Audi berterima kasih kepada dewi fortuna setelah balapan yang “gila”

dibagikan
komentar
Audi berterima kasih kepada dewi fortuna setelah balapan yang “gila”
Charles Bradley
Oleh: Charles Bradley
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
7 Mei 2016 05.36

Pembalap pemenang balapan 6 Hours of Spa dari tim Audi mengakui keberuntungan mereka dalam meraih kemenangan di ronde kedua FIA World Endurance Championship di Belgia.

#8 Audi Sport Team Joest Audi R18 e-tron quattro: Lucas di Grassi, Loic Duval, Oliver Jarvis
#8 Audi Sport Team Joest Audi R18 e-tron quattro: Lucas di Grassi, Loic Duval, Oliver Jarvis
#8 Audi Sport Team Joest Audi R18 e-tron quattro: Lucas di Grassi, Loic Duval, Oliver Jarvis
#8 Audi Sport Team Joest Audi R18 e-tron quattro: Lucas di Grassi, Loic Duval, Oliver Jarvis
#8 Audi Sport Team Joest Audi R18 e-tron quattro: Lucas di Grassi, Loic Duval, Oliver Jarvis
Dr. Ing. Stefan Knirsch, Dr. Wolfgang Ullrich, Head of Audi Sport, Lucas di Grassi, Audi Sport Team
Para pemenang lomba Lucas di Grassi, Loic Duval, Oliver Jarvis, Audi Sport Team Joest

Lucas di Grassi, Loic Duval, dan Oliver Jarvis memenangkan balapan dengan keunggulan dua putaran, tetapi mereka juga mengakui keberuntungan yang mereka dapatkan setelah rival-rival pabrikan LMP1 tim Jerman itu banyak yang mengalami masalah teknis.

Untuk di Grassi dan Jarvis, ini adalah kemenangan yang pertama kali di kejuaraan ini.

“Anda tidak akan pernah melupakan kemenangan pertama anda, dan tentunya saya tidak akan melupakan kemenangan hari ini,” ujar di Grassi. “Balapan hari ini sungguh gila. Saya berusaha dengan keras, terkadang kami kurang beruntung, dan kami tidak pernah berada di tempat yang tepat – tetapi hari ini kami berhasil. Saya sangat bangga dengan kerja yang dilakukan oleh kedua rekan saya, dan Audi Sport.

“Mobil kami menjadi mobil satu-satunya yang bertahan di balapan ini tanpa ada masalah berarti. Itu menjadi alasan utama mengapa kami dapat menang hari ini. Meskipun begitu kemenangan ini layak untuk kami raih, karena kami seharusnya dapat menang di ronde-ronde sebelumnya.

“Dalam segi performa, kami tidak berada di tempat yang kami inginkan. Kami harus mencari solusi untuk event berikutnya. Setelah kekecewaan di Silverstone, saya senang Audi dapat kembali memenangkan balapan.”

Kunjungan ke garasi di penghujung balapan, “kami tidak panik”

Satu-satunya waktu di mana Audi terlihat sedikit terancam adalah ketika di penghujung balapan mobil mereka masuk ke dalam garasi untuk beberapa penyesuaian bodywork bagian belakang, dan jug perbaikan di beberapa sensor yang sempat rusak.

“Kami tidak panik, hanya berjaga-jaga saja,” ujar Jarvis, yang sempat diperingatkan oleh Duval bahwa mobil tidak dalam kondisi pengendalian yang baik.

“Ketika saya masuk ke dalam mobil, saya hanya berfokus untuk membawa pulang mobil tersebut, perasaan yang aneh karena masih tersisa waktu dua setengah jam. Bagi saya, yang terpenting adalah tidak mengambil resiko. Mobil saat itu mungkin bukan mobil balap terbaik yang pernah saya kemudikan, tetapi mobil itu juga bukan sebuah bencana.

“Cukup jelas, dibandingkan dengan Porsche dan Toyota, mobil kami tidak memiliki performa yang baik pada minggu ini, tetapi mobil ini cukup reliabel dan di balapan ketahanan hal itu yang menjadi penting.

“Sekarang kami melihat balapan kedepan yaitu di Le Mans, dan mencoba meningkatkan performa kami di sana.”

Artikel WEC berikutnya
WEC Spa: Audi selamat dari kekisruhan balapan untuk mendapatkan kemenangan yang tidak terduga

Artikel sebelumnya

WEC Spa: Audi selamat dari kekisruhan balapan untuk mendapatkan kemenangan yang tidak terduga

Next article

Rebellion kejutkan tim-tim pabrikan dengan raihan Podium WEC

Rebellion kejutkan tim-tim pabrikan dengan raihan Podium WEC
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Event Spa-Francorchamps
Lokasi Spa-Francorchamps
Pembalap Oliver Jarvis , Lucas di Grassi , Loic Duval
Tim Team Joest
Penulis Charles Bradley
Tipe artikel Breaking news