Indonesia berpeluang gelar Supercars pada 2019

dibagikan
komentar
Indonesia berpeluang gelar Supercars pada 2019
Andrew van Leeuwen
Oleh: Andrew van Leeuwen
31 Mei 2017 06.01

Gelaran balap touring Australia, Supercars membuka peluang Indonesia dan Tiongkok untuk bergabung dalam kalender kejuaraan mereka pada musim 2019.

Presley Martono
Jamie Whincup, Triple Eight Race Engineering Holden
Fans at Sentul
Jamie Whincup, Triple Eight Race Engineering Holden
Suasana pedok Sentul
Race winner Shane van Gisbergen, Triple Eight Race Engineering Holden
Vitaly Petrov

CEO Supercars, James Warburton menjelaskan jika pihaknya sedang memfokuskan untuk menggelar balapan di benua Asia pada musim 2019.

Indonesia menjadi salah satu kandidat potensial untuk mengelar balapan Supercars, dengan kesepakatan jangka panjang telah dengan pihak pengelola sirkuit Sentul.

Namun, dengan ditundanya kesepakatan ini untuk menunggu proses perbaikan fasilitas sirkuit, membuat peluang terbaik Sentul untuk menjadi tuan rumah balapan Supercars adalah di musim 2019.

“Idealnya kami menginginkan dua balapan di Asia, dan kami telah memiliki tiga atau empat lokasi yang sedang kami jajaki untuk musim depan,” tutur Warburton kepada Motorsport.com.

“Kami telah memiliki perjanjian jangka panjang dengan Sentul, namun masih banyak perbaikan yang harus diselesaikan oleh pengelola sirkuit tersebut.

“Juga terdapat peluang untuk mengelar [balapan] ini di Thailand, kemudian di Tiongkok pada 2019”

Selain rencana ekspansi ke Indonesia dan Tiongkok, pihak Supercars juga mengumumkan jika gelaran pendukung GP Australia musim depan akan juga akan memperebutkan poin, setelah sebelumnya hanya digelar sebagai balapan eksibisi saja.

GP2 Asia Series menjadi gelaran balapan berskala besar terakhir di Sirkuit Sentul pada musim 2008, yang berhasil dimenangi oleh Sebastien Buemi di Race 1 dan Fairuz Fauzy di Race 2.

Laporan tambahan oleh Andrew van Leeuwen

Artikel Supercars berikutnya

Tentang artikel ini

Kejuaraan Supercars
Penulis Andrew van Leeuwen
Tipe artikel Breaking news