Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Shane Howard Ditunjuk sebagai CEO Baru Supercars

Shane Howard dilantik sebagai pengganti Sean Seamer sebagai CEO Supercars mulai Februari mendatang.

Supercars CEO Shane Howard

Promosi tersebut pantas didapatkan karena Howard sudah 25 tahun berkecimpung dalam balapan tersebut. Selain paham dengan seluk-beluk Supercars dari operasional hingga manajemen, ia merupakan tokoh sentral yang membuat lomba bisa dijalankan selama pandemi Covid-19.

Buka tutup perbatasan yang dilakukan pemerintah Australia menyulitkan penyelenggara menyusun jadwal.

Howard dengan bangga menerima jabatan barunya tersebut. “Ini adalah kesempatan luar biasa dan saya sangat bangga mengambil peran Chief Executive pada sebuah organisasi di mana saya menjadi bagiannya selama dua dekade,” ujarnya.

“Selama itu, saya telah bekerja dengan banyak orang yang punya ide luar biasa dalam olahraga dan hiburan, yang mana membantu kami mengembangkan organisasi hingga sampai di posisi sekarang. Salah satu olahraga paling populer di Australia.

“Para penggemar selalu jadi inti atas apa yang kami lakukan. Tujuan kami adalah maju dan terus berinovasi dan meluaskan acara kami serta jejak kami di media dan lanskap digital. Saya membagikan gairah terhadap staf kami, tim, sponsor dan pemangku kepentingan kunci yang ingin melihat olahraga ini terus berkembang.

“Saya gembira tentang masa depan kami di bawah kepemilikan grup baru dan saya sangat yakin terhadap tim manajemen kami, yang berpengalaman dalam menyelenggarakan acara kelas dunia untuk salah satu kategori mobil touring terbaik di dunia.

“Sebuah kehormatan mendapatkan jabatan sebagai Chief Executive Supercars.”

Baca Juga:

Tantangan lebih berat menanti pria yang sebelumnya bekerja sebagai Chief Operating Officer (COO). Selain kasus positif Covid-19 yang terus meningkat, ajang tersebut memasuki periode transisi menuju regulasi Gen3 yang berlaku musim 2023.

Supercars baru saja dijual ke konsorsium RACE sehingga tim tak lagi jadi bagian dari pemilik grup. Restrukturisasi pun dilakukan. Terjadi perubahan sistem entri dari Kontrak Hak Balap ke Piagam Balap Tim, serta perombakan besar dalam proses Komisi.

Menurut Chairman Supercars, Barclay Nettlefold, Howard dipandang sebagai sosok yang tepat mengurus kategori itu.

“Sebagai seorang pebisnis bertalenta, Shane membawa banyak kualitas bagus dan berpengalaman dalam kepemimpinan dalam organisasi. Dia memiliki kredibilitas bagus dan menikmati dukungan dari berbagai kalangan bisnis dan para pemimpin komunitas, sebagai orang yang tepat untuk peran ini,” ia mengungkapkan.

“Sama pentingnya, dia punya pemahaman mendalam terhadap olahraga, tim, pemangku kepentingan utama dan penggemar.

“Dengan Gen3 mengaspal di trek pada 2023 dan perbatasan internasional mulai dibuka lagi, dia punya visi strategis yang jelas untuk masa depan Supercars, yang didukung sepenuhnya pemilik grup yang baru.

“Dia pemimpin luar biasa dengan jejak rekam terbukti dalam memandu operasi Supercars. Dia sangat berminat tentang Supercars dan kami sangat senang menunjuknya dalam peran Chief Executive.”

Inovasi pace prototipe Gen3 sasis Ford Mustang Supercars

Inovasi pace prototipe Gen3 sasis Ford Mustang Supercars

Foto oleh: Supercars

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Supercars Ingin Gelar Balapan di Luar Australia
Artikel berikutnya RACE Kuasai Saham Supercars demi Keuntungan Bisnis

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia