Cedera Tulang Belakang, Abbie Eaton Kritik Kerb COTA

Pembalap W Series, Abbie Eaton, menyebut kerb di Circuit of The Americas (COTA) konyol, yang menyebabkannya cedera tulang belakang.

Cedera Tulang Belakang, Abbie Eaton Kritik Kerb COTA

Abbie Eaton melindas salah satu kerb COTA yang berada di Tikungan 15 pada Race 1 W Series Amerika Serikat, Sabtu (23/10/2021) lalu. Akibatnya, mobil yang dikemudikannya pun terhempas ke udara.

Eaton kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit. Dan setelah menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh, ia didiagnosis menderita fraktur kompresi pada T4 vertebra.

W Series akhirnya menyatakan Eaton tidak fit untuk turun di Race 2 W Series Amerika pada Minggu (24/10/2021) kemarin.

Pembalap berusia 29 tahun itu mengkritik kerb COTA sebagai hal konyol dan menegaskan pengelola sirkuit tidak perlu memasangnya di ujung tikungan.

Baca Juga:

"Benar-benar akhir pekan yang menjengkelkan. Saya melebar di sisi tikungan dan melindas salah satu kerb besar, yang membuat mobil saya terhempas ke udara. Saya kemudian menderita fraktur kompresi di T4 vertebra," ujarnya.

"Kerb-kerb seperti itu tidak ideal. Saya juga baru tahu ada pembalap Formula 4 yang mengalami hal serupa, dengan cedera yang sama pula. Benar-benar konyol.

"Saya merasa kecewa karena tidak bisa mengakhiri musim dengan rapi. Tapi saya mendapatkan waktu istirahat berbulang-bulan. Waktunya menjalani pemulihan dan rehabilitasi.

"Terima kasih tim W Series dan teman-teman serta keluarga saya yang telah memberikan dukungannya. Kalian semua adalah yang terbaik."

Kerb memang dipasang untuk menjaga para pembalap agar tidak melaju keluar lintasan. Akan tetapi, kerb juga kerap menjadi dalang di balik berbagai insiden terlemparnya mobil ke udara.

Eaton bukan satu-satunya korban kerb di COTA. Pembalap Bunker Racing, Fabienne Wohlwend, juga harus terima nasib setelah melindas kerb di Tikungan 1. Alhasil, ia tak bisa melanjutkan balapan.

Abbie Eaton

Abbie Eaton

Photo by: Zak Mauger / Motorsport Images

Sementara itu, mantan pembalap Formula 3, Alex Peroni, bahkan pernah terlontar saat balapan di Monza pada musim 2019. Mobilnya lalu tersangkut di pagar di tikungan Parabolica.

Laporan medis mengatakan bahwa pembalap asal Australia itu menderita cedera fraktur vertebra. Ia pun harus absen di F3 Rusia, yang menjadi balapan terakhir tahun itu.

Pembalap Indonesia, Sean Gelael, juga pernah mengalami insiden yang sama. Terjadi saat race Formula 2 2020, tepatnya di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Saat bersaing dengan Jack Aitken, Gelael melindas kerb dan terlempar ke udara. Ia mengalami fraktur kompresi tulang belakang, dan mangkir dari empat seri F2 2020, membuatnya digantikan oleh Juri Vips.

dibagikan
komentar
Jamie Chadwick Ungkap Sulitnya Pertahankan Gelar W Series
Artikel sebelumnya

Jamie Chadwick Ungkap Sulitnya Pertahankan Gelar W Series

Muat komentar