Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Supercars Ingin Gelar Balapan di Luar Australia

Di bawah kepemimpinan CEO baru, Shane Howard, Supercars memiliki gagasan untuk kembali menggelar balapan di luar Australia, sebagai bagian dari strategi internasional.

Red Bull Holdens lead the field at the start

Baru menjabat sebagai pimpinan Supercars, Shane Howard langsung menyatakan niatnya untuk membawa ajang balap Australia ini ke negara lain.

Pasalnya, Howard pernah terlibat dalam operasional perjalanan Supercars sebelumnya ke Cina, Timur Tengah dan Amerika Serikat dalam dua dekade terakhir.

Ia mengatakan sudah waktunya untuk meninjau kembali peluang internasional setelah beberapa tahun hanya fokus di Australia dan Selandia Baru.

Menurut Shane Howard, penerapan strategi internasional akan berjalan seiring dengan pengesahan peraturan Gen3 yang lebih relevan dengan pasar pada 2023.

“Saya ada di sana pada awalnya ketika kami melakukan perjalanan udara pertama kami untuk pergi ke Cina, yang diikuti ke Bahrain, Abu Dhabi. dan kemudian kategori pendukung untuk Formula 1, lalu ke Amerika Serikat. Itu sangat mengasyikkan,” kata Howard.

“Anda melihat peluncuran Gen3 di Bathurst. Saya sangat senang dengan mobil Gen3. Ini adalah mobil balap yang dirancang dengan indah, mencerminkan tampilan penjualan, memungkinkan kami membuka lebih banyak pabrikan. Strategi internasional mendukung semua itu.

“Saya pikir itu sangat penting untuk pertumbuhan dan ekspansi kami.”

Baca Juga:

Shane Howard menambahkan bahwa ekspansi internasional telah mendapat izin dari Ketua Supercars baru, Barclay Nettlefold, dan anggota Dewan Supercars Mark Skaife.

“Saya mendukung opsi-opsi yang tersedia, dan mendapatkan dukungan dari Barclay dan Mark untuk dapat benar-benar mengejar peluang itu,” ujar Howard.

“Sungguh, mereka sudah ditahan cukup lama. Kami memiliki berbagai konsultan yang mendekati kami. Itu bukan cara kami melakukan bisnis di masa lalu ketika kami sangat sukses menggelar balapan internasional.

“Kami melakukannya sendiri. Kami memiliki orang-orang terbaik untuk mempromosikan kategori kami secara internasional.”

Supercars pertama kali menggelar balap di luar Australia pada 2005 di Sirkuit Shanghai, Cina. Lalu mengunjungi Bahrain pada 2006 dan 2008, sebelum kembali ke Timur Tengah pada 2010 di Abu Dhabi.

Pada 2013, Supercars mengunjungi Amerika Serikat untuk balapan di Circuit of the Americas (COTA). Kemudian terbang ke Malaysia untuk pertunjukan jalan raya di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2015.

Supecars Gen3

Supecars Gen3

Dalam dua tahun terakhir, CEO Supercars terdahulu, Sean Seamer, hanya fokus pada Australia dan Selandia Baru akibat pandemi Covid-19.

Masuk kembali ke pasar internasional mungkin tidak terbatas hanya menggelar balapan, yang mengisyaratkan mobil Supercars Gen3 dapat diekspor ke negara lain.

“Ada penyelidikan yang kuat sehubungan dengan apa yang kami lakukan dengan mobil Gen3,” ucap Seamer.

“Tentu saja, salah satu bidang utama yang menjadi fokus Shane adalah kemampuan, di bawah struktur baru, untuk benar-benar menjelajahi pasar internasional lagi.

“Memiliki IP Supercars adalah bagian yang tidak terpisahkan. Kami tahu kami adalah kompetisi mobil turing internasional terbaik dan kami ingin itu lebih dibuktikan lagi.

“Semuanya terbuka. Kami pasti akan mengeksplorasi semua opsi.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Newcastle Optimistis Balapan Pembuka Supercars 2022 Bisa Digelar
Artikel berikutnya Shane Howard Ditunjuk sebagai CEO Baru Supercars

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia