Museum F1 Donington akan ditutup

dibagikan
komentar
Museum F1 Donington akan ditutup
Oleh: Paul Lawrence , Writer
12 Okt 2018 02.59

Donington Grand Prix Collection, salah satu museum balap terkemuka di dunia, akan tutup per 5 November.

Berbagai koleksi mobil balap di museum itu hadir berkat jasa mendiang Tom Wheatcroft yang mulai membeli mobil balap F1 era 60an. Pada 1971, ia mengakuisisi trek Donington Park dengan tujuan membangun ulang eks venue penyelenggaraan F1 dan MotoGP tersebut.

Sebelum balapan kembali digelar pada 1977, ia terlebih dahulu meresmikan museum untuk menampung koleksinya empat tahun sebelumnya.

Peresmian bangunan tersebut turut dihadiri pembalap era perang, Raymond Mays, serta menampilkan mobil BRM dan Vanwall di tengah-tengah museum.

Wheatcroft terus menambah koleksi berbagai mobil balap terkenal. Setelah dibuka, beberapa diantaranya digunakan untuk event demonstrasi.

Dalam kurun waktu 40 tahun, Donington Grand Prix Collection menjadi salah satu tujuan utama pengunjung, didukung oleh berbagai koleksi seperti McLaren MP4 Aryton Senna dan Lotus 18 yang dikemudikan Stirling Moss saat memenangi GP Monako 1961.

Kegagalan upaya untuk membawa kembali F1 ke Donington pada 2007 berujung pada konflik yang mengakibatkan ditutupnya trek selama beberapa bulan.

Wheatcroft meninggal dua tahun kemudian. Anaknya, Kevin, diberi wasiat untuk menyambung napas museum di Leicestershire, Inggris.

Beberapa mobil utama akhirnya dijual untuk mendanai museum. Selain itu, Wheatcraft junior juga membawa berbagai kendaraan militer.

Mobil F1 generasi baru hasil pinjaman pabrikan akhirnya dijual, setelah koleksi Tom era 50 hingga 70an.

Kini, Motor Sport Vision selaku penanggung jawab utama sirkuit menilai museum balap Donington tidak lagi bisa dipertahankan dan akan menutupnya November mendatang. Sisa-sisa pajangan tengah dikembalikan ke pemiliknya atau dijual.

“Tutupnya museum setelah 45 tahun merupakan keputusan sulit. Namun, demi tanggung jawab keluarga, mau tidak mau kami harus melakukannya,” ujar Kevin.

Artikel Vintage berikutnya
Deretan mobil balap Nissan hadir di Laguna Seca

Artikel sebelumnya

Deretan mobil balap Nissan hadir di Laguna Seca

Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Vintage
Penulis Paul Lawrence
Tipe artikel Breaking news