Aturan berat sebelah, dua tim LMP1 turbo protes

dibagikan
komentar
Aturan berat sebelah, dua tim LMP1 turbo protes
16 Agt 2018 08.06

Dua tim LMP1 pemakai turbo, SMP dan ByKolles, mempertanyakan keputusan FIA World Endurance Championship untuk memangkas bobot mobil bermesin Naturally-Aspirated pada balapan akhir pekan ini di Silverstone.

Dua tim privateer LMP1 pemakai turbo telah menyarankan untuk menangguhkan pemotongan bobot seberat 15 kg dari beban minimum terhadap Rebellion dan DragonSpeed pada balapan 6 jam di Silverstone.

Gaetan Jego, Direktur Teknis SMP Racing, memberi keterangan kepada Motorsport.com, “Le Mans 24 Jam menunjukkan bahwa kami memiliki kemampuan setara dengan Rebellion. Tapi [pemangkasan] beban 15 kg lumayan banyak untuk trek seperti Silverstone, mungkin setara dengan waktu 0,5-0,6 detik.

“Kami tidak suka penyetaraan macam ini. Kami hanya ingin bertarung secara adil.”

Team Principal ByKolles, Manfredi Ravetto, mengamini prediksi SMP terhadap pengurangan bobot mobil seberat 818 kg dari R-13 Rebellion dan BR1 DragonSpeed.

“Kami telah menghitung keuntungan beban di trek seperti Silverstone, sama dengan 0,7 detik,” ujarnya.” Kami hanya mencari penjelasan, bukannya bermaksud protes.”

Silverstone 1000 Km 1988

Vincent Beaumesnil, Direktur Olahraga dari promotor WEC, Automobile Club de l'Ouest (ACO), menjelaskan bahwa pihaknya selalu ingin menyeimbangkan performa mobil-mobil LMP1 turbo dan non-turbo.

Ia berujar kurangnya data dari mesin yang bahkan beberapa belum dites saat penyetaraan tenaga tahap pertama membuatnya batal diterapkan saat ronde Spa dan Le Mans.

“Keputusan tersebut dibuat untuk menyeimbangkan kemampuan mesin NA dan turbo musim lalu. Sekarang ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan penyesuaian,” ujarnya.

Rebellion menjadi tim privateer tecepat di Le Mans. Tapi, Beaumesnil lebih lanjut menjelaskan bahwa aturan aliran bahan bakar di LMP1 punya efek berbeda, tergantung jenis mesinnya.

Baik Rebellion maupun DragonSpeed menerima pemangkasan bobot karena aliran bahan bakar tim nonpabrikan telah ditingkatkan menjadi 115 kg per jam.

Penyetaraan tenaga di Silverstone juga mengizinkan mobil-mobil pengguna mesin NA membawa lebih banyak bahan bakar per periode, sebuah cerminan dari efisiensi mesin AER dan Nissan yang memberi tenaga SMP BRE dan ByKolles ENSO CLM P1/01.

Hal tersebut dirancang untuk menyamakan stint mobil-mobil kompetitor, yang tidak lagi berdasarkan jumlah lap seperti di Spa dan Le Mans.

Dengan nomor mobil 4, ByKolles akan kembali menurunkan dua pembalap, Oliver Webb dan Rene Binder.

Slider
List

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dillmann

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dillmann
1/10

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dillmann

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dillmann
2/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01
3/10

Foto oleh: Nikolaz Godet

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dilmann

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dilmann
4/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dillmann

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Dominik Kraihamer, Tom Dillmann
5/10

Foto oleh: Paul Foster

#17 SMP Racing BR Engineering BR1

#17 SMP Racing BR Engineering BR1
6/10

Foto oleh: Nikolaz Godet

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Jenson Button

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Jenson Button
7/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Mikhail Aleshin, Vitaly Petrov, Jenson Button

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Mikhail Aleshin, Vitaly Petrov, Jenson Button
8/10

Foto oleh: Marc Fleury

#17 SMP Racing BR Engineering BR1: Stéphane Sarrazin, Egor Orudzhev, Matevos Isaakyan

#17 SMP Racing BR Engineering BR1: Stéphane Sarrazin, Egor Orudzhev, Matevos Isaakyan
9/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Mikhail Aleshin, Vitaly Petrov, Jenson Button

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Mikhail Aleshin, Vitaly Petrov, Jenson Button
10/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

Artikel WEC berikutnya
Jelang Silverstone 6 Jam, Aston Martin dapat peningkatan performa

Artikel sebelumnya

Jelang Silverstone 6 Jam, Aston Martin dapat peningkatan performa

Next article

Kalender sementara WEC 2019/20 dirilis

Kalender sementara WEC 2019/20 dirilis
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Tipe artikel Breaking news