexus RC F: Yuhi Sekiguchi, Yuji Kunimoto
#23 Nismo Nissan GT-R Nismo GT3: Tsugio Matsuda, Ronnie Quintarelli
Lexus
#100 Team Kunimitsu Honda NSX Concept GT: Naoki Yamamoto, Takuya Izawa
Start action
#61 SUBARU BRZ R&D SPORT
Start action

Walau tidak memiliki tradisi sepanjang Le Mans, Daytona atau Sebring, Suzuka 1000 km pantas disebut sebagai salah satu balap ikonik di arena ketahanan. Formatnya juga berubah-ubah, plus diikuti oleh kategori mobil berlainan.

Pada era 1960-an diikuti mesin-mesin perkasa Group 5, 6 dan 7. Lantas diserbu prototipe Group C pada dekade 1980-an. Tahun 1997 dan 1998 malah sempat menjadi salah satu seri FIA GT. Baru sejak 1999 terbuka untuk mesin Super GT, meski baru menjadi bagian dari kejuaraan pada 2006.

Nama-nama populer pernah menjuarai Suzuka 1000 km. Mulai dari Henri Pescarolo (1981), Vern Schuppan (1983), Yannick Dalmas (1992), JJ Lehto (1996), hingga Benoit Treluyer (2006).

Rekor kemenangan Suzuka 1000 km dipegang Kunimitsu Takahashi dengan lima kali kemenangan. Meski sebagai pemilik tim, belum pernah meraih satu kali pun. 

Edisi ke-46 International Suzuka 1000km menjadi istimewa karena juga akan menjadi penampilan perdana juara dunia F1 2009 Jenson Button dan bintang Toyota LMP1, Kamui Kobayashi.

Dalam balap ketahanan pertamanya, Button akan mengendarai Honda NSX GT, serta berbagi kemudi degan Hideki Mutoh dan Daisuke Nakajima.

Kobayashi akan mengemudikan Lexus LC 500 dari tim Lexus Team WedSport Bandoh bersama Yuhi Sekiguchi dan juara bertahan Super Fomula, Yuji Kunimoto. Setelah kegagalan tragis di Le Mans, Kobayashi tentu ingin tampil sempurna di sini.

Grup Toyota – Lexus mencetak rekor kemenangan 14 kali Suzuka 1000 km dengan mobil dari berbagai era.

Bekal finis posisi dua padakedua seri sebelum ini memberikan unsur percaya diri pada Nissan. Tercatat sebagai pemenang Suzuka 1000 km sebanyak tujuh kali. Ikut sebagai skuad Nissan, juara GT Academy Jann Mardenborough.

Tahun depan, seri Suzuka di Super GT akan mengadopsi format 300 km.

Dengan hanya diperbolehkannya GT3 dan GT300 tampil tahun depan, siapa pun pemenang GT300 tahun ini otomatis akan menjadi juara bertahan.

Salah satu favorit juara, Subari BRZ R&D Sport mencatat kemenangan empat dari tujuh Suzuka 100 km terakhir. Diprediksi, kondisi trek akan cocok dengan karakter downforce-tinggi dimiliki Subaru BRZ.

Mesin-mesin GT3 dari Audi, Bentley, Ferrari, Lamborghini dan Mercedes-AMG juga akan berjuang untuk mendapatkan gelar perdana di sini.

Dengan tradisi panjangnya, siapa pun rasanya ingin menjadi pemenang Suzuka 1000 km terakhir.

Artikel Super GT berikutnya
Keunikan kelas GT300 Super GT

Artikel sebelumnya

Keunikan kelas GT300 Super GT

Next article

Button: Saya akan balap satu musim penuh di 2018

Button: Saya akan balap satu musim penuh di 2018
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Super GT
Event Suzuka
Lokasi Suzuka
Penulis Aditya Siregar
Tipe artikel Preview